Framework Naikkan Harga PC Desktop Karena Kekurangan Memory, Simak Penjelasannya

Krisis pasokan memori global memaksa Framework, produsen PC modular yang dikenal dengan konsep upgradable pada setiap komponen, untuk menaikkan harga desktop terbaru mereka. Perubahan harga ini merupakan imbas langsung dari lonjakan biaya memori LPDDR5x dari para pemasok, sebuah situasi yang berdampak besar pada seluruh industri perangkat keras komputer.

Framework mengumumkan penyesuaian harga ini dilakukan karena perusahaan tidak mungkin lagi menahan beban kenaikan biaya pasokan memori. Melalui keterangan resmi, Framework menyatakan, "Kami menahan harga selama mungkin, namun saat ini harus memperbarui harga Framework Desktop untuk menyesuaikan kenaikan besar pada harga LPDDR5x dari pemasok kami." Pernyataan ini menegaskan bahwa kenaikan harga murni akibat tekanan biaya pada rantai pasokan memori.

Detail Kenaikan Harga pada Framework Desktop

Kenaikan harga yang diberlakukan cukup bervariasi tergantung kapasitas memori pada model desktop yang dijual. Berdasarkan data resmi, berikut penyesuaian harga baru untuk Framework Desktop:

  1. Model 32GB RAM: dari $1,099 menjadi $1,139.
  2. Model 64GB RAM: dari $1,599 menjadi $1,639.
  3. Model 128GB RAM: dari $1,999 melonjak drastis ke $2,459.

Penyesuaian juga berlaku untuk motherboard-only yang dipasarkan Framework. Model 32GB dan 64GB mengalami kenaikan sebesar $40. Namun, lonjakan terbesar terjadi pada edisi 128GB dengan kenaikan $460. Framework menegaskan, penyesuaian ini dilakukan "hanya cukup untuk menutupi kenaikan biaya," sehingga meningkatkan transparansi perusahaan kepada konsumen.

Kebijakan untuk Konsumen Lama dan Imbas pada Pre-order

Framework juga memastikan mereka tetap menghormati harga lama untuk pelanggan yang telah melakukan pre-order sebelum harga baru diberlakukan. Kebijakan ini menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan di tengah kondisi pasar yang tidak menentu. Pelanggan yang telah melakukan pemesanan sebelum perubahan diumumkan tetap mendapatkan produk dengan harga sebelum kenaikan.

Krisis Memori Bukan Hanya Masalah Sementara

Kenaikan harga desktop Framework kali ini bukan peristiwa terisolasi. Sebelumnya, Framework telah menaikkan harga modul RAM DDR5 untuk lini laptop sebesar 50%. CEO Framework, Nirav Patel, dalam blog perusahaan bahkan memperingatkan bahwa kekurangan pasokan memori diproyeksikan memburuk dalam beberapa tahun ke depan. "Dari hasil pertemuan kami dengan pemasok dan distributor di CES, tahun ini dan mungkin tahun-tahun mendatang akan menjadi tantangan berat bagi konsumen," ungkap Patel.

Seiring prediksi tersebut, eksekutif dari Micron sebagai salah satu pemasok memori utama dunia juga memperkirakan krisis pasokan akan berlanjut hingga beberapa tahun ke depan. Kondisi ini diperkirakan lebih berat bagi merek-merek kecil, sebab perusahaan besar dapat menimbun pasokan untuk menghadapi fluktuasi harga. IDC melalui analis Jitesh Ubrani mewanti-wanti, "Tingkat keparahan kekurangan memori ini meningkatkan risiko merek-merek kecil tidak dapat bertahan."

Dampak Lebih Luas bagi Konsumen dan Industri PC

Kondisi pasar memori global saat ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi konsumen yang menginginkan PC dengan performa tinggi sekaligus fleksibilitas upgrade di masa mendatang. Selain harga yang meningkat, pasokan produk dengan spesifikasi terbaik juga semakin terbatas.

Bagi industri, krisis memori ini menambah tekanan dalam rantai pasok sekaligus menguji kapabilitas bisnis untuk tetap kompetitif di tengah biaya produksi yang naik tajam. Kenaikan harga DIY kit dan produk modular seperti Framework memperlihatkan bahwa kemampuan beradaptasi dengan volatilitas pasar menjadi faktor kunci bertahan di industri teknologi.

Framework tetap berkomitmen memberikan transparansi terkait penyesuaian harga yang terjadi. Informasi terkini terkait stok dan harga resmi selalu diperbarui melalui kanal resmi mereka. Bagi konsumen yang mempertimbangkan pembelian desktop modular, faktor harga memori kini menjadi pertimbangan utama di tengah dinamika pasar hardware global.

Terkait