CME Group Siap Buka Futures Avalanche Dan Sui, Langkah Baru Di Pasar Kripto Teregulasi

Author: Qoo Media

CME Group akan meluncurkan futures teregulasi untuk Avalanche dan Sui pada 4 Mei, memperluas lini derivatif kripto yang sebelumnya sudah mencakup Cardano, Chainlink, dan Stellar. Langkah ini menegaskan upaya bursa berjangka terbesar di Amerika Serikat itu untuk menangkap minat institusi terhadap aset digital yang terus berkembang.

Produk baru tersebut akan hadir dalam dua ukuran kontrak untuk masing-masing aset. AVAX futures akan memiliki ukuran 5.000 token dan versi mikro 500 token, sedangkan SUI futures akan tersedia dalam ukuran 50.000 token dan mikro 5.000 token.

Ekspansi produk kripto teregulasi

CME menempatkan peluncuran ini sebagai bagian dari strategi yang menekankan efisiensi modal, manajemen risiko, dan akses institusional. Permintaan terhadap produk kripto yang diperdagangkan di bursa masih tumbuh, dan data internal CME menunjukkan aktivitas yang ikut menguat.

Pada Maret, rata-rata volume harian di kompleks kripto CME naik 19% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai nosional rata-rata yang diperdagangkan per hari juga mendekati $8 miliar, menunjukkan pasar masih memberi ruang besar bagi instrumen derivatif yang diawasi regulator.

Respons terhadap meningkatnya minat institusi

Giovanni Vicioso, kepala divisi kripto CME, mengatakan kontrak baru ini dirancang untuk memberi klien lebih banyak pilihan, fleksibilitas, dan efisiensi modal dalam penawaran derivatif kripto yang teregulasi. Pernyataan itu sejalan dengan arah pasar yang makin mencari produk dengan struktur jelas dan akses yang lebih luas.

Di sisi lain, pelaku pasar juga melihat peluncuran ini sebagai tanda bahwa pasar derivatif kripto memasuki fase pendewasaan. Isaac Cahana, CEO Plus500US, menilai permintaan aset digital tetap kuat dan menyebut tambahan derivatif untuk aset kripto berkapitalisasi tumbuh tinggi bisa memperluas akses pelanggan sekaligus meningkatkan efisiensi modal.

Mengapa Avalanche dan Sui menjadi sorotan

Avalanche dan Sui mewakili gelombang berikutnya dalam pasar aset digital, di luar nama-nama besar seperti Bitcoin dan Ethereum. Keduanya menarik perhatian karena ekosistem yang aktif, minat pengembang, dan narasi pertumbuhan yang masih kuat di tengah persaingan blockchain layer-1.

Berikut ringkasan kontrak yang akan tersedia:

Aset Ukuran kontrak standar Ukuran kontrak mikro
Avalanche (AVAX) 5.000 token 500 token
Sui (SUI) 50.000 token 5.000 token

Struktur kontrak seperti ini penting bagi investor institusional maupun trader aktif. Kontrak mikro biasanya memberi ruang masuk yang lebih kecil, sedangkan ukuran standar lebih cocok untuk eksposur yang lebih besar dan strategi lindung nilai.

Jadwal perdagangan yang makin fleksibel

CME juga menyebut pasar futures dan options kripto akan beralih ke perdagangan 24/7 mulai 29 Mei. Kebijakan ini dinilai relevan karena pasar aset digital bergerak tanpa henti, sehingga pelaku pasar membutuhkan akses yang lebih selaras dengan ritme perdagangan kripto global.

Perubahan jadwal itu dapat membantu investor merespons pergerakan harga secara lebih cepat. Bagi institusi, struktur perdagangan yang lebih fleksibel juga memudahkan pengelolaan risiko saat pasar mengalami volatilitas tinggi di luar jam perdagangan tradisional.

Posisi CME di pasar derivatif kripto

Peluncuran kontrak Avalanche dan Sui memperkuat posisi CME sebagai pemain utama dalam pasar derivatif kripto teregulasi. Proses ini menunjukkan bahwa minat terhadap produk kripto tidak lagi hanya tertuju pada aset terbesar, tetapi juga mulai merambah token yang dianggap memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi.

Saat ini, Avalanche diperdagangkan di $9.44 per token, sementara Sui berada di $0.97 per token. Di saat yang sama, saham CME Group tercatat di $310.58 per saham, mencerminkan bagaimana perusahaan terus memperluas bisnis di tengah meningkatnya adopsi instrumen kripto yang sesuai aturan.

Terbaru