Bitcoin miner Riot Platforms baru-baru ini mengumumkan laporan keuangan kuartal keempat yang mengecewakan sehingga sejumlah analis memangkas target harga saham perusahaan tersebut. Penurunan target harga ini terjadi meski para analis masih mempertahankan pandangan positif terhadap potensi pertumbuhan Riot di tengah ketidakpastian jangka pendek.
Dalam panggilan konferensi laporan keuangan, manajemen Riot mengungkapkan strategi perusahaan yang tengah trend di industri penambangan Bitcoin besar, yaitu menjual Bitcoin yang diproduksi secara rutin untuk mendanai ekspansi dan operasi. Chief Financial Officer Jason Chung menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya menjual seluruh produksi Bitcoin bulanannya, tetapi juga secara berkala melepas sebagian cadangan Bitcoin di neraca untuk memenuhi kebutuhan biaya modal.
Salah satu realisasi dari strategi ini adalah pembelian lokasi pertambangan Rockdale senilai 96 juta dolar AS, yang sepenuhnya dibiayai melalui penjualan hampir 1.100 Bitcoin dari cadangan perusahaan. Meskipun demikian, Riot masih tetap menjadi salah satu pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia dengan kepemilikan mencapai 18.005 BTC, senilai sekitar 1,2 miliar dolar AS berdasarkan harga pasar terkini.
Dari sisi keuangan, Riot melaporkan kerugian sebesar 2,03 dolar AS per saham pada kuartal terakhir dengan pendapatan mencapai 152,83 juta dolar AS. Namun, kinerja tahunan perusahaan menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan lonjakan pendapatan sebesar 71 persen tahun ke tahun, yang sebagian besar didorong oleh peningkatan pendapatan dari aktivitas penambangan Bitcoin sebesar 255,3 juta dolar AS.
Selain fokus pada Bitcoin, Riot juga mulai melakukan diversifikasi usaha ke bidang kecerdasan buatan. Pada Januari lalu, perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan AMD, perusahaan semikonduktor besar, sebagai bagian dari rencana pengembangan bisnisnya.
Respons pasar terhadap laporan keuangan tersebut diikuti oleh beberapa analis yang menyesuaikan target harga saham Riot. Berikut adalah rangkuman penyesuaian target harga dan rekomendasi dari para analis terkemuka:
1. Brett Knoblauch dari Cantor Fitzgerald mempertahankan rating Overweight tetapi menurunkan target harga dari 31 dolar AS menjadi 29 dolar AS.
2. Piper Sandler juga mempertahankan rating Overweight dengan penurunan target harga dari 26 dolar AS menjadi 21 dolar AS.
3. Needham mempertahankan rekomendasi Buy, namun memangkas target harga dari 30 dolar AS menjadi 24 dolar AS.
4. HC Wainwright tetap menyarankan Buy dan menurunkan target harga dari 26 dolar AS menjadi 23 dolar AS.
Secara agregat, konsensus analis tetap positif terhadap saham Riot Platforms. Empat analis memberikan rating bullish sementara satu analis sedikit lebih berhati-hati namun tetap tidak bearish. Rata-rata target harga kini berada di level 24,60 dolar AS dengan estimasi tertinggi di angka 30 dolar AS.
Pada saat berita ini ditulis, harga saham Riot tercatat turun 5,63 persen menjadi 15,60 dolar AS, namun dalam jangka tahunan saham ini masih menunjukkan keuntungan sebesar 75,68 persen serta kenaikan 10,17 persen sejak awal tahun. Ini mencerminkan ketahanan bisnis Riot meski menghadapi volatilitas pasar dan tantangan operasional.
Strategi menjual Bitcoin sebagai sumber dana ekspansi dan investasi pada teknologi baru seperti kecerdasan buatan menjadi kunci yang dapat menentukan arah perkembangan Riot Platforms ke depan. Dengan dukungan sejumlah analis yang tetap optimistis, Riot tampak berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan dalam industri yang sangat dinamis ini.







