YouTuber Jakkuh, mantan anggota Linus Tech Tips, menghabiskan dua bulan merancang sebuah PC gaming berperforma tinggi dengan sistem pendingin cair berbahan titanium. Ide penggunaan titanium datang dari ketertarikannya pada mobil, khususnya knalpot yang menggunakan pipa titanium yang ia temukan di eBay. Jakkuh pun memutuskan untuk membeli enam meter pipa titanium dan membungkus seluruh rig gaming-nya dengan material tersebut.
PC yang disebut Jakkuh sebagai "komputer tercepat yang pernah saya miliki" ini mengusung komponen kelas atas, antara lain kartu grafis RTX 5090 dengan blok pendingin air Optimus RTX 5090 PNY. RAM yang dipasang mencapai 96 GB dari G.Skill Trident Z5 NEDO DDR5, serta penyimpanan 4 TB menggunakan Sabrent Rocket 5 Gen5. Catu daya yang digunakan adalah Seasonic Prime TX 1600 watt, menjamin kelancaran suplai listrik untuk semua komponen.
Proses dan Tantangan Pembuatan Sistem Pendingin Titanium
Sebelum membengkokkan pipa titanium, Jakkuh membuat model 3D dari seluruh perangkat keras PC-nya. Langkah ini krusial untuk merancang plat distribusi (distro plate) yang akan mengalirkan air pendingin secara efisien. Karena alat pelintir pipa profesional seharga $30.000 tidak dipakai, Jakkuh menggunakan bender seharga $140 dan mencetak kunci penjepit khusus untuk menjaga pipa tidak penyok saat dibengkokkan.
Untuk mencegah kerusakan pada pipa saat proses pelintiran, ia mengisi pipa dengan pasir sehingga bentuk titanium tetap utuh. Tantangan lain termasuk mengatasi perbedaan arah aliran dua blok air yang berlawanan, sehingga membuat saluran diagonal khusus agar aliran air tidak saling bertabrakan.
Beberapa kendala lain seperti paket pengiriman yang hilang dan ukuran akrilik yang salah beli membuat proses pembangunan semakin rumit. Jakkuh mengakui bahwa build ini merupakan yang paling sulit dan menyebalkan sepanjang hidupnya dalam merakit komputer.
Performa dan Pengujian Sistem
Meski penuh kendala, rakitan tersebut akhirnya berfungsi tanpa kebocoran. Jakkuh mencatat suara pompa pendingin yang cukup keras, namun sistem pompa air tetap berjalan. Penampilan PC sangat menawan dengan case Havn HS 420 fishtank yang menonjolkan aksen titanium abu-abu berpadu warna hitam putih.
Pengukuran suhu CPU saat idle mencapai sekitar 40°C. Saat menjalankan game Overwatch, frame rate mencapai 500 fps dengan suhu CPU stabil di bawah 75°C dan suhu GPU tidak melewati 50°C. Angka ini menunjukkan efisiensi sistem pendingin cair berbahan titanium, meskipun proses pembuatannya penuh kompleksitas.
Kritik dan Catatan tentang Titanium sebagai Material Pendingin
Walaupun terlihat menarik, penggunaan pipa titanium dalam water cooling memiliki beberapa risiko teknis. Titanium yang bersentuhan dengan kopper pada komponen lain dapat mempercepat korosi galvanik. Jika menggunakan air biasa tanpa zat anti-korosi, bagian internal yang mengandung tembaga bisa mengalami kerusakan seiring waktu.
Seorang komentator mengingatkan tentang reaksi galvanik antara titanium dan kopper yang dapat mempercepat korosi pada bagian dalam sistem pendingin. Namun, tanggapan Jakkuh terhadap risiko tersebut sederhana, "YOLO" (You Only Live Once), menunjukkan sikap santainya terhadap potensi masalah ini.
Detail Komponen Utama PC Gaming Titanium Jakkuh
- Kartu Grafis: RTX 5090 dengan blok pendingin air Optimus RTX 5090 PNY
- RAM: 96 GB G.Skill Trident Z5 NEDO DDR5
- Penyimpanan: 4 TB Sabrent Rocket 5 Gen5
- Power Supply: Seasonic Prime TX 1600 watt
Eksperimen ini menunjukkan dedikasi tinggi dan minat mendalam pada inovasi dalam dunia PC gaming, meskipun Jakkuh sendiri menyatakan tidak akan mengulang lagi pembuatan sistem pendingin cair berbahan titanium. Kendala waktu, biaya, serta kompleksitas teknis menjadikan proyek ini sebagai pelajaran penting tentang tantangan membangun PC kustomisasi ekstrem.





