Investasi bitcoin kini bisa dilakukan lewat ETF yang memberikan kemudahan akses melalui akun broker konvensional. iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT) dan VanEck Bitcoin ETF (HODL) adalah dua produk populer yang menawarkan eksposur langsung terhadap harga bitcoin. Keduanya mengikuti kinerja bitcoin secara langsung tanpa menggunakan leverage atau derivatif.
IBIT unggul dalam skala dengan aset kelolaan sebesar $64,8 miliar, jauh lebih besar dibandingkan HODL yang mengelola sekitar $1,32 miliar. Skala besar IBIT menawarkan likuiditas yang lebih baik, membantu investor institusi dan ritel besar melakukan transaksi dengan efisien. Sebaliknya, HODL menawarkan biaya pengelolaan lebih rendah, hanya 0,20% dibandingkan IBIT yang 0,25%.
Perbandingan Biaya dan Kinerja
Biaya pengelolaan menjadi faktor penting terutama bagi investor jangka panjang. Dengan perbedaan biaya 0,05%, HODL menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan efisiensi biaya. Meski demikian, kinerja keduanya relatif serupa dalam satu tahun terakhir dengan return negatif sekitar -29%, sesuai data terakhir. IBIT mencatat return -29,24%, sementara HODL sedikit lebih baik di -29,11%.
Likuiditas dan Risiko
IBIT memiliki keunggulan likuiditas berkat aset kelolaan besar sehingga volume perdagangan juga lebih tinggi. Ini sangat penting untuk investor yang ingin masuk dan keluar posisi dengan cepat terutama di kondisi pasar volatil. Di sisi lain, risiko maksimal (max drawdown) selama dua tahun juga berbeda tajam; IBIT berada di level -41,69% sedangkan HODL lebih turun drastis hingga -93,68%. Perbedaan ini wajar karena ukuran dana yang lebih kecil pada HODL dapat menyebabkan volatilitas harga yang lebih tinggi dan likuiditas yang terbatas.
Portofolio dan Struktur Produk
Kedua ETF ini hanya memegang bitcoin sebagai aset tunggal. IBIT dan HODL merupakan dana yang bertujuan untuk mencerminkan harga spot bitcoin tanpa menambahkan aset lain maupun derivatif. HODL diposisikan sebagai produk “murni” dengan fokus eksklusif pada bitcoin, sedangkan IBIT juga memegang bitcoin namun dalam skala sangat besar sehingga menjadi salah satu ETF bitcoin terbesar di pasar.
Strategi Investasi Berbasis ETF Bitcoin
Pilihan antara IBIT dan HODL sangat bergantung pada strategi investasi masing-masing. Investor yang berencana melakukan trading aktif atau bertahap meningkatkan posisi di pasar bitcoin akan mendapatkan manfaat dari skala dan likuiditas IBIT. Sementara itu, mereka yang memilih untuk menyimpan investasi bitcoin dalam jangka panjang dengan minim transaksi cenderung diuntungkan oleh biaya yang lebih rendah dari HODL.
Berikut poin penting yang perlu diperhatikan dalam memilih ETF bitcoin:
- Skala dana dan likuiditas untuk kemudahan transaksi besar.
- Rasio biaya pengelolaan yang berdampak pada return jangka panjang.
- Tingkat risiko drawdown yang mungkin terjadi selama periode volatil.
- Kesesuaian produk dengan tujuan investasi (trading vs long-term hold).
Pemahaman atas perbedaan ini membantu investor melakukan keputusan yang tepat saat memilih ETF untuk eksposur bitcoin melalui cara yang lebih aman ketimbang memegang aset kripto langsung. Keduanya memenuhi kebutuhan investor yang ingin mengakses volatilitas bitcoin lewat mekanisme pasar saham konvensional dengan berbagai keunggulan masing-masing.
