Windows 98 kini dapat dijalankan pada sebuah pemanggang roti pintar, sebuah inovasi unik yang menggabungkan nostalgia dengan teknologi modern. Proyek ini diciptakan oleh YouTuber dan penggemar teknologi “Throaty Mumbo,” yang berhasil menghidupkan sistem operasi legendaris tersebut dalam sebuah perangkat dapur yang jarang terpikirkan sebagai komputer.
Pemanggang roti pintar itu awalnya bukan perangkat biasa. Berbeda dari pemanggang roti konvensional yang menggunakan timer dan elemen pemanas sederhana, alat ini dilengkapi dengan mikrokontroler, layar digital, dan sistem kontrol canggih. Mumbo melakukan analisa mendalam pada sinyal yang dikirim antara layar sentuh dan papan kontrol menggunakan alat logic analyzer untuk memahami cara kerja perangkat tersebut.
Setelah memahami protokol komunikasi di dalamnya, Mumbo menggantikan sinyal pengendali asli dengan Raspberry Pi Pico. Dengan cara ini, ia bisa mengatur pemanggang roti tersebut sesuai keinginannya melalui komputer mini tersebut. Namun, menjalankan Windows 98 secara langsung pada perangkat pemanggang bukanlah hal yang memungkinkan karena hardware yang tidak kompatibel.
Solusinya adalah menjalankan Windows 98 pada Raspberry Pi 5 yang lebih canggih, yang ditempatkan dalam casing 3D printed berwarna beige agar tampilannya mengingatkan kembali zaman 90-an. Sistem operasi ini bukan sekadar dipasang, tetapi juga diberi program khusus bernama toast.exe yang mengontrol proses pemanggangan roti dari desktop Windows 98.
Pengguna harus membuka program toast.exe lewat layar 7 inci yang dipasang menggantikan layar asli pemanggang. Dari situ, mereka dapat memulai proses pemanggangan secara manual, sekaligus mengatur siklus pemanasan dan gerakan baki roti. Walau demikian, proses pemanggangan terasa lebih lambat dibandingkan pemanggang biasa.
Inovasi ini terinspirasi dari screensaver Flying Toasters yang populer pada era 90-an, sempat menjadi ikon budaya visual di perangkat Macintosh dan Windows. Screensaver ini menampilkan gambar roti panggang bersayap yang melayang di layar. Proyek Mumbo mengangkat tema tersebut dengan cara yang lebih nyata dan interaktif.
Penggabungan sistem operasi lawas dengan perangkat modern seperti pemanggang roti pintar menunjukkan kecanggihan teknologi dan kreativitas tanpa batas. Ini bukan hanya sekadar nostalgia, tetapi juga contoh pemanfaatan teknologi embedded dan miniaturisasi komputer dalam aplikasi yang tidak biasa.
Berikut rincian teknis dan langkah yang diambil dalam proyek ini:
1. Analisis sinyal pemanggang roti dengan logic analyzer untuk memahami komunikasi digital.
2. Mengganti kontrol asli dengan Raspberry Pi Pico yang dapat diprogram.
3. Memasang Raspberry Pi 5 sebagai komputer utama untuk menjalankan Windows 98.
4. Merakit casing 3D printed agar sesuai dengan nuansa retro.
5. Membuat program kontrol khusus (toast.exe) yang berjalan pada Windows 98.
6. Memasang layar sentuh pengganti untuk interaksi pengguna dengan sistem.
Proyek ini mendapat perhatian sebagai usaha yang menggabungkan retro computing dengan perangkat smart home secara kreatif. Meski tidak untuk penggunaan praktis sehari-hari, inovasi seperti ini memperlihatkan potensi modifikasi dan peretasan perangkat IoT (Internet of Things) yang semakin meluas.
Pengalaman ini juga mengingatkan kembali bagaimana software dan hardware lama masih memberi inspirasi dalam dunia teknologi modern. Windows 98, yang sudah tidak dipakai secara luas, kini hidup kembali dalam bentuk yang benar-benar tak terduga—sebuah pemanggang roti pintar yang menjalankan sistem operasi legendaris di dalamnya.







