Zcash menunjukkan kenaikan signifikan dengan pergerakan harga mencapai 7% dalam satu hari terakhir, melampaui laju penguatan Bitcoin yang naik hampir 3%. Lonjakan ini terjadi bersamaan dengan pengumuman pendanaan seri A mencapai lebih dari $25 juta yang diperoleh oleh Zcash Open Development Lab (ZODL), organisasi inti di balik pengembangan Zcash.
Pendanaan besar ini didukung oleh investor ternama seperti Paradigm, Andreessen Horowitz, Winklevoss Capital, Coinbase Ventures, dan Cypherpunk Technologies. Selain itu, sejumlah angel investor berpengaruh seperti Balaji Srinivasan, Haseeb Qureshi, dan Mert Mumtaz juga turut berkontribusi dalam pendanaan tersebut.
Peran ZODL dalam Ekosistem Zcash
ZODL didirikan oleh Josh Swihart, mantan CEO Electric Coin Company (ECC), yang mewarisi dan melanjutkan pengembangan teknologi dari ECC. Salah satu produk utama mereka adalah dompet digital Zodl (sebelumnya dikenal sebagai Zashi). Sejak peluncurannya pada awal tahun ini, dompet tersebut berhasil meningkatkan ukuran kolam perlindungan (shielded pool) Zcash sebesar lebih dari 400%. Dompet ini juga telah memproses transaksi swap senilai lebih dari $600 juta sejak Oktober.
Pada Januari lalu, seluruh tim ECC bergabung dengan ZODL guna memperkuat dan mengembangkan platform keuangan pribadi yang self-custodial dan terbuka. Tujuannya adalah meningkatkan interoperabilitas dalam ekosistem keuangan digital yang lebih luas sekaligus menjaga fitur privasi.
Fokus Pada Pengembangan Protokol dan Teknologi
Selain produk dompet, ZODL mengutamakan pengembangan protokol inti Zcash. Para insinyur utama dari ECC yang bertanggung jawab atas sistem inti Zcash kini berperan aktif di ZODL. Mereka mendorong kemajuan teknis dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan pengalaman pengguna.
Dalam pernyataan resmi, ZODL menekankan bahwa pendanaan ini akan digunakan untuk menambah jumlah insinyur dan talenta baru. Ini merupakan indikasi kepercayaan kuat dari para investor terhadap prinsip privasi serta potensi pertumbuhan ekosistem Zcash dan tim ZODL itu sendiri.
Sejarah dan Keunggulan Privasi Zcash
Diluncurkan pada 2016, Zcash dikenal sebagai cryptocurrency dengan fitur privasi tinggi yang dibuat dengan kontribusi dari whistleblower terkenal Edward Snowden. Platform ini dirancang untuk menawarkan transaksi yang lebih sulit dilacak jika dibandingkan dengan Bitcoin, sehingga memberikan tingkat anonimitas lebih baik bagi penggunanya.
Tren Harga Zcash dan Investasi
Zcash sempat mencatat lonjakan harga dramatis pada musim gugur tahun lalu, meningkat dari sekitar $50 pada September ke puncak multi-tahun hampir mencapai $700 pada November. Namun demikian, harga tersebut masih jauh di bawah harga tertinggi sepanjang masa yang dicapai ZEC yaitu di angka $3,191 saat peluncuran perdana.
Meskipun beberapa bulan terakhir harganya mengalami penurunan tajam dan perdagangan terakhir ada di harga $215, kenaikan harian sebesar 7% menandakan adanya minat investor yang kembali meningkat. Meski begitu, ZEC tetap mencatat penurunan sekitar 11% dalam jangka waktu satu bulan terakhir.
Data Pendukung Investor dan Ekosistem
- Pendanaan seri A ZODL: >$25 juta.
- Investor utama: Paradigm, Andreessen Horowitz, Winklevoss Capital, Coinbase Ventures, Cypherpunk Technologies.
- Angel investor: Balaji Srinivasan, Haseeb Qureshi, Mert Mumtaz.
- Kenaikan harga Zcash 1 hari: 7%.
- Kenaikan harga Bitcoin 1 hari: hampir 3%.
- Total swap ZEC melalui dompet Zodl sejak Oktober: >$600 juta.
- Pertumbuhan shielded pool Zcash: >400%.
Pendanaan dan pengembangan berkelanjutan di dalam ekosistem Zcash ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan investor terhadap teknologi privasi dalam blockchain. ZODL yang membawa semangat inovasi dan keterbukaan diharapkan dapat memperkuat posisi Zcash di pasar cryptocurrency global.







