Strategi perusahaan Strategy Inc (NASDAQ:MSTR) dalam mengelola aset Bitcoin mendapat sorotan dari analis TD Cowen. Meskipun harga saham perusahaan turun signifikan, TD Cowen menyatakan tidak ada skenario yang masuk akal yang memaksa Strategy untuk menjual Bitcoin miliknya. Target harga saham ditetapkan di $440, menandakan keyakinan terhadap prospek jangka menengah perusahaan ini.
Posisi Keuangan dan Eksposur Bitcoin Strategy Inc
Analis TD Cowen, Lance Vitanza dan Jonnathan Navarrete, menilai Strategy lebih siap dari sebelumnya untuk menghadapi kemungkinan pemulihan harga Bitcoin. Meskipun sahamnya turun 13,4% di tahun ini dan sebelumnya turun 47,5% tahun lalu, posisi Strategy tetap solid. Saham Strategy memang didesain memiliki volatilitas sekitar 1,5 kali lebih tinggi dibandingkan Bitcoin, sehingga performanya berfluktuasi lebih ekstrem sesuai pergerakan harga Bitcoin.
Ketahanan Finansial Jangka Panjang
TD Cowen menilai bahwa Strategy memiliki cadangan kas sebesar $2,25 miliar yang cukup untuk menutup biaya tetap sebesar $900 juta selama hampir 17 bulan. Cadangan ini juga dapat menutup utang convertible notes sebesar $1 miliar yang jatuh tempo tahun 2027. Masalah keuangan diperkirakan baru muncul pada Maret 2028 saat sejumlah obligasi konversi tambahan jatuh tempo atau dapat ditagih ulang oleh pemegangnya.
Proyeksi Harga Bitcoin dan Implikasinya
Untuk harga Bitcoin, TD Cowen mempertahankan estimasi bullish di angka $177.000 pada akhir tahun, naik menjadi $226.000 pada akhir tahun berikutnya. Estimasi ini sejalan dengan pernyataan eksekutif Strategy. CEO Phong Le mengungkapkan bahwa Bitcoin harus turun ke sekitar $8.000 dan bertahan di level tersebut selama lima sampai enam tahun agar Strategy mengalami kesulitan dalam melayani utang konversinya. Executive Chairman Michael Saylor juga menyatakan struktur modal perusahaan dirancang untuk bertahan dalam volatilitas ekstrem dan mengabaikan kekhawatiran tentang ancaman teknologi kuantum.
Inovasi Pembiayaan dan Diversifikasi Modal
TD Cowen juga menyoroti inovasi Strategy dalam membangun “digital credit engine” sebagai bagian dari model bisnisnya. Pada tahun fiskal terakhir, perusahaan berhasil mengumpulkan lebih dari $7 miliar melalui ekuitas preferen, mewakili sepertiga dari total ekuitas preferen yang terjual di Amerika Serikat. Saham preferen STRC perusahaan menawarkan dividen sebesar 11,25% per tahun dan likuiditas harian di atas $118 juta, memberikan alternatif pembiayaan selain utang konversi.
Pergerakan Saham dan Indikator Teknis
Saham Strategy mengalami kenaikan hingga 22% setelah mendekati batas support kritis di level $100-$110. Namun, saham tetap terkunci dalam tren menurun dengan resistensi utama di sekitar $155 dan rentang $165-$175 sebelum menyentuh level $200. Indikator teknis seperti SAR dan RSI menunjukkan tren bearish masih dominan, walau ada pantulan dari kondisi oversold.
Peluang dan Tantangan untuk Investor
Bagi investor, Strategy menyajikan gambaran yang kompleks karena volatilitas saham dan eksposur besar pada harga Bitcoin. Namun, sebagai bagian dari portofolio investasi, perusahaan ini menawarkan alternatif pendanaan yang inovatif dan cadangan kas kuat yang mampu menahan tekanan pasar yang ekstrim. Investor yang mempertimbangkan Strategy harus memahami risiko pasar kripto serta ketahanan finansial jangka panjang yang dimiliki.
Secara keseluruhan, TD Cowen menegaskan bahwa tidak ada alasan rasional bagi Strategy untuk melepas aset Bitcoin meskipun harga saat ini masih di bawah ekspektasi. Target harga $440 menggambarkan keyakinan pada kemampuan perusahaan untuk bertahan menghadapi ketidakpastian pasar kripto dan memanfaatkan potensi kenaikan harga Bitcoin di masa depan.







