Bitcoin Miner NFN8 Ajukan Chapter 11 Setelah Terkena Kebakaran, Tekanan Finansial Makin Berat

Perusahaan penambang Bitcoin NFN8 Group Inc. baru-baru ini mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Distrik Barat Texas setelah terjadi kebakaran di salah satu fasilitas utama mereka. Kebakaran ini memperparah tekanan keuangan yang sudah ada akibat kewajiban sewa dan sengketa hukum yang kompleks.

Menurut dokumen pengajuan kebangkrutan, Chief Restructuring Officer Erik White menyatakan bahwa kegagalan perusahaan merupakan hasil dari kombinasi beberapa faktor luar biasa. Selain kebakaran yang merusak fasilitas penambangan, NFN8 juga terdampak oleh disrupsi pasar pasca halving Bitcoin pada April 2024 serta biaya litigasi yang tinggi.

Dampak Kebakaran Terhadap Operasional

Kebakaran terjadi di fasilitas Crystal City seluas 78.377 kaki persegi yang menyebabkan penurunan kapasitas penambangan hingga 50 persen. Meskipun perusahaan mengantongi asuransi, waktu pencairan klaim masih belum pasti sehingga memperberat beban likuiditas. Penurunan kapasitas ini berdampak langsung pada pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas penambangan.

Model Keuangan dan Struktur Bisnis

NFN8 mengoperasikan bisnis penambangan Bitcoin yang intensif aset dengan skala industri. Mereka memiliki lebih dari 5.000 mesin penambangan tanpa beban atau hipotek dan mengelola ribuan lagi melalui perjanjian sewa dan usaha patungan di beberapa fasilitas di Texas dan Iowa. Model pembiayaan utama perusahaan mengandalkan program sale-leaseback, di mana mesin dijual ke investor kemudian disewa kembali oleh NFN8 dengan pembayaran sewa yang didanai pendapatan dari penambangan.

Tekanan Bisnis Setelah Halving dan Sengketa Hukum

Halving Bitcoin yang terjadi pada April 2024 menekan margin keuntungan perusahaan secara signifikan. Pendapatan per terahash pulih jauh lebih lambat dibandingkan siklus halving sebelumnya, sehingga menurunkan arus kas NFN8. Tekanan tambahan muncul dari gugatan hukum yang diajukan oleh tiga partisipan sale-leaseback pada Oktober 2024 dengan tuduhan pelanggaran kontrak dan aturan sekuritas. Meski masalah hukum dialihkan ke arbitrase, risiko keputusan arbitrase yang merugikan bisa membuat operasi NFN8 lumpuh.

Upaya Restrukturisasi dan Dukungan Keuangan

Untuk menjaga stabilitas selama proses restrukturisasi, NFN8 berhasil mendapatkan pembiayaan debtor-in-possession sebesar 2,75 juta dolar dari Twelve Bridge Capital LLC. Perusahaan kini berencana menjalani proses penjualan aset yang diawasi pengadilan berdasarkan Section 363 dari Kode Kebangkrutan Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan dan menjamin penataan ulang secara transparan dan teratur.

Konteks Industri Penambangan Bitcoin

NFN8 bukan satu-satunya perusahaan penambang Bitcoin di Texas yang mengalami kesulitan serupa dan mengajukan Chapter 11. Contohnya, Orb Energy Co. juga mengajukan kebangkrutan di wilayah Texas pada 2025 dan Rhodium Enterprises mengajukan pada Agustus 2024 dengan kewajiban mencapai 100 juta dolar. Hal ini mencerminkan tekanan yang masih berlangsung dalam sektor penambangan crypto yang sangat kompetitif dan sensitif terhadap harga Bitcoin serta biaya operasional.

Kekuatan Jaringan Bitcoin Meski Banyak Penambang Tertekan

Meskipun beberapa perusahaan penambangan menghadapi kebangkrutan, jaringan Bitcoin secara keseluruhan menunjukkan ketahanan yang kuat. Data dari CoinWarz menunjukkan hashrate jaringan Bitcoin saat ini mencapai 930,57 exahashes per detik pada block height 936.066. Tingkat kesulitan menambang Bitcoin berada di angka 125,86 triliun dengan harga Bitcoin sekitar 66.288 dolar.

Hashrate yang tinggi menunjukkan bahwa total daya komputasi untuk mengamankan jaringan Bitcoin semakin besar. Meskipun ada penurunan akibat kebangkrutan, hashrate mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 1,442 zettahashes per detik pada September 2025. Ini menandakan bahwa penambangan Bitcoin tetap menjadi aktivitas yang sangat kompetitif dan membutuhkan modal besar.


Kasus kebangkrutan NFN8 memberikan gambaran bahwa faktor eksternal seperti bencana kebakaran dapat menjadi titik kritis bagi perusahaan penambang Bitcoin yang sudah berada di bawah tekanan ekonomi dan hukum. Pembiayaan inovatif seperti sale-leaseback, meskipun efektif pada kondisi normal, juga rentan terhadap fluktuasi pasar dan risiko kontraktual. Proses restrukturisasi yang diawasi pengadilan diharapkan dapat membantu NFN8 mengelola aset dan kewajibannya demi kelangsungan bisnis di tengah tantangan yang membayangi industri penambangan cryptocurrency.

Terkait