Barclays, salah satu institusi perbankan publik terkemuka, tengah mengkaji langkah serius untuk memasuki ranah pembayaran berbasis kripto. Menurut laporan Bloomberg, bank asal Inggris ini aktif mengumpulkan informasi dari berbagai pemasok teknologi dalam rangka menentukan strategi terbaik terkait pemanfaatan blockchain.
Kemungkinan besar, pemanfaatan teknologi blockchain oleh Barclays akan mencakup pengembangan tokenized deposits dan stablecoins. Langkah ini sejalan dengan minat bank tersebut yang semakin meningkat terhadap aset kripto dan teknologi terkait. Sebelumnya, Barclays telah berinvestasi di startup penyelesaian transaksi stablecoin, Ubyx, sebagai bagian dari upaya eksplorasi teknologi keuangan digital ini.
Upaya Barclays dalam Inovasi Digital
Ryan Hayward, Kepala Aset Digital Barclays, menegaskan bahwa teknologi khusus berperan vital dalam membangun infrastruktur yang memungkinkan institusi keuangan teregulasi berinteraksi dengan lancar. Investasi pada Ubyx menjadi bukti nyata komitmen Barclays dalam mengadopsi teknologi baru untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi layanan keuangan.
Menurut laporan, Barclays kemungkinan akan memutuskan mitra teknologi penyedia solusi blockchain paling lambat pada bulan April. Keputusan ini dapat membuka peluang bagi bank tersebut untuk menawarkan produk keuangan berbasis token, seperti tokenized deposits atau stablecoins, memperluas cakupan layanannya di ranah digital.
Tren Global Perbankan dan Kripto
Langkah Barclays mengikuti jejak sejumlah bank besar global yang telah lebih dulu mengintegrasikan teknologi blockchain. Misalnya, JPMorgan memperkenalkan tokenized deposit bernama JPMD di jaringan Ethereum melalui inisiasi Base, yang memungkinkan klien institusional melakukan pembayaran menggunakan representasi digital dari saldo deposito mereka. Token ini juga telah diperluas ke jaringan Canton.
Selain itu, JPMorgan mengembangkan kerangka kerja yang memungkinkan penggunaan Bitcoin dan Ethereum sebagai agunan pinjaman. Di sisi lain, beberapa bank besar seperti US Bank, Citi, dan Bank of America sudah menunjukkan minat dengan melakukan uji coba stablecoin dan upaya integrasi aset kripto ke dalam layanan perbankan mereka.
Dampak pada Pasar Saham dan Persepsi Investor
Meski kabar potensi masuknya Barclays ke pasar kripto belum memberikan dampak positif signifikan pada harga sahamnya, di mana saham Barclays mencatat penurunan hampir 4% pada hari Jumat disebabkan oleh tekanan pasar yang luas, performa sahamnya dalam setahun terakhir cukup kuat dengan kenaikan sekitar 54%.
Potensi penerapan blockchain untuk pembayaran digital membuka babak baru kolaborasi antara bank tradisional dan teknologi keuangan modern. Barclays, melalui langkah pengumpulan informasi dan investasi strategis, menunjukkan kesiapan untuk beradaptasi dengan tren digital yang kian berkembang pesat dan meningkatkan layanan berbasis aset digital. Pada akhirnya, langkah tersebut dapat mendorong transformasi ekosistem perbankan konvensional menuju sistem keuangan yang lebih terdesentralisasi dan efisien.
