Artemis II Dibekali 28 Kamera, Misi Bulan Yang Bisa Menjadi Paling Terdokumentasi Sepanjang Sejarah?

NASA tengah bersiap mengirim Artemis II sebagai misi berawak pertama yang terbang mengelilingi Bulan dalam lebih dari lima dekade. Bedanya dengan era Apollo, perjalanan ini bukan hanya akan direkam oleh lembaga antariksa, tetapi juga oleh deretan kamera modern yang ikut dibawa ke luar angkasa.

Misi ini memicu pertanyaan menarik: apakah Artemis II bisa menjadi salah satu penerbangan antariksa manusia yang paling banyak didokumentasikan dalam sejarah? Dengan kombinasi GoPro, smartphone, DSLR, dan mirrorless di dalam serta di luar wahana Orion, Arsip visual misi ini berpotensi jauh lebih kaya dibandingkan seluruh dokumentasi lunar terdahulu.

Deretan kamera modern di luar angkasa

Menurut informasi yang dirilis, setidaknya ada 28 kamera yang dipasang pada dan di sekitar kapsul Orion untuk Artemis II. Jumlah itu mencakup kamera di bagian luar, kamera di dalam kabin, serta kamera genggam yang akan dipakai empat astronaut di dalam misi.

Sebagai perbandingan, misi Artemis I yang tidak berawak menggunakan 24 kamera. Artinya, Artemis II menambah lapisan dokumentasi yang lebih padat, seiring kebutuhan NASA untuk merekam aspek teknis, ilmiah, dan manusiawi dari perjalanan ini.

Dari kamera film ke perangkat digital

Perbedaan paling mencolok dengan era Apollo ada pada jenis kamera. Pada 1969, kamera Hasselblad menjadi salah satu perangkat ikonik yang ditinggalkan di permukaan Bulan, sementara pada misi ini NASA mengandalkan perangkat yang jauh lebih beragam dan digital.

Astronaut NASA dilatih menggunakan Nikon D5, sebuah DSLR yang sudah berumur sekitar satu dekade namun dinilai cukup andal untuk menghadapi radiasi yang lebih tinggi dan kondisi tanpa gravitasi. Selain itu, ada juga Nikon Z9 mirrorless yang lebih modern dan bahkan disebut Nikon tengah mempersiapkannya untuk misi Artemis III.

GoPro, smartphone, dan dokumentasi gaya baru

GoPro menjadi bagian penting dari pendekatan visual Artemis II. GoPro menyebutkan bahwa beberapa action camera yang dimodifikasi akan dipasang di bagian luar Orion, terutama pada sayap array surya, untuk merekam gambar wahana, Bumi, dan Bulan dari sudut pandang ekstrem.

NASA juga mengizinkan penggunaan smartphone pribadi dalam misi ini, menjadikan Artemis II sebagai salah satu penerbangan awal yang membawa perangkat tersebut untuk kebutuhan dokumentasi. Langkah ini memperlihatkan bagaimana misi antariksa kini juga mengikuti kebiasaan visual masyarakat modern yang akrab dengan kamera saku dan rekaman real-time.

Pengetahuan teknis sekaligus proyek visual

Selain untuk kebutuhan ilmiah, kamera-kamera itu akan membantu mendokumentasikan kehidupan sehari-hari di atas wahana. GoPro bahkan akan dipakai untuk proyek National Geographic berjudul Return to the Moon, dan para astronaut telah mendapat pelatihan khusus untuk menggunakan kamera POV selama sekitar 10 hari penerbangan.

Berikut jenis perangkat yang disebut ikut berperan dalam dokumentasi Artemis II:

  1. Kamera eksternal yang dipasang di Orion.
  2. Kamera internal untuk merekam aktivitas di kabin.
  3. GoPro yang dimodifikasi untuk sudut pandang luar wahana.
  4. DSLR Nikon D5 untuk kebutuhan foto standar misi.
  5. Mirrorless Nikon Z9 sebagai perangkat yang lebih modern.
  6. Smartphone pribadi yang telah disetujui NASA.

Potensi menjadi misi paling terdokumentasi

Belum ada kepastian apakah jumlah kamera di Artemis II akan menjadi rekor antariksa, tetapi indikasinya jelas mengarah ke sana. Jika semua perangkat merekam secara optimal, mission archive yang dihasilkan bisa melampaui dokumentasi misi lunar sebelumnya secara visual dan naratif.

Hal ini juga penting karena terakhir kali manusia mengorbit Bulan terjadi pada 1972, saat kamera film masih dominan. Kini, NASA dan mitranya membangun arsip digital yang akan menangkap bukan hanya pemandangan Bumi dan Bulan, tetapi juga detail kehidupan astronaut dari dalam kabin hingga sudut-sudut teknis wahana.

Perbandingan singkat dokumentasi misi Bulan

Misi Jumlah kamera yang disebut Ciri dokumentasi
Artemis I 24 Tanpa awak, fokus pada sistem wahana
Artemis II Minimal 28 Gabungan kamera luar, dalam, GoPro, DSLR, mirrorless, dan smartphone
Era Apollo Tidak disebut dalam sumber ini Dominan film, termasuk arsip sekitar 8.400 foto untuk seluruh program Apollo

Artemis II pada akhirnya bukan hanya misi uji terbang menuju Bulan, tetapi juga eksperimen besar tentang bagaimana eksplorasi antariksa modern direkam. Dengan begitu banyak perangkat di dalam dan di luar Orion, misi ini berpeluang menghasilkan salah satu arsip visual paling lengkap dalam sejarah penerbangan manusia ke luar angkasa.

Berita Terkait

Back to top button