Call of Duty: Warzone Mobile Resmi Ditutup April 2026—Gagal Bersaing di Pasar Mobile, Activision Akhiri Ambisi Besar Warzone di Smartphone!

Activision resmi mengumumkan penghentian operasi Call of Duty: Warzone Mobile. Server game battle royale ini akan ditutup secara permanen pada 17 April 2026, memberi waktu sekitar dua bulan bagi pemain untuk menikmati permainan sebelum layanan dihentikan sepenuhnya.

Keputusan penutupan ini disampaikan melalui halaman dukungan resmi Activision. Setelah tanggal tersebut, Warzone Mobile tidak lagi dapat diakses maupun dimainkan oleh pengguna.

Dukungan terhadap Warzone Mobile sebenarnya sudah dihentikan sejak Mei 2025. Pada masa itu, distribusi game untuk pemain baru dihentikan bersamaan dengan penghentian pembelian item dalam game. Selain itu, game ini juga tidak lagi menerima pembaruan konten baru sejak saat itu.

Dalam pengumuman FAQ yang dirilis bersama pengumuman penutupan, Activision menjelaskan alasan penghentian layanan. Mereka menyatakan bahwa Warzone Mobile tidak memenuhi ekspektasi pemain yang fokus pada platform seluler seperti halnya audiens PC dan konsol.

Penutupan ini juga menandai berakhirnya salah satu proyek spin-off dari franchise Call of Duty yang ditujukan untuk memperluas jangkauan ke platform mobile. Pada 2024, Co-Head of Mobile Activision, Chris Plummer, sempat menyampaikan optimisme terhadap game ini.

Chris Plummer menjelaskan bahwa mereka ingin menghadirkan pengalaman Call of Duty terbaik untuk perangkat mobile. Ia menambahkan bahwa tujuan mereka adalah agar pemain bisa bermain di platform apa pun sambil tetap melanjutkan progres permainan secara cross-platform.

Perbedaan mendasar antara Call of Duty: Warzone Mobile dan Call of Duty: Mobile cukup signifikan. Call of Duty: Mobile menyajikan gameplay klasik dengan mode multiplayer dan battle royale yang dioptimalkan untuk smartphone. Game ini hadir dengan mekanik yang lebih sederhana dan mudah diakses.

Sementara itu, Warzone Mobile mencoba menghadirkan pengalaman Warzone versi konsol dan PC ke platform seluler. Ini meliputi fitur progres lintas platform serta mekanik battle royale yang lebih kompleks dan mendalam. Kompleksitas tersebut diduga menjadi salah satu alasan game ini kesulitan menarik basis pemain mobile yang luas.

Meskipun Warzone Mobile akan dihentikan, franchise Call of Duty pada platform seluler tetap bertahan. Call of Duty: Mobile masih aktif menerima pembaruan konten dan season baru. Bahkan, pada waktu pengumuman penutupan Warzone Mobile, Call of Duty: Mobile meluncurkan Season 2 dengan battle pass baru dan sejumlah fitur tambahan.

Berikut beberapa poin penting terkait penutupan Call of Duty: Warzone Mobile:

1. Server akan ditutup permanen pada 17 April 2026.
2. Dukungan resmi untuk game ini dihentikan sejak Mei 2025.
3. Tidak ada pembelian item atau update konten baru sejak penghentian dukungan.
4. Game ini gagal memenuhi ekspektasi pasar mobile dari sisi audiens.
5. Warzone Mobile menghadirkan pengalaman cross-platform yang kompleks.
6. Call of Duty: Mobile tetap aktif dan mendapatkan pembaruan reguler.

Keputusan ini dipandang sebagai langkah strategis dari Activision untuk memfokuskan sumber daya dan pengembangan pada Call of Duty: Mobile. Hal ini sekaligus menegaskan keberhasilan versi mobile utama yang lebih ringan dan mudah diakses oleh pemain dari berbagai kalangan.

Para penggemar Warzone Mobile dianjurkan untuk mengakhiri progres permainan sebelum server ditutup. Setelah 17 April 2026, semua data dan akses ke game akan hilang secara permanen tanpa kemungkinan pemulihan.

Dengan berakhirnya Warzone Mobile, Activision berharap dapat memberikan pengalaman terbaik pada platform mobile melalui Call of Duty: Mobile. Ke depannya, perusahaan juga kemungkinan akan terus mengembangkan fitur dan konten untuk memenuhi tuntutan komunitas pemain mobile yang besar dan dinamis.

Exit mobile version