Beberapa pengguna PC melaporkan kegagalan boot setelah memasang pembaruan Windows terbaru. Masalah ini muncul setelah menginstal update keamanan KB5074109 dan versi Windows build 26200.7623 serta 26100.7623 atau lebih baru. Pengguna yang terdampak melihat layar hitam dengan pesan kesalahan "UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME" dan peringatan bahwa perangkat perlu di-restart.
Microsoft telah mengonfirmasi adanya laporan terbatas terkait masalah ini melalui dokumen dukungan internal yang aksesnya dibatasi untuk akun bisnis Microsoft 365. Perusahaan menyatakan sedang menyelidiki penyebab kegagalan boot yang dialami oleh sebagian perangkat tersebut. Indikasi awal mengarah pada masalah dengan drive boot atau file sistem yang rusak.
Gejala dan Dampak Kerusakan Boot
Perangkat yang mengalami masalah ini tidak dapat menyelesaikan proses startup setelah update. Layar menampilkan pesan: "Your device ran into a problem and needs a restart. You can restart." Namun, restart berkali-kali melalui metode biasa tidak bisa memperbaiki booting. Pengguna harus melakukan recovery secara manual serta berpotensi melakukan instalasi ulang Windows secara keseluruhan.
Kode kesalahan UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME biasanya menunjukkan masalah serius di drive penyimpanan yang memuat Windows. Penyebab lain bisa berupa korupsi data sistem atau kerusakan memori, meskipun dalam kasus ini pembaruan Windows diduga menjadi pemicu utama. Sebelumnya, pembaruan sistem juga pernah menimbulkan masalah serupa pada beberapa perangkat.
Siapa yang Berisiko dan Cara Mengetahui Status Pembaruan
Kasus ini ditemukan terutama pada perangkat fisik, bukan pada mesin virtual, dan lebih sering dialami oleh pengguna korporasi dengan akun Microsoft 365 bisnis. Namun, Microsoft belum memberikan daftar spesifik tipe perangkat yang terpengaruh. Untuk memeriksa apakah PC telah menerima pembaruan bermasalah, pengguna dapat membuka menu "Settings", kemudian "About", dan melihat bagian "OS build".
Jika versi build Windows menunjukkan angka di atas 26100.7623, ada kemungkinan pembaruan bermasalah sudah terpasang. Bagi pengguna yang belum memperbarui PC, disarankan menunda instalasi update sampai Microsoft memberikan solusi resmi untuk menghindari risiko boot gagal.
Langkah-Langkah Mengatasi Masalah Booting
Untuk pengguna yang sudah mengalami kegagalan boot, beberapa langkah perbaikan yang direkomendasikan meliputi:
- Masuk ke opsi recovery Windows melalui menu Advanced Startup Options.
- Gunakan fitur "Startup Repair" untuk memperbaiki masalah boot secara otomatis.
- Jika perbaikan otomatis gagal, lakukan restore sistem ke titik sebelum pembaruan dipasang.
- Sebagai upaya terakhir, lakukan instalasi ulang Windows untuk mengembalikan PC ke kondisi stabil.
Langkah recovery ini mungkin memerlukan akses ke media instalasi Windows atau partisi recovery bawaan perangkat. Pengguna disarankan melakukan backup data secara rutin untuk menghindari kehilangan informasi penting jika harus melakukan instalasi ulang.
Update Tambahan dan Dampak Lain pada Pembaruan Windows
Selain masalah boot, pembaruan terbaru juga memperbaiki bug yang terkait dengan aplikasi yang tidak responsif saat menyimpan file di cloud. Microsoft meluncurkan update tambahan untuk mengatasi masalah ini, menandakan bahwa paket keamanan bulan ini memiliki sejumlah perbaikan sekaligus risiko kompatibilitas.
Microsoft masih menyelidiki penyebab detail masalah boot dan berupaya menyediakan solusi secepat mungkin. Sampai saat itu, pengguna dianjurkan untuk menjaga perangkat tetap up-to-date namun berhati-hati saat memasang pembaruan baru yang berpotensi menimbulkan gangguan fungsi.
Pemantauan lebih lanjut terhadap perkembangan perbaikan dan tanggapan Microsoft penting dilakukan agar pengguna dapat mengantisipasi risiko kegagalan sistem yang dapat mengganggu aktivitas kerja maupun penggunaan sehari-hari di PC.







