
CME Group, sebagai pasar derivatif terbesar di dunia, akan memperkenalkan perdagangan berjangka dan opsi kripto secara nonstop mulai akhir Mei. Langkah ini memungkinkan perdagangan kripto berkelanjutan selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, dengan jeda pemeliharaan minimal dua jam setiap akhir pekan.
Sebelumnya, kontrak berjangka dan opsi kripto CME hanya dibuka selama 23 jam pada hari kerja, dan ditutup pada akhir pekan sejak Jumat sore hingga Minggu malam. Dengan perubahan ini, transaksi tetap bisa dilakukan di periode Jumat hingga Minggu, meskipun penyelesaian dan pelaporan akan diproses pada hari kerja berikutnya.
Pentingnya Perdagangan 24/7 untuk Kripto
Tim McCourt, kepala global CME untuk produk ekuitas, FX, dan alternatif, menyatakan bahwa akses berkelanjutan ke produk kripto yang diatur dan transparan memberikan fleksibilitas bagi para klien. Mereka dapat mengelola posisi dan risiko kapan saja tanpa harus menunggu pembukaan pasar. Strategi ini dianggap penting mengingat pasar kripto dikenal dengan volatilitas tinggi yang sering terjadi di luar jam perdagangan standar.
Sebelumnya, CFTC (Commodity Futures Trading Commission) menyatakan dukungannya terhadap rencana 24/7 untuk perdagangan kripto. Ketua CFTC, Mike Selig, mengungkapkan bahwa meski pasar komoditas tertentu seperti gandum dan jagung tidak ideal untuk perdagangan nonstop, kripto adalah pasar yang sangat cocok untuk pendekatan ini. Selig juga menyebut, “Ini bukan solusi untuk semua pasar, namun bagi sejumlah aset, ini adalah langkah yang sangat jelas dan tepat.”
Tren Wall Street Menuju Perdagangan Nonstop
Selain CME Group, sejumlah pelaku besar di Wall Street juga tengah mengejar tujuan serupa untuk memperluas akses perdagangan saham selama 24/7. Direktur utama Nasdaq dan New York Stock Exchange (NYSE) mengumumkan usaha mereka untuk mengembangkan mekanisme perdagangan saham nonstop, yang sebagian besar didorong oleh tren dan teknologi dari industri kripto.
NYSE tengah merancang platform internal on-chain yang memungkinkan penyelesaian token saham sepanjang waktu. Platform ini merupakan terobosan penting yang menunjukan integrasi antara teknologi blockchain dengan pasar modal tradisional, yang pada akhirnya akan mendukung likuiditas dan fleksibilitas investasi lebih tinggi.
Manfaat bagi Investor Institusional
Rencana 24/7 dari CME akan memfasilitasi investor institusional untuk menyesuaikan posisi kripto mereka saat terjadi fluktuasi harga di luar jam perdagangan normal. Saat ini, pasar kripto yang beroperasi nonstop secara global sering mengalami perubahan besar selama akhir pekan, ketika pasar derivatif tradisional tertutup. Perubahan kebijakan ini akan membantu mengurangi risiko dan meningkatkan efisiensi manajemen portofolio.
Secara garis besar, terdapat beberapa keuntungan utama dari perdagangan derivatif kripto 24/7:
- Fleksibilitas waktu perdagangan tanpa batas yang memungkinkan respon cepat terhadap volatilitas.
- Transparansi dan regulasi yang terjaga di pasar derivatif CME, memberikan rasa aman kepada pelaku pasar.
- Integrasi teknologi blockchain sebagai dasar pengembangan platform perdagangan dan penyelesaian transaksi nonstop.
- Dorongan dari regulator yang mendukung inovasi dan perlindungan investor sekaligus membuka ruang adaptasi teknologi baru.
Langkah CME Group ini bisa menjadi tonggak penting untuk adopsi institusional aset kripto secara lebih luas. Perdagangan nonstop akan menghapus batasan jam operasional lama yang kerap menghambat respons cepat terhadap dinamika pasar. Selain itu, inisiatif ini mencerminkan sinyal kuat bahwa pasar tradisional dan kripto semakin terintegrasi dalam era digital saat ini.
Perkembangan ini juga menjadi indikasi kuat bahwa di masa depan, jam perdagangan akan semakin fleksibel dan inklusif bagi berbagai jenis instrumen finansial. Wall Street tampaknya bersiap untuk mengadopsi model perdagangan baru yang lebih dinamis dengan dukungan teknologi blockchain dan regulasi yang adaptif, guna memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang.





