Optimism Pangkas Karyawan Di Tengah Gelombang PHK DeFi, Wall Street Malah Borong Talenta Crypto

Author: Qoo Media

Optimism Labs, pengembang lapisan kedua (layer 2) yang fokus pada scaling blockchain Ethereum, mengumumkan pemangkasan staf sebanyak 20 karyawan. Keputusan ini disampaikan langsung oleh CEO Jing Wang melalui pesan internal yang kemudian dibagikan di media sosial.

Menurut Wang, pengurangan staf ini bertujuan untuk menyederhanakan operasi, mempercepat pengambilan keputusan, dan mengurangi beban koordinasi. Para karyawan yang terdampak akan menerima kompensasi antara tiga sampai lima bulan gaji pokok serta manfaat kesehatan selama enam bulan.

Optimism atau OP Labs dikenal sebagai pionir dalam jaringan layer 2 dengan peluncuran mainnet pada Desember lalu. Jaringan ini kini menjadi rumah bagi ratusan aplikasi keuangan terdesentralisasi, menurut data dari DefiLlama.

Pengumuman pengurangan staf ini terjadi tak lama setelah Coinbase, bursa kripto terbesar di Amerika Serikat, keluar dari Optimism Collective pada Februari. Coinbase menghentikan pembagian pendapatan dari jaringan layer 2 yang mereka kembangkan, Base. Sepanjang kemitraan tersebut, pendapatan yang dibagikan mencapai lebih dari 16 juta dolar AS.

Wang menyatakan, “Ini adalah pukulan terhadap pendapatan onchain jangka pendek, namun seperti yang sering disebutkan di Crypto Twitter, kita perlu mengembangkan model bisnis yang baru.” Ia juga memastikan bahwa OP Labs memiliki modal yang cukup dan jalur pendanaan yang memadai untuk operasi jangka panjang.

Pemangkasan staf ini bukan satu-satunya dalam industri kripto terbaru. Selain Optimism, Polygon Labs juga melaporkan pengurangan sekitar 60 pegawai pada Januari. Mantra, sebuah blockchain lapisan pertama yang berfokus pada aset dunia nyata, juga melakukan restrukturisasi besar-besaran dengan mengurangi jumlah karyawan.

Sementara itu, tren di pasar tenaga kerja kripto mulai bergeser. Berbeda dengan startup DeFi yang melakukan pemutusan hubungan kerja, institusi keuangan besar di Amerika Serikat justru sedang melakukan perekrutan besar-besaran untuk talenta blockchain dan kripto.

Beberapa perusahaan ternama yang tengah aktif membuka lowongan kerja di bidang ini antara lain:

1. BlackRock
2. Citigroup
3. Visa
4. Fidelity
5. Mastercard
6. JPMorgan Chase

Posisi yang dibuka beragam, mulai dari pencegahan penipuan, tokenisasi aset, hingga kepemimpinan di bidang keamanan siber.

Perubahan ini mengindikasikan bahwa meskipun proyek DeFi menghadapi tantangan pendanaan dan pengoperasian, sektor keuangan tradisional melihat peluang besar dalam teknologi blockchain. Institusi besar siap membawa transformasi digital melalui perekrutan talenta baru yang akan memperkuat posisi mereka di pasar kripto yang semakin matang.

Dengan regulasi yang semakin jelas di AS, pergeseran sumber daya manusia ini menjadi tanda fokus yang berbeda dalam ekosistem blockchain. Sektor DeFi pun dipaksa beradaptasi dengan model bisnis baru agar bisa bertahan di tengah ketatnya persaingan dan perubahan pasar yang cepat.

Terbaru