a16z Kejar Dana $2 Miliar Untuk Dana Crypto Kelima, Pertanda Venture Capital Siap Comeback di Tengah Krisis Pasar?

Andreessen Horowitz melalui divisi kriptonya, a16z crypto, sedang mengumpulkan dana sekitar $2 miliar untuk pendanaan kripto kelima mereka. Pendanaan ini akan fokus eksklusif pada investasi di teknologi blockchain di tengah pasar kripto yang sedang mengalami tekanan.

Rencana penggalangan dana ini ditargetkan selesai pada paruh pertama 2026. Jumlah dana yang dikumpulkan kali ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan dana keempat a16z crypto yang mencapai $4,5 miliar. Dana tersebut sebelumnya dibagi menjadi $1,5 miliar untuk investasi tahap awal dan $3 miliar untuk investasi ventura.

a16z crypto memilih siklus penggalangan dana yang lebih singkat agar lebih cepat menyesuaikan diri dengan tren dinamis di dunia kripto. Pada kuartal keempat tahun lalu, mereka telah berinvestasi di beberapa proyek penting seperti Kalshi dan protokol staking Solana bernama Jito dengan nilai investasi mencapai $50 juta.

Sejak meluncurkan dana pertamanya senilai $300 juta pada 2018, a16z crypto telah menjadi salah satu pemain utama di pasar modal ventura kripto. Data dari CryptoRank menunjukkan bahwa dalam portofolio mereka terdapat sekitar 187 investasi yang rata-rata bernilai antara $10 juta hingga $20 juta per putaran.

Fokus investasi utama a16z meliputi sektor kecerdasan buatan (27,78%), pasar prediksi (16,67%), serta alat pengembang dan API masing-masing sebesar 11,11%. Hal ini mencerminkan strategi mereka yang tidak hanya mengandalkan satu bidang saja, melainkan perpaduan teknologi inovatif.

Tidak hanya a16z yang aktif menggalang dana baru. Dragonfly Capital juga berhasil mengumpulkan $650 juta pada bulan lalu, memperlihatkan bahwa minat institusi terhadap investasi kripto masih tetap kuat. Namun, industri venture capital kripto saat ini menghadapi tantangan berarti akibat penurunan pasar aset digital.

Harga Bitcoin, sebagai pemimpin pasar kripto, tercatat turun sekitar 16,7% dalam tahun berjalan hingga saat ini, walaupun sempat terjadi pemulihan kecil baru-baru ini. Kondisi ini turut memengaruhi ekuitas kripto, kas treasury aset digital, serta dana venture capital yang terfokus pada sektor tersebut.

Beberapa dana venture capital kripto sedang mengalami “krisis identitas” dan mulai mengalihkan fokus mereka ke sektor yang lebih menguntungkan seperti infrastruktur stablecoin dan pasar prediksi on-chain. Mereka juga memperluas area investasi ke teknologi fintech dan kecerdasan buatan.

Santiago Roel Santos, CEO firma private equity kripto Inversion, mengatakan bahwa kategori Web3 saat ini “sebagian besar tidak menarik untuk diinvestasikan”. Ia menambahkan bahwa minat kini bergeser dari NFT, gaming, dan platform DeFi yang kurang inovatif, menuju fintech dan proyek stabilcoin serta pasar prediksi yang memberikan peluang lebih besar.

Komitmen berkelanjutan a16z menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap potensi penciptaan nilai jangka panjang meski pasar sedang lesu. Keberhasilan pendanaan terbaru ini nantinya akan sangat bergantung pada kemunculan perusahaan terobosan selama periode sulit ini.

Secara umum, langkah a16z dan beberapa pemain ventura kripto lainnya menandakan bahwa modal ventura mulai melakukan konsolidasi untuk bertahan dan tetap berinvestasi pada peluang berharga yang muncul, sekaligus menjadi indikasi bahwa pasar kripto masih menarik untuk dilirik oleh para investor institusional.

Terkait