Yuliya Barabash Ungkap Pemenang Besar Siklus Crypto Berikutnya Adalah yang Paling Patuh Regulasi, Siapkah Industri Bertransformasi?

Author: Qoo Media

Dalam beberapa tahun terakhir, industri kripto mengalami perkembangan regulasi yang cukup signifikan. Regulasi yang sebelumnya tertinggal dari laju inovasi kini mulai mengejar dan mengatur dengan ketat, terutama setelah insiden besar seperti runtuhnya FTX dan Celsius yang mengekspos pengelolaan dana pelanggan yang buruk.

Peristiwa tersebut memaksa regulator di berbagai negara bersikap lebih tegas. Yuliya Barabash, pendiri SBSB Fintech Lawyers, mengungkapkan bahwa kasus-kasus tersebut memperjelas kebutuhan akan transparansi dan perlindungan investor yang lebih kuat. Akibatnya, aturan baru bermunculan dan perusahaan kripto didorong untuk mematuhi standar kepatuhan yang lebih ketat.

Perubahan Sikap Investor Institusional

Seiring peningkatan regulasi, investor institusional juga mulai mengubah pendekatannya terhadap pasar kripto. Mereka semakin selektif dan lebih memilih platform yang sudah memiliki lisensi resmi serta beroperasi dalam kerangka hukum yang jelas. Hal ini berbeda jauh dengan masa sebelum 2021 ketika risiko regulasi masih minimal dan banyak investor masuk tanpa pertimbangan kepatuhan.

Menurut Barabash, perusahaan yang giat dalam kepatuhan dan perizinan kini lebih menarik perhatian institusi. Sebaliknya, platform yang masih menjalankan operasional di zona abu-abu menjadi kurang diminati.

Peran Regulasi Uni Eropa dan MiCA

Salah satu perkembangan regulasi penting adalah penerapan Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa. Kerangka ini bertujuan menyediakan aturan konsisten untuk perusahaan kripto yang beroperasi di seluruh wilayah Uni Eropa. Yuliya Barabash menilai bahwa MiCA dapat meningkatkan kepercayaan di antara lembaga keuangan tradisional dan institusi investasi besar yang ingin terlibat di pasar kripto.

Namun, ada kekhawatiran bahwa regulasi yang terlalu ketat berpotensi menimbulkan biaya tambahan dan menyulitkan startup kecil untuk bersaing. Meski demikian, Barabash berpendapat bahwa regulasi tidak harus menghambat inovasi. Sebaliknya, aturan yang jelas justru dapat menciptakan struktur yang memungkinkan teknologi baru berkembang secara aman.

Kepentingan Infrastruktur Perbankan Tradisional

Infrastruktur perbankan tetap menjadi aspek yang tak kalah penting bagi ekosistem kripto. Banyak perusahaan kripto masih bergantung pada layanan perbankan untuk pemrosesan pembayaran, akses ke mata uang fiat, dan layanan keuangan lainnya. Mempertahankan hubungan baik dengan bank melalui program kepatuhan anti-pencucian uang menjadi kunci bagi kelangsungan operasional mereka.

Tanpa dukungan infrastruktur ini, bahkan platform besar bisa menghadapi kendala operasional yang serius.

Dinamika Politik dalam Regulasi Kripto

Regulasi kripto tidak lepas dari dinamika politik yang mempengaruhi arah kebijakan pemerintah. Prioritas regulator bisa berubah seiring pergantian kepemimpinan atau perubahan kebijakan institusional. Contohnya, proyek digital euro yang sampai sekarang masih mengalami perubahan arah dan tempo pengembangan karena berbagai pertimbangan terkait privasi dan stabilitas keuangan.

Menurut Barabash, perubahan pimpinan di institusi seperti European Central Bank bisa menentukan seberapa cepat dan dalam bentuk apa digital euro akan diluncurkan.

Masa Depan Industri Kripto yang Teratur

Industri kripto sedang memasuki fase baru yang menitikberatkan pada keteraturan dan kepatuhan. Model bisnis yang mengandalkan eksperimen cepat tanpa pengawasan mulai tergeser oleh kebutuhan akan transparansi dan keamanan. Ini menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan yang lebih luas dan mendorong adopsi yang berkelanjutan.

Barabash menegaskan bahwa perusahaan yang mampu beradaptasi dengan realita regulasi yang kian matang akan menjadi pemenang utama di siklus berikutnya. Dengan kata lain, kematangan regulasi dan industri akan saling membentuk arah masa depan kripto secara lebih stabil dan terpercaya.

Terbaru