Nama Hyundai Staria Hybrid Dan EV Muncul Di Indonesia, Meluncur 2026?

Pasar MPV premium elektrifikasi di Indonesia mulai mendapat sinyal baru dari Hyundai. Nama Staria Hybrid dan Staria EV kini sudah tercatat dalam dokumen resmi pemerintah, sehingga publik mulai menyorot peluang peluncurannya di Indonesia.

Pendaftaran itu memunculkan pertanyaan besar: apakah Hyundai akan segera membawa dua varian Staria elektrifikasi tersebut ke pasar lokal. Sampai saat ini, Hyundai Motors Indonesia belum memastikan jadwal peluncuran, tetapi pendaftarannya sudah cukup kuat untuk memicu spekulasi arah produk Hyundai berikutnya.

Nama Staria Hybrid dan EV Sudah Muncul di Dokumen Resmi

Jejak kehadiran kedua model ini terlihat dari data Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026. Di dalam dokumen tersebut, tercatat dua varian hybrid dengan teknologi Hybrid Electric Vehicle atau HEV.

Kedua model itu adalah Staria Signature 1.6T HEV (4X2) AT dan Staria VIP 1.6T HEV (4X2) AT. Untuk Nilai Jual Kendaraan Bermotor, Staria Signature Hybrid tercatat Rp535 juta, sedangkan Staria VIP Hybrid tercatat Rp456 juta.

Selain dua varian hybrid, Hyundai juga mendaftarkan Staria VIP EV. Varian listrik murni ini tercatat memiliki NJKB sekitar Rp615 juta.

Hybrid Mengandalkan Mesin 1.6 Turbo

Hyundai pertama kali memperkenalkan Staria Hybrid di Korea Selatan pada 2024 sebelum kemudian dipasarkan ke sejumlah negara lain. Model ini diposisikan sebagai MPV besar yang menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik tanpa mengorbankan karakter keluarga besar.

Di balik kap mesin, Staria Hybrid memakai mesin bensin Smartstream 1.6 liter turbocharged empat silinder. Mesin ini juga digunakan pada Hyundai Santa Fe Hybrid, sehingga menegaskan bahwa Hyundai memakai basis teknologi yang sudah dikenal di lini elektrifikasi mereka.

Outputnya cukup besar untuk sebuah MPV keluarga. Mesin bensinnya menghasilkan 178 hp dan torsi 265 Nm, sementara motor listriknya menyumbang 72 hp dan torsi 304 Nm.

Jika digabung, tenaga totalnya mencapai 242 hp dengan torsi 367 Nm. Seluruh tenaga itu disalurkan lewat transmisi otomatis 6 percepatan yang dirancang untuk perpindahan gigi yang halus dan efisien.

Staria EV Tawarkan Jarak Tempuh Hingga 400 Km

Selain hybrid, Hyundai juga sudah memperkenalkan Staria Electric pada awal 2026 di Brussels, Belgia. Setelah itu, model ini mulai dipasarkan di beberapa negara Eropa dan Korea Selatan.

Staria EV dibekali baterai 84 kWh dan motor listrik bertenaga 216 PS atau setara 160 kW. Spek utamanya mencakup torsi puncak 350 Nm, penggerak roda depan, dan baterai berkapasitas besar untuk mendukung penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Dalam kondisi baterai penuh, Staria EV diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer. Kemampuan pengisian dayanya juga menjadi nilai jual penting karena mendukung DC fast charging.

Pada kondisi ideal, pengisian baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya membutuhkan sekitar 20 menit. Angka ini membuat Staria EV lebih relevan untuk pasar yang mulai menuntut kendaraan listrik keluarga dengan waktu isi ulang yang singkat.

Masih Menunggu Keputusan Pasar Indonesia

Saat ini Hyundai Staria yang dijual di Indonesia masih menggunakan mesin diesel. Harganya berada di kisaran Rp954,8 juta hingga Rp1,09 miliar OTR Jakarta.

Meski nama Staria Hybrid dan EV sudah terdaftar, Hyundai belum memberi kepastian soal peluncurannya di Indonesia. Pihak Hyundai menyebut pendaftaran kendaraan ke instansi terkait adalah prosedur umum untuk berbagai kebutuhan, termasuk studi pasar.

Keputusan akhir tetap akan bergantung pada evaluasi kebutuhan dan potensi pasar Indonesia. Jika benar dipasarkan, Staria Hybrid dan Staria EV bisa memperkuat posisi Hyundai di segmen MPV premium yang pilihannya masih terbatas.

Source: moladin.com

Terkait