Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah komentar terbaru dari Ray Dalio yang mempertanyakan peran Bitcoin sebagai alat pembayaran sekaligus penyimpan nilai. Kritik dari Dalio ini memicu respons sengit dari kalangan pendukung Bitcoin, salah satunya Matt Hougan selaku Chief Investment Officer Bitwise, yang menyatakan bahwa jika bukan karena kritik tersebut, harga Bitcoin sudah mencapai $750.000.
Dalio menyoroti beberapa kelemahan Bitcoin dalam sebuah podcast, terutama terkait kurangnya privasi dalam transaksi yang dapat dimonitor dan bahkan dikendalikan. Ia juga memperingatkan risiko teknologi, seperti ancaman dari komputasi kuantum, serta sifat pasar Bitcoin yang masih kecil dan mudah dikendalikan.
Kritik Ray Dalio Terhadap Bitcoin
Dalio menjelaskan bahwa Bitcoin belum memenuhi standar uang yang ideal. Ia menyebutkan bahwa transaksi Bitcoin tidak sepenuhnya privat dan ini membuka kemungkinan kontrol eksternal atas jaringan. Selain itu, investor miliarder ini menyoroti korelasi harga Bitcoin yang cukup tinggi dengan saham teknologi, yang menurutnya bisa menjadi risiko untuk diversifikasi portofolio.
Respons dari Kalangan Industri Crypto
Matt Hougan justru melihat kritik Dalio sebagai sinyal positif untuk Bitcoin. Ia menyatakan, "Beberapa orang melihat kritik; saya melihat peluang," menegaskan bahwa tantangan-tantangan yang disuarakan justru membuka ruang bagi pengembangan dan pertumbuhan nilai Bitcoin. Hougan yakin bahwa masalah-masalah tersebut akan diselesaikan seiring waktu, sehingga investor dapat berharap pada peningkatan harga aset digital ini.
Pendapat dari Tokoh Lain di Dunia Crypto
Bill Barhydt, CEO Abra, juga ikut berpendapat dengan menegaskan kelangkaan Bitcoin sebagai faktor fundamental utama. Menurut Barhydt, jumlah Bitcoin tetap dan tidak akan pernah meningkat, yakni sebanyak 2,1 kuadriliun satoshi. Ia membandingkan Bitcoin dengan emas yang sudah menjadi aset penyimpan nilai selama ribuan tahun, namun menilai Bitcoin sangat unggul dari segi kelangkaan.
Menyinggung Risiko Komputasi Kuantum
Barhydt menilai bahwa risiko teknologi kuantum yang kerap diangkat Dalio terlalu dilebih-lebihkan. Dia menambahkan bahwa para pengembang sudah berupaya melakukan upgrade untuk membuat Bitcoin tahan terhadap ancaman kuantum. Para ahli juga sepakat bahwa komputer kuantum yang cukup kuat untuk merusak Bitcoin masih setidaknya 15 tahun lagi.
Dinamika Harga dan Prospek Bitcoin
Para analis mengamati bahwa harga Bitcoin selama bulan ini bergantung pada kelanjutan pembelian oleh institusi besar. Abiodun Oladokun dari CCN menyebutkan jika akumulasi institusional terus berjalan, harga Bitcoin bisa mendekati level $71.642. Namun, dia juga mengingatkan kemungkinan risiko jika permintaan melemah dan volume penjualan penambang meningkat, yang dapat menekan harga hingga mendekati $60.001.
Faktor Makro dan Pandangan Dalio terhadap Sistem Finansial
Skeptisisme Dalio juga terkait dengan pandangannya terhadap perubahan tatanan dunia dan sistem keuangan global. Dia melihat era baru politik kekuatan besar yang menyebabkan pemerintah mencetak uang dan berutang untuk mendanai konflik, sehingga mengikis nilai mata uang fiat. Dalam situasi ini, Dalio masih menyarankan emas sebagai aset aman karena sejarahnya yang sudah teruji sebagai "coin of the realm" selama perang.
Komentar ini memperlihatkan bahwa perdebatan soal masa depan Bitcoin tetap hidup di antara para investor besar dan eksekutif industri crypto. Meski masih ada skeptisisme, keyakinan terhadap potensi jangka panjang Bitcoin tidak surut dan terus menarik perhatian berbagai kalangan.
