Pangsa pasar ChatGPT kini tidak lagi sekokoh sebelumnya. Untuk pertama kalinya, layanan yang sempat menjadi wajah utama chatbot AI itu turun di bawah 50 persen, sementara pengguna mulai ramai beralih ke Gemini milik Google dan Claude dari Anthropic.
Perubahan ini menunjukkan pasar AI percakapan sudah memasuki fase baru. Pengguna kini punya lebih banyak pilihan dengan karakter berbeda, dari layanan yang lebih cepat, lebih akurat, hingga yang menawarkan akses lebih murah atau bebas biaya.
ChatGPT sempat melesat sebagai nama paling dikenal di dunia AI percakapan. Layanan besutan OpenAI itu dipakai luas oleh pelajar, pekerja profesional, hingga pengembang karena mampu menjawab pertanyaan, menyusun teks, dan membantu banyak tugas harian.
Persaingan makin ketat
Pergeseran pengguna terjadi di tengah persaingan yang makin keras. Banyak perusahaan teknologi besar dan pengembang independen kini menghadirkan chatbot dengan keunggulan masing-masing.
Sebagian layanan diklaim lebih akurat, sebagian lain lebih cepat memproses permintaan. Ada juga produk yang dirancang khusus untuk pendidikan, bisnis, atau penulisan kreatif.
Tekanan terhadap ChatGPT juga datang dari kekhawatiran soal data, privasi, dan batasan fitur. Sebagian pengguna menilai platform lain lebih fleksibel dan lebih transparan dalam mengelola data pribadi.
Inovasi dari para pesaing ikut mempercepat pergeseran itu. Banyak layanan baru tidak hanya meniru fungsi dasar ChatGPT, tetapi juga menambahkan integrasi aplikasi yang lebih baik, dukungan bahasa yang lebih luas, serta kemampuan memproses gambar dan suara.
Angka pengguna masih besar, tetapi pangsanya tergerus
Sensor Tower mencatat ChatGPT tetap memiliki basis yang besar dengan 1,1 miliar pengguna bulanan per Februari 2026. Di periode yang sama, Gemini mencapai 662 juta pengguna bulanan dan Claude berada di angka 245 juta.
Namun, dominasi ChatGPT terus menipis. Pada Januari, pangsanya masih 50 persen, lalu turun menjadi 46,4 persen pada akhir Mei.
Di saat yang sama, Gemini naik menjadi 27,7 persen pasar. Data itu memperlihatkan bahwa pertumbuhan pesaing tidak lagi sekadar mengejar, tetapi mulai merebut ruang yang sebelumnya dikuasai ChatGPT.
Penggunaan AI juga melonjak tajam
Perubahan perilaku pengguna tidak hanya terlihat dari pergeseran aplikasi favorit. Pada paruh pertama 2026, jumlah unduhan aplikasi AI di seluruh dunia mendekati 2,3 miliar.
Belanja pengguna untuk aplikasi AI juga meningkat tajam. Sensor Tower mencatat pengeluaran mencapai US$ 4,2 miliar pada periode itu, naik dari US$ 1,83 miliar pada paruh pertama 2025.
Waktu pakai ikut melonjak. Pengguna di seluruh dunia diperkirakan menghabiskan 36 miliar jam pada paruh pertama 2026, hampir dua kali lipat dari 17,2 miliar jam pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pesaing datang dari banyak arah
Persaingan besar di pasar AI percakapan bermula tak lama setelah ChatGPT melejit. Microsoft meluncurkan Copilot pada awal 2023, dengan integrasi ke mesin pencari dan aplikasi Office.
Google kemudian merilis Gemini untuk bersaing langsung. Layanan ini disebut unggul dalam pemrosesan gambar, video, dan informasi terkini.
Anthropic juga hadir dengan Claude, yang dikenal mampu menangani dokumen sangat panjang dan lebih aman untuk penggunaan bisnis. Di sisi lain, perusahaan teknologi China ikut memperkuat pasar dengan berbagai alternatif.
Baidu merilis Wenxin Yiyan atau Ernie Bot pada awal 2023, disusul Alibaba lewat Tongyi Qianwen dan Zhipu AI dengan ChatGLM. Layanan-layanan itu dikenal karena kemampuan bahasa dan pendekatan open source.
Nama baru juga terus bermunculan pada 2024-2025. DeepSeek dikenal kuat dalam pemrograman dan logika dengan biaya murah, sementara Qwen dari Alibaba dinilai setara bahkan lebih unggul dalam beberapa tes dibandingkan layanan Barat.
Kimi juga ikut mencuri perhatian karena kemampuan membaca dan menganalisis berkas besar. ByteDance pun masuk lewat Doubao di China, yang memakai nama Dola untuk pasar internasional.
Meski dominasi ChatGPT mulai tergerus, posisi layanan itu belum hilang dari peta persaingan. Basis pengguna yang besar masih membuatnya menjadi salah satu pemain utama di industri AI yang kini bergerak jauh lebih cepat dan semakin ramai pilihan.
Source: www.cnbcindonesia.com






