
Volume perdagangan dana Bitcoin BlackRock yang diperdagangkan di bursa (ETF) mencapai rekor tertinggi lebih dari 284 juta saham, setara dengan nilai nominal lebih dari 10 miliar dolar. Data ini menunjukkan lonjakan besar hingga 169% dibandingkan rekor volume sebelumnya yang tercatat pada November lalu.
Kenaikan volume ini terjadi bersamaan dengan penurunan harga IBIT sebesar 13%, anjlok ke bawah 35 dolar per saham, level terendah sejak Oktober. Dalam setahun terakhir, harga dana ini sudah tergerus hingga 27%, padahal sempat mencapai puncak di angka 71,82 dolar.
Rekor Volume dan Penurunan Harga
BlackRock IBIT merupakan dana Bitcoin terbesar yang diperdagangkan secara publik dan didukung oleh koin fisik. Dana ini mengikuti harga spot Bitcoin, yang baru-baru ini jatuh ke sekitar 60.000 dolar. Volume perdagangan tinggi bersamaan dengan penurunan harga biasanya menjadi sinyal bahwa investor besar mulai menyerah dan melakukan likuidasi aset mereka dengan kerugian.
Sehari sebelumnya, nilai penarikan dana mencapai 175,33 juta dolar, atau 40% dari total arus keluar bersih sebesar 434,11 juta dolar pada sebelas dana terkait, menurut analisis SoSoValue. Ini menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan di pasar.
Sentimen Pasar dan Opsi Perdagangan
Data perdagangan opsi IBIT pada hari yang sama menguatkan sinyal ini. Kontrak opsi put jangka panjang, yang digunakan sebagai lindung nilai terhadap penurunan harga, mencapai premi tertinggi dengan selisih 25 poin volatilitas di atas opsi call (pertaruhan bullish), menurut MarketChameleon. Kondisi ini biasanya menandai puncak ketakutan investor atau ‘peak fear’.
Fenomena ini sering kali menandai fase puncak tekanan jual dalam pasar bearish, yang dapat menuntun pada proses pembentukan dasar harga secara perlahan dan menyakitkan. Namun, tidak ada jaminan pasar akan segera berbalik, karena periode penurunan juga bisa berlanjut lebih lama dari yang diantisipasi oleh pembeli yang mencoba memanfaatkan harga murah.
Dampak Terhadap Investor Institusional
Dana BlackRock IBIT menjadi pilihan utama bagi investor institusional yang ingin mengakses Bitcoin melalui produk teratur. Penurunan harga dan puncak volume ini membawa sinyal penting bahwa fase tekanan penjualan besar mungkin telah tercapai, memberikan peluang bagi pelaku pasar untuk memantau langkah selanjutnya. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan karena volatilitas pasar kripto masih meningkat.
Faktor Kunci dari Pergerakan Pasar saat Ini
- Rekor volume perdagangan ETF mencapai lebih dari 284 juta saham.
- Harga IBIT turun tajam hingga menyentuh level terendah sejak Oktober.
- Rp.175 juta dolar penarikan dana dalam satu hari menunjukkan tekanan jual besar.
- Premium opsi put jauh melampaui opsi call, menunjukkan sentimen pasar yang bearish.
- Pasar kemungkinan memasuki fase bottoming yang lambat dan volatil.
Meningkatnya aktivitas jual beli dan likuidasi ini menjadi sinyal penting bagi investor dan analis untuk memprediksi langkah pasar Bitcoin ke depan. Meskipun pasar sedang melemah, pemantauan ketat terhadap pola perdagangan IBIT dan harga Bitcoin tetap krusial untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.





