
Moody’s memberikan peringkat provisional (P)Ba2 untuk obligasi kena pajak hingga $100 juta yang terkait dengan proyek pendanaan terbaru CleanSpark. Langkah ini menarik perhatian pasar karena perusahaan penambang Bitcoin itu memilih jalur pembiayaan berbasis obligasi, bukan menjual cadangan Bitcoin seperti yang dilakukan banyak penambang lain.
Obligasi tersebut akan diterbitkan oleh Business Finance Authority of the State of New Hampshire melalui Waverose Finance Project. CleanSpark akan menerima hasil penerbitan itu lewat pinjaman yang dijamin Bitcoin, sehingga aset kripto tersebut menjadi penopang utama struktur pendanaan.
Struktur pembiayaan dan jaminan Bitcoin
Moody’s menyebut obligasi ini didukung oleh Bitcoin collateral dengan rasio cakupan awal 1,60x. Jika rasio loan-to-value mencapai pemicu 1,40x, maka obligasi wajib ditebus penuh.
Penerbitan ini terdiri dari dua kelas, yaitu Series A-1 dan Series A-2, dan keduanya jatuh tempo pada 2029. Moody’s juga memakai advance rate 72,06% untuk memperhitungkan volatilitas harga dan likuiditas Bitcoin yang dikenal tinggi.
Peran pihak-pihak yang terlibat
BitGo ditunjuk dalam dua peran terpisah, yaitu sebagai kustodian dan liquidation agent. Dalam fungsi itu, BitGo bertugas mengeksekusi penjualan aset bila diperlukan untuk memenuhi kewajiban bunga dan pokok.
Wave Cryptocurrency menangani administrasi harian transaksi ini. Skema tersebut menunjukkan bahwa struktur obligasi ini melibatkan pengawasan operasional yang ketat di luar emiten utama.
Poin penting dari skema obligasi CleanSpark
- Nilai obligasi mencapai hingga $100 juta.
- Jaminan utama berasal dari Bitcoin, bukan aset fiat tradisional.
- Obligasi bersifat limited recourse dan hanya dibayar dari hasil Bitcoin.
- Tidak ada dana publik dari New Hampshire atau subdivisinya yang menanggung utang ini.
- Series A-2 memberi pembayaran tambahan jika nilai Bitcoin naik di atas level harga awal.
Obligasi limited recourse berarti investor hanya memiliki klaim atas sumber pembayaran yang berasal dari transaksi Bitcoin dalam struktur tersebut. Artinya, risiko dan perlindungan investor sangat bergantung pada pergerakan harga aset kripto dan mekanisme likuidasi yang sudah disiapkan.
Mengapa langkah ini penting bagi CleanSpark
Di tengah kondisi banyak penambang Bitcoin yang memilih melepas simpanan mereka untuk mengamankan likuiditas, CleanSpark justru mencari pembiayaan lewat pasar obligasi. Pilihan ini memberi sinyal bahwa perusahaan masih melihat nilai strategis pada Bitcoin sebagai jaminan pendanaan.
Bagi pasar, peringkat provisional dari Moody’s menjadi tonggak penting karena menunjukkan adanya penilaian awal atas kualitas kredit struktur tersebut. Namun, karena obligasi itu belum diterbitkan, statusnya masih bersifat sementara dan masih bergantung pada penyelesaian proses transaksi.
Moody’s tidak memberikan komentar saat dimintai tanggapan sebelum tenggat pemberitaan. Sampai struktur ini rampung, perhatian investor akan tertuju pada bagaimana Bitcoin dijaga sebagai agunan, bagaimana mekanisme likuidasi dijalankan, dan apakah minat pasar terhadap obligasi berbasis aset kripto ini tetap kuat.









