Activision mengumumkan mode baru untuk Call of Duty: Warzone yang diberi nama Black Ops Royale. Mode ini akan meluncur bersamaan dengan update Season 2 Reloaded pada bulan Maret. Black Ops Royale menawarkan pengalaman battle royale ala Blackout dengan berbagai elemen gameplay unik yang sebelumnya tidak ada di Warzone.
Black Ops Royale mengambil inspirasi dari mode Blackout di Call of Duty: Black Ops 4 yang populer. Berbeda dengan Warzone saat ini, mode ini tidak menggunakan buy stations atau stasiun pembelian senjata. Pemain akan menggunakan wingsuit saat terjun ke peta Avalon, bukan menggunakan parasut seperti di Warzone sejak 2020. Ini merupakan kebangkitan fitur klasik yang kembali diintegrasikan dengan teknologi Black Ops terbaru.
Fitur Baru di Black Ops Royale
- Pemain akan bertarung melawan 99 pemain lainnya dalam satu ronde berformat squad.
- Peta Avalon akan menjadi lokasi pertempuran baru yang bergabung dalam rotasi peta bersama Verdansk, Rebirth Island, dan Haven’s Hollow.
- Mode ini menghilangkan opsi membeli loadout di tengah pertandingan, sehingga kemenangan bergantung pada kemampuan improvisasi dan penguasaan area.
- Perks diubah, serta diperkenalkan archetype senjata baru yang menambah variasi gaya bermain.
- HUD tipe C-Link dari Black Ops resmi hadir untuk memberikan informasi taktis lebih lengkap.
Selain itu, kemampuan dan teknologi yang sebelumnya hanya ada di mode campaign Endgame dan mode Skirmish Black Ops 7 juga akan hadir di Black Ops Royale. Fitur seperti grapple hook, sensor dart, dan trauma kit kini bisa digunakan selama pertempuran. Ini menambah lapisan strategi baru di Warzone yang belum pernah ada sebelumnya.
Aktivitas dan Tantangan Baru
Black Ops Royale menawarkan berbagai aktivitas tambahan yang bisa dimanfaatkan oleh pemain untuk keuntungan tim. Ada misi seperti berburu bounty, membuka strongboxes, merebut relay, dan menembus pertahanan Guild. Menyelesaikan aktivitas ini memberi keuntungan berupa UAV sweep, redeploy squad dengan cepat, dan perlengkapan berguna untuk bertahan hidup.
Salah satu fitur menarik adalah hadirnya Cradle Breaches. Area tertentu di peta akan tertutup kabut beracun yang menimbulkan efek halusinasi berupa kawanan zombie. Tim yang berani memasuki zona ini dapat menghadapi Mangler boss yang kuat. Mengalahkan boss ini memberikan hadiah langka yang sangat menguntungkan. Namun, risiko yang dihadapi juga tinggi.
Black Ops Royale diperkirakan akan menghadirkan dinamika baru pada komunitas Warzone. Para pemain bisa memilih untuk fokus pada pertempuran klasik atau memanfaatkan aktivitas tambahan untuk memenangkan pertempuran dengan strategi berbeda. Avalon sendiri dirancang menjadi arena pertempuran yang kaya interaksi dan penuh tantangan.
Update Season 2 Reloaded
Selain Black Ops Royale, update Season 2 Reloaded juga membawa berbagai perubahan lain ke dalam Call of Duty. Terdapat peta dan mode baru di Multiplayer, serta event khusus Counter Skies yang dimulai pada pertengahan bulan Maret. Developer memperbarui tema dan konten visual sehingga gameplay tetap fresh dan menarik.
Meski update ini tidak memperkenalkan battle pass baru, tersedia premium pass tracks untuk mendapatkan hadiah event khusus bagi yang sudah menyelesaikan battle pass Season 2. Periode Season 2 Reloaded menandai fase akhir dari season kedua Black Ops 7 sebelum memasuki Season 3.
Dengan kehadiran Black Ops Royale, Call of Duty: Warzone kembali menunjukkan komitmennya untuk menawarkan variasi pengalaman bermain dan menjaga komunitas tetap aktif. Mode ini juga menjadi angin segar bagi para penggemar yang merindukan nostalgia Blackout dengan sentuhan inovasi teknis terbaru.
Pemain tetap disarankan untuk mencoba mode ini sejak hari pertama perilisan karena potensi eksposur strategi baru yang signifikan. Pengalaman bertarung di Avalon dengan mekanik wingsuit dan tantangan Cradle Breaches menjadi daya tarik utama Black Ops Royale. Pengembangan berkelanjutan dari Call of Duty terus menunjukkan bahwa franchise ini dinamis dalam mengakomodasi keinginan komunitas global.
