Michael Saylor Tak Gentar MicroStrategy Aman Selama Bitcoin Tak Jatuh Di Bawah 8 Ribu Dolar

Michael Saylor, CEO MicroStrategy (sekarang disebut Strategy), tetap optimistis meskipun harga Bitcoin mengalami tekanan signifikan. Ia menyatakan bahwa perusahaan tidak akan menghadapi masalah serius kecuali Bitcoin turun di bawah level $8.000 dan bertahan di situ selama lima hingga enam tahun.

Strategy saat ini memegang 717.131 Bitcoin dengan harga beli rata-rata sekitar $76.000 per koin. Nilai total Bitcoin yang dimiliki mencapai sekitar $48,7 miliar, sedangkan utang perusahaan tercatat sebesar $8,2 miliar. Dengan rasio aset lebih dari enam kali lipat dibandingkan kewajiban, posisi keuangan perusahaan masih sangat kuat.

Strategi pendanaan MicroStrategy sebagian besar mengandalkan penjualan saham baru untuk membeli Bitcoin lebih lanjut. Model ini efektif ketika harga saham lebih tinggi dari nilai aset Bitcoin yang dimiliki, yang dikenal sebagai market net asset value (mNAV). Namun, saat ini mNAV sekitar 0,87, yang menunjukkan saham diperdagangkan di bawah nilai aset, sehingga menekan upaya pertumbuhan perusahaan.

CEO Strategy, Phong Le, menegaskan bahwa penurunan harga Bitcoin di bawah harga rata-rata pembelian perusahaan tidak berimbas langsung pada kewajiban utang atau pembayaran dividen. Bitcoin yang dimiliki adalah bebas jaminan (unencumbered), artinya tidak ada Bitcoin yang dijadikan agunan dan perusahaan tidak terkena margin call atau klausul pemicu harga.

Kekhawatiran lain yang beredar adalah kewajiban pembayaran dividen tahunan sebesar $888 juta yang akan mengurangi cadangan Bitcoin. Namun, Strategy telah menyiapkan cadangan kas sebesar $2,25 miliar, cukup untuk membayar dividen lebih dari 30 bulan tanpa perlu melepas Bitcoin sedikit pun.

Utang besar pertama perusahaan baru akan jatuh tempo pada September 2027, memberikan waktu yang cukup panjang untuk mengelola kewajiban tersebut. Meski likuiditas aman, tekanan nyata muncul pada kemampuan perusahaan untuk menambah kepemilikan Bitcoin ketika saham diperdagangkan di bawah nilai aset bersih.

Selama tahun 2022, ketika harga saham Strategy banyak di bawah nilai Bitcoin, perusahaan hanya berhasil menambah sekitar 10.000 Bitcoin. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan pertumbuhan aset sangat bergantung pada harga saham yang premium terhadap nilai Bitcoin yang dimiliki.

Dari 16 analis yang memantau saham MSTR, 14 menganjurkan rekomendasi “Strong Buy”, satu “Moderate Buy”, dan satu menyarankan “Hold”. Target harga rata-rata analis mencapai $396, jauh di atas harga pasar saat ini sekitar $129.

Selama jatuhnya pasar kripto pada 2022, ketika harga Bitcoin turun lebih dari 50% di bawah harga pembelian rata-rata perusahaan, Strategy mampu bertahan selama 16 bulan tanpa kesulitan likuiditas berarti. Namun, toleransi margin kesalahan perusahaan kini lebih tipis jika harga Bitcoin tetap rendah dalam waktu lama.

Michael Saylor menegaskan bahwa fokus utama adalah kepercayaan jangka panjang terhadap Bitcoin sebagai aset. Bagi investor yang menginginkan paparan risiko volatilitas lebih rendah, Strategy menawarkan produk preferen Stretch yang memberikan dividen bulanan tetap sebesar 11,25% dengan fluktuasi harga lebih kecil.

Narasi bahwa MicroStrategy akan bangkrut lebih merupakan headline media yang menarik daripada refleksi kondisi keuangan sebenarnya. Neraca perusahaan menunjukkan bahwa posisi Strategy masih kuat dan mampu bertahan dalam kondisi pasar Bitcoin yang fluktuatif.

Berita Terkait

Back to top button