Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan membagikan ribuan takjil gratis bagi mahasiswa dan meluncurkan program tebar kurma serta air mineral bagi masyarakat sekitar. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari tradisi tahunan yang menegaskan semangat Ramadhan dan kepedulian sosial kampus terhadap civitas akademika maupun masyarakat umum.
Program pembagian takjil yang merupakan rutinitas sejak beberapa tahun terakhir menyajikan sekitar 4.000 hingga 5.000 porsi setiap hari. Mahasiswa dapat mengambil takjil secara praktis dengan sistem drive-thru di selasar gedung AR Fachruddin A serta di Masjid KH Ahmad Dahlan UMY. Syaratnya cukup menunjukkan kartu tanda mahasiswa (KTM) dan menggunakan helm saat mengambil takjil, sehingga prosesnya berjalan tertib dan efisien.
Takjil Gratis untuk Mahasiswa, Upaya Meningkatkan Semangat Berpuasa
Ketua Badan Pembina Harian UMY, Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., menuturkan bahwa program pembagian takjil ini tidak hanya merupakan bagian dari pelaksanaan ibadah puasa, tetapi juga bertujuan untuk menggembirakan seluruh civitas akademika. Pada awal Ramadhan, disiapkan 4.000 porsi takjil, dengan rencana peningkatan menjadi 5.000 porsi. Sebagian besar didistribusikan melalui drive-thru, sementara sisanya dialokasikan untuk masjid kampus. “Jumlah porsi takjil bisa bertambah tergantung evaluasi harian,” ujarnya.
Rektor UMY, Prof. Achmad Nurmandi, menekankan nilai kebaikan di balik program ini. Menurutnya, pemberian takjil kepada yang berpuasa memiliki nilai pahala yang besar dan menjadi semangat bagi kampus untuk terus berkontribusi. Pada Ramadhan sebelumnya, total 4.000 porsi disiapkan dengan harapan dapat memberikan manfaat dan asupan bergizi untuk mahasiswa agar tetap semangat menjalani aktivitas di kampus saat berpuasa.
Mahasiswa memberikan respons positif terhadap program ini. Andre Firmansyah, mahasiswa Teknik Sipil semester empat, mengungkapkan manfaatnya yang nyata. Dia mengatakan program ini membantu penghematan biaya selama puasa. Sementara itu, Hafid Indra merasakan keasyikan sehingga semangatnya untuk berada di kampus selama Ramadhan meningkat dengan adanya takjil gratis.
Program Tebar Kurma dan Air Mineral untuk Masyarakat Sekitar
Tidak hanya untuk mahasiswa, Lazismu UMY juga menggelar program “Tebar Kurma dan Air Mineral” yang telah masuk tahun keempat pelaksanaannya. Program ini fokus pada distribusi kurma dan air mineral ke masyarakat luas, termasuk masjid-masjid, perumahan sekitar kampus, para dai di wilayah mualaf, serta daerah minoritas Kecamatan Kasihan dan Gamping. Tahun ini, sekitar 1,5 ton kurma jenis Golden Valley disalurkan dalam 150 paket, didampingi oleh 300 boks air mineral merek Bueka, produk pemberdayaan ibu-ibu Aisyiyah.
Manajer Operasional Eksekutif Lazismu UMY, Rozikan, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa program ini menjadi rutinitas tahunan untuk memastikan lebih banyak saudara yang jarang mendapat kesempatan menikmati kurma dapat merasakan manisnya berbuka puasa. “Kami ingin memastikan saudara-saudara kita, termasuk yang di pelosok, ikut merasakan keberkahan Ramadhan,” kata Rozikan.
Wakil Rektor UMY, Prof. Faris Al-Fadhat, M.A., Ph.D., menambahkan bahwa program ini merupakan wujud rasa syukur atas kemajuan kampus. Meski jumlahnya tidak terlalu besar, inisiatif ini lahir dari semangat kebersamaan dan niat baik untuk berbagi di bulan penuh berkah.
Berbagai Kegiatan Spirituil untuk Meningkatkan Kehangatan Ramadhan
Selain pembagian takjil dan tebar kurma, UMY juga menggelar berbagai kegiatan rohani di bulan Ramadhan. Pengajian rutin, kajian subuh, sholat tarawih, serta khataman Al-Quran menjadi agenda tetap. Pentas Tabligh Akbar pun disediakan sebagai sarana “Spiritual Reset” menjelang Ramadhan, mengajak seluruh civitas akademika untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kebersamaan.
Keseluruhan inisiatif yang dihadirkan kampus ini mencerminkan upaya sistematis dalam menciptakan suasana Ramadhan yang penuh berkah dan semarak. Tidak hanya meningkatkan keimanan dan ibadah, namun juga mempererat ikatan sosial antara kampus dan masyarakat sekitar. Program-program seperti ini membuktikan UMY mampu menjadi inspirasi dalam menebar kebaikan dan berbagi selama bulan suci, sekaligus memperkuat semangat Ramadhan 1447 H di lingkungan akademik dan komunitas sekitarnya.
