JBL Lebih Fleksibel, Sonos Tetap Memimpin Atmos yang Paling Imersif

Persaingan soundbar Dolby Atmos premium kembali memanas saat JBL Bar 1000MK2 menantang Sonos Arc Ultra. Dua model ini sama-sama menyasar pengguna yang ingin pengalaman sinematik lebih imersif, tetapi memakai pendekatan berbeda dalam desain, fitur, dan karakter suara.

Di pengujian langsung, JBL tampil sebagai paket yang lebih fleksibel dengan subwoofer, soundbar utama, dan speaker surround yang bisa dilepas. Sonos memilih desain all-in-one yang lebih ringkas, namun tetap membawa reputasi kuat sebagai salah satu soundbar terbaik untuk Dolby Atmos.

Harga dan posisi di pasar

Dari sisi harga, JBL punya daya tarik di sejumlah wilayah karena sedikit lebih murah. Di Inggris, Sonos Arc Ultra bertahan di harga peluncuran £999, sementara JBL Bar 1000MK2 umumnya tersedia sekitar £900.

Di pasar Amerika, perbandingannya berbalik. JBL dibanderol $1200, sedangkan Sonos berada di $999, sehingga Sonos justru lebih murah di wilayah tersebut.

Di Australia, JBL dijual sekitar AU$1600 dan Sonos berada di AU$1799. Data ini menunjukkan keduanya bermain di kelas premium, sehingga selisih harga bukan satu-satunya faktor penentu.

Desain dan fleksibilitas penggunaan

JBL Bar 1000MK2 menawarkan konfigurasi 7.1.4-channel dengan dua speaker belakang yang bisa dilepas. Speaker ini memakai baterai dengan klaim daya tahan hingga 10 jam, lalu bisa diisi ulang atau dipasang kembali ke soundbar utama.

Fleksibilitas itu memberi nilai tambah bagi pengguna yang ingin mendengarkan audio TV di ruangan lain tanpa kehilangan fungsi speaker portabel. JBL juga menyertakan remote fisik, sesuatu yang tidak disediakan Sonos.

Sonos Arc Ultra tampil lebih minimalis dengan format tunggal 9.1.4-channel. Bodinya lebih ramping dengan tinggi hanya 75 mm, sehingga lebih mudah ditempatkan di bawah TV tanpa mengganggu tampilan ruangan.

Fitur konektivitas dan dukungan format

Di bagian konektivitas, JBL lebih unggul secara angka. Perangkat ini menyediakan empat port HDMI, terdiri dari tiga input dan satu output eARC, serta mendukung passthrough hingga 4K/60Hz, Dolby Vision, dan HDR10+.

Sonos Arc Ultra hanya memiliki satu port HDMI eARC. Skema ini cukup untuk pengguna yang mengandalkan TV sebagai pusat koneksi, tetapi terasa lebih terbatas bagi yang punya banyak perangkat eksternal.

Untuk format audio, JBL mendukung Dolby Atmos dan DTS:X. Sonos hanya mendukung Dolby Atmos, sehingga JBL lebih fleksibel untuk pengguna film yang masih memakai konten berbasis DTS:X.

Ringkasan fitur utama

  1. JBL Bar 1000MK2: 3 input HDMI, 1 output eARC, Dolby Atmos, DTS:X, speaker belakang lepas-pasang, remote fisik.
  2. Sonos Arc Ultra: 1 port HDMI eARC, Dolby Atmos, desain ringkas, kontrol lewat aplikasi, remote TV, dan sentuhan langsung di bar.
  3. Keduanya mendukung streaming musik, termasuk Spotify Connect, Tidal Connect, Bluetooth 5.3, serta akses ke layanan seperti Tidal, Amazon Music, dan Qobuz.

Performa suara: JBL kuat di drama, Sonos unggul di ketelitian

JBL Bar 1000MK2 memulai tes dengan bass yang terdengar terlalu tebal, tetapi setelah disesuaikan hasilnya menjadi lebih seimbang. Saat dipakai menonton film aksi seperti Spider-Man: Homecoming, efek dentuman dan detail suara terdengar kuat dan meyakinkan.

Keunggulan lain JBL ada pada sebaran suara yang lebar dan efek bass yang lebih energik. Namun, surround belakangnya belum sepenuhnya membangun kubah suara tiga dimensi yang benar-benar menyelimuti ruangan.

Sonos Arc Ultra justru unggul dalam koherensi dan presisi. Saat memutar adegan yang sama dari Blade Runner 2049, Sonos menghadirkan panggung suara yang lebih teratur, lebih rapi, dan terasa lebih imersif meski hanya memakai satu unit soundbar.

Pada musik, Arc Ultra juga dinilai lebih musikal dan ekspresif. Lagu orkestra seperti tema Jurassic Park terdengar lebih halus dan emosional, sementara JBL lebih menonjolkan terang dan tenaga.

Siapa yang lebih baik untuk Dolby Atmos?

Untuk pengguna yang mengejar fleksibilitas, konektivitas lengkap, dan sensasi bass yang kuat, JBL Bar 1000MK2 tampil sangat menarik. Paket speaker lepas-pasang, dukungan DTS:X, dan HDMI yang lebih banyak membuatnya cocok untuk home cinema yang sibuk dengan banyak perangkat.

Namun, jika prioritas utama adalah kualitas suara yang lebih rapi, menyatu, dan imersif tanpa tambahan perangkat terpisah, Sonos Arc Ultra tetap memegang keunggulan utama. Dalam pertarungan Dolby Atmos ini, JBL memberi nilai dan variasi, tetapi Sonos masih lebih kuat sebagai soundbar terbaik secara keseluruhan berkat performa yang lebih musikal dan menyeluruh.

Exit mobile version