WhatsApp ternyata menyimpan banyak format tulisan yang bisa dipakai langsung tanpa aplikasi tambahan. Fitur ini membuat chat lebih tegas, lebih rapi, dan lebih mudah dibaca, terutama saat perlu menonjolkan kata penting atau menyusun daftar di grup.
Format yang tersedia tidak hanya bold dan italic, tetapi juga tulisan tercoret, monospace, quote block, bullet points, hingga daftar bernomor. Di WhatsApp versi terbaru, ada pula dukungan quote bertingkat dan shortcut keyboard untuk pengguna Web atau desktop.
Bold, miring, dan coret jadi format dasar
Untuk membuat tulisan tebal, pengguna cukup menambahkan simbol bintang (*) di awal dan akhir kata atau kalimat. Format ini sering dipakai untuk menekankan bagian penting agar langsung terlihat saat pesan dibuka.
Tulisan miring memakai simbol underscore (_) di awal dan akhir teks. Sementara itu, tulisan tercoret menggunakan simbol tilde (~) di awal dan akhir kata.
Ketiga format itu juga bisa digabungkan dalam satu kata atau kalimat. Contoh kombinasi yang didukung antara lain bold dan italic, bold dan strikethrough, serta italic dan strikethrough.
Font berbeda bisa dibuat dari karakter khusus
WhatsApp juga mendukung format monospace, yaitu tampilan font bergaya mesin ketik. Untuk menggunakannya, pengguna perlu menambahkan tiga simbol backtick () di awal dan akhir teks.
Format monospace biasanya dipakai untuk kode, catatan, atau teks khusus agar tampil berbeda dari chat biasa. Ada juga format highlight chat yang memakai satu backtick (`) di awal dan akhir tulisan untuk menyoroti kata atau kalimat pendek.
Quote block membantu menonjolkan kutipan
Fitur quote block berguna untuk meng-highlight kutipan atau membalas poin tertentu dalam percakapan. Caranya sederhana, yakni menambahkan tanda angle bracket (>) lalu spasi sebelum kalimat.
WhatsApp versi terbaru juga mendukung quote bertingkat. Contohnya, satu kutipan bisa diikuti kutipan lain dalam format berlapis untuk percakapan yang lebih terstruktur.
Daftar pesan jadi lebih rapi
Pengguna bisa membuat bullet points agar isi chat lebih mudah dibaca. Format ini memakai simbol bintang (*) atau tanda hubung (-), lalu diberi spasi sebelum kalimat.
WhatsApp juga mendukung daftar bernomor untuk urutan yang lebih jelas. Fitur ini berguna saat menulis langkah kerja, jadwal, atau daftar belanja di grup.
Tulisan terbalik butuh aplikasi tambahan
Berbeda dari format lain, tulisan terbalik tidak bisa dibuat langsung di WhatsApp. Pengguna perlu bantuan aplikasi tambahan seperti Upside Down untuk mengubah teks terlebih dahulu.
Langkahnya dimulai dengan memasang aplikasi tersebut, lalu memasukkan kata atau kalimat, menyalin hasil yang muncul otomatis, dan menempelkannya ke chat WhatsApp. Cara ini dipakai ketika pengguna ingin memberi sentuhan berbeda pada pesan yang dikirim.
Shortcut untuk WhatsApp Web dan desktop
Pengguna WhatsApp Web atau desktop juga bisa memakai pintasan keyboard untuk beberapa format. Shortcut yang tersedia adalah Ctrl + B untuk bold, Ctrl + I untuk italic, dan Alt + Shift + 5 untuk strikethrough.
Semua format tulisan di WhatsApp hanya berlaku dalam satu paragraf. Jika ingin memakai format yang sama di paragraf lain, simbolnya harus ditambahkan kembali agar tampilan tetap sesuai.
Source: www.cnbcindonesia.com






