Bank Indonesia (BI) mengumumkan bahwa warga Jepang yang berkunjung ke Indonesia kini dapat menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk melakukan pembayaran secara digital. Hal ini memungkinkan turis asal Jepang untuk lebih mudah bertransaksi tanpa perlu membawa uang tunai saat berbelanja di merchant di seluruh Indonesia.
Fasilitas QRIS lintas negara ini sudah mendapatkan izin resmi dari otoritas Jepang dan Indonesia. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menjelaskan bahwa selama ini QRIS lintas batas dari Indonesia ke Jepang sudah aktif, dan kini giliran transaksi dari Jepang ke Indonesia yang sudah disetujui. Dengan adanya lisensi ini, proses pembayaran lewat QRIS menjadi dua arah lengkap dan resmi.
Implementasi QRIS Cross Border
Pelaksanaan QRIS lintas negara antara Indonesia dan Jepang sudah dimulai sejak Agustus tahun lalu. Sistem ini menjawab kebutuhan transaksi digital yang semakin praktis dan tanpa hambatan bagi masyarakat kedua negara. Dengan QRIS cross border, setiap orang di Jepang dan Indonesia bisa memindai QR Code pembayaran langsung di toko-toko ritel yang sudah mendukung QRIS tanpa harus menukar mata uang atau menggunakan kartu kredit.
Keunggulan utama dari QRIS cross border adalah kemudahan dan keamanan transaksi tanpa kontak fisik. Sistem pembayaran ini sudah standar dan sangat populer di Indonesia, sehingga pengguna asal Jepang tidak perlu repot membawa uang tunai dalam jumlah besar saat berwisata atau bisnis di Indonesia.
Dampak Positif bagi Pariwisata dan Ekonomi
Dengan tersedianya metode pembayaran QRIS untuk turis Jepang, para pelaku usaha ritel dan pariwisata di Indonesia diperkirakan akan mendapatkan keuntungan lebih besar. Transaksi digital yang cepat dan mudah mendorong peningkatan konsumsi dan pengalaman berbelanja lebih nyaman bagi wisatawan mancanegara.
Lebih dari itu, penggunaan sistem pembayaran digital lintas negara turut memperkuat upaya transformasi digital di sektor keuangan dan mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang. Kerja sama ini diharapkan turut memacu inovasi layanan pembayaran digital serta investasi di bidang teknologi finansial.
Layanan QRIS Cross Border Jepang-Indonesia
Berikut beberapa hal penting terkait implementasi QRIS lintas batas antara Jepang dan Indonesia:
- QRIS dapat digunakan oleh turis Jepang di seluruh merchant yang sudah terdaftar di Indonesia.
- Pembayaran dilakukan dengan memindai QR Code di merchant menggunakan aplikasi pembayaran yang berlaku di Jepang.
- Transaksi dikonversi secara otomatis dan aman tanpa perlu membawa uang tunai.
- Sistem ini menggunakan lisensi resmi yang dikeluarkan oleh kedua negara untuk mengakomodasi transaksi lintas negara.
- QRIS lintas batas sudah aktif sejak Agustus tahun lalu dan terus diperluas cakupannya.
Dengan sistem pembayaran yang terintegrasi ini, proses belanja dan layanan pariwisata untuk wisatawan Jepang menjadi lebih simpel dan aman. Hal ini juga menunjang upaya pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi secara nasional maupun internasional.
Bank Indonesia terus mendukung pengembangan ekosistem QRIS lintas negara dengan membuka kerjasama serupa dengan negara lain. Implementasi QRIS antara Jepang dan Indonesia menjadi bukti nyata bahwa pembayaran digital lintas negara kini bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan yang memudahkan kehidupan masyarakat dan bisnis.
Jadi, bagi orang Jepang yang ingin berwisata atau menjalankan aktivitas bisnis di Indonesia kini tidak perlu khawatir soal pembayaran. Cukup dengan smartphone yang terhubung aplikasi pembayaran dengan QRIS sudah bisa membeli produk atau jasa di berbagai merchant dengan mudah dan aman. Penggunaan QRIS juga mendukung protokol kesehatan tanpa kontak fisik selama bertransaksi di masa pandemi dan seterusnya.









