BlockFills, penyedia likuiditas dan peminjam kripto yang berbasis di Chicago, menghentikan sementara penarikan dana dan setoran dari para kliennya. Langkah ini terjadi akibat penurunan harga bitcoin yang signifikan di pasar kripto global.
Perusahaan mengumumkan bahwa penghentian penarikan tersebut dilakukan sejak pekan lalu dan mereka tengah berupaya mengembalikan likuiditas pada platformnya. BlockFills melayani lebih dari 2.000 klien institusional, termasuk dana lindung nilai kripto dan manajer aset.
Seorang juru bicara BlockFills menyatakan bahwa meskipun penarikan dihentikan, para klien masih dapat membuka serta menutup posisi di perdagangan spot dan derivatif. Perusahaan memastikan kebijakan ini bersifat sementara dan berkomitmen memberikan informasi terbaru secara berkala kepada kliennya.
Dalam tahap sebelumnya, BlockFills berhasil menggalang dana sebesar 6 juta dolar pada 2021, kemudian menambah 37 juta dolar di 2022 dari investor terkenal seperti CME Ventures dan Susquehanna Capital. Namun, dampak pelemahan harga bitcoin tetap membuat tekanan pada operasional mereka.
Harga bitcoin sendiri mengalami volatilitas tinggi belakangan ini. Pada satu titik, harga mata uang kripto terbesar itu menyentuh level tertinggi sepanjang masa di atas 125.000 dolar, namun kini turun hingga lebih dari 3 persen ke harga 66.534 dolar. Pelemahan ini dipengaruhi oleh sentimen kebijakan moneter Amerika Serikat.
Pada tanggal 30 Januari, harga bitcoin dan logam mulia mengalami penjualan besar-besaran setelah pengumuman terkait calon ketua The Fed berikutnya. Kevin Warsh, yang dianggap berpotensi menyusutkan neraca The Fed, memicu kekhawatiran investor kripto akan berkurangnya permintaan terhadap bitcoin.
Berikut beberapa poin penting terkait situasi BlockFills dan pasar kripto saat ini:
1. BlockFills menghentikan deposit dan penarikan dana sementara sejak pekan lalu.
2. Perusahaan mengelola likuiditas untuk lebih dari 2.000 klien institusional.
3. Total volume perdagangan yang difasilitasi mencapai lebih dari 61,1 miliar dolar pada 2025.
4. Harga bitcoin mengalami penurunan tajam, dipicu oleh perubahan sentimen kebijakan The Fed.
5. BlockFills berkomitmen memberikan update berkala dan mengupayakan penyelesaian masalah likuiditas.
Upaya BlockFills ini mencerminkan tantangan sektor keuangan terdesentralisasi menghadapi tekanan pasar tradisional. Sementara para investor memperhatikan perkembangan likuiditas dan harga bitcoin, perusahaan kripto besar seperti BlockFills berusaha menstabilkan operasionalnya agar tetap dapat melayani kebutuhan institusional di tengah ketidakpastian pasar.
