Dana Ini Melepas Saham Ether ETF Senilai $23 Juta, Namun Tetap Bertahan di Investasi Kripto Lainnya, Apa Strateginya?

Author: Qoo Media

Hunting Hill Global Capital melepas seluruh posisi sahamnya di iShares Ethereum Trust ETF (NASDAQ: ETHA) pada kuartal terakhir. Penjualan ini mencapai senilai sekitar 23,42 juta dolar AS berdasarkan harga penutupan saham pada tanggal 13 Februari 2026.

Menurut pengajuan ke Securities and Exchange Commission (SEC) tanggal 17 Februari 2026, Hunting Hill menjual sebanyak 743.332 saham ETHA. Akibatnya, nilai posisi ETHA dalam laporan Aset yang Dikelola (AUM) kuartal tersebut turun dari 6,5% menjadi nol persen.

Profil iShares Ethereum Trust ETF

iShares Ethereum Trust ETF dirancang untuk memberi investor eksposur harga ether melalui kepemilikan fisik ether yang disimpan dalam trust. ETF ini berupaya mengikuti pergerakan harga spot ether dengan cermat dan meminimalkan perbedaan nilai antara harga pasar saham dengan aset dasarnya.

Sebagai kendaraan investasi yang diatur, ETF ini memudahkan investor institusional dan ritel mendapatkan akses pada ether tanpa perlu repot mengelola aset kripto secara langsung. Sebelum pelepasan saham Hunting Hill, harga saham ETHA tercatat sebesar 15,44 dolar AS, turun 23,15% dibanding tahun sebelumnya, dan kinerja ini jauh tertinggal dari indeks S&P 500 sebesar 34,9 poin persentase.

Perubahan Komposisi Portofolio Hunting Hill

Walaupun divestasi besar-besaran dilakukan pada posisi ETF ethereum, Hunting Hill masih memegang sejumlah posisi penting di aset kripto dan perusahaan terkait. Berikut adalah lima nama porsi terbesar berdasarkan nilai setelah filing:

  1. NASDAQ: FOX – 27,33 juta dolar AS (27,1% AUM)
  2. NYSEMKT: SPYV – 7,05 juta dolar AS (7,0% AUM)
  3. NASDAQ: BRR – 6,71 juta dolar AS (6,7% AUM)
  4. NASDAQ: COIN – 5,02 juta dolar AS (5,0% AUM)
  5. NASDAQ: NAKA – 4,67 juta dolar AS (4,6% AUM)

Portofolio masih mencakup saham Coinbase (NASDAQ: COIN), yang berperan besar dalam aktivitas perdagangan dan adopsi institusional di pasar kripto. Selain itu, ada juga posisi di Osprey Bitcoin Trust yang menunjukkan minat berlanjut pada ekosistem aset digital secara lebih luas.

Alasan dan Implikasi Strategis

Pengurangan kepemilikan pada ETHA kemungkinan lebih mencerminkan pergeseran strategi daripada penolakan terhadap kripto secara keseluruhan. Hunting Hill tampaknya memilih eksposur yang lebih banyak pada perusahaan dan instrumen lain yang terkait dengan ekosistem blockchain, bukan langsung pada aset ether.

Jaringan Ethereum tetap menjadi tulang punggung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi, smart contracts, dan penerbitan token. Namun, volatilitas harga yang tinggi dan kinerja ETF yang tidak menguntungkan dalam jangka waktu setahun terakhir menjadi faktor pertimbangan dalam realokasi aset.

Perubahan pola kepemilikan seperti ini umum terjadi saat investor menyesuaikan portofolio mereka antara kepemilikan aset digital langsung dan saham perusahaan yang diuntungkan dari pertumbuhan teknologi blockchain.

Pemilihan bentuk investasi di kripto dapat berbeda antar investor, tergantung pada profil risiko dan preferensi likuiditas. Posisi Hunting Hill memberikan gambaran tentang bagaimana strategi investasi pada ekosistem kripto bisa berubah tanpa menghilangkan keyakinan terhadap potensi jangka panjang sektor ini.

Terbaru