Iran kembali melancarkan serangan ke pangkalan udara Amerika Serikat di Al-Azraq, Yordania, dengan menggunakan rudal balistik Kheibar Shekan. Rudal berbahan bakar padat ini menjadi perhatian karena memiliki hulu ledak yang dapat bermanuver serta disebut mampu melaju hingga Mach 3 saat mendekati sasaran.
Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menyatakan serangan tersebut berlangsung pada Kamis dini hari WIB. Dalam pernyataannya, IRGC menyebut aksi itu sebagai balasan atas serangan AS yang dikaitkan dengan evakuasi anak penderita kanker di Ahvaz dan serangan pada Maret yang disebut menewaskan 168 anak di sebuah sekolah di Minab.
IRGC mengatakan pasukannya menargetkan landasan penyimpanan jet tempur AS serta pusat komando dan kendali Amerika yang baru di Asia Barat. Pernyataan itu juga menyebut fasilitas tersebut berada di sebuah pangkalan besar di Al-Azraq, Yordania.
Dalam pesan yang ditujukan kepada masyarakat Yordania, IRGC mendesak agar wilayah negara itu tidak digunakan untuk “kejahatan terhadap anak-anak”. Klaim mengenai sasaran dan dampak serangan tersebut berasal dari pernyataan IRGC.
Rudal Jarak Menengah dengan Bahan Bakar Padat
Kheibar Shekan merupakan salah satu rudal balistik jarak menengah milik Iran yang diperkenalkan pada 2022. Rudal ini termasuk generasi ketiga dengan bahan bakar padat, sebuah karakteristik yang mendukung kesiapan peluncuran dibanding sistem yang perlu pengisian bahan bakar sebelum digunakan.
Panjang rudal ini mencapai 11,4 meter dengan daya jelajah hingga 1.450 kilometer. Jangkauan tersebut membuat Kheibar Shekan menjadi salah satu aset penting dalam program rudal Iran.
| Aspek | Detail Kheibar Shekan |
|---|---|
| Jenis | Rudal balistik jarak menengah |
| Tahun diperkenalkan | 2022 |
| Panjang | 11,4 meter |
| Daya jelajah | Hingga 1.450 kilometer |
| Bobot hulu ledak | Sekitar 550 kilogram |
| Kecepatan saat mendekati target | Mach 2 hingga Mach 3 |
Menurut laporan CNN Indonesia, kemampuan pemandu satelit dan hulu ledak yang dapat bermanuver menjadi dua unsur yang dikaitkan dengan tingkat akurasi rudal tersebut. Kombinasi itu juga disebut sebagai salah satu pencapaian teknologi paling signifikan dalam program Rudal Balistik Iran.
Peluncur Fleksibel Jadi Keunggulan Utama
Keunggulan lain Kheibar Shekan terletak pada fleksibilitas peluncurannya. Karena ukurannya relatif ringkas, rudal ini disebut dapat ditembakkan dari berbagai jenis peluncur.
Euronews, seperti dikutip CNN Indonesia, melaporkan sejumlah keterangan yang menyebut rudal tersebut bahkan dapat diluncurkan dari kendaraan komersial biasa, termasuk truk sipil. Kemungkinan penggunaan kendaraan semacam itu dinilai dapat menyulitkan pendeteksian dan penghancuran rudal sebelum peluncuran.
Hulu ledak berdaya ledak tinggi pada Kheibar Shekan memiliki bobot sekitar 550 kilogram. Media pemerintah Iran menyebut rudal ini dapat mencapai kecepatan Mach 2 hingga Mach 3 ketika memasuki fase mendekati target.
Kecepatan tersebut disebut membuat Kheibar Shekan sulit dicegat, termasuk oleh sistem pertahanan udara canggih seperti Patriot buatan AS atau David’s Sling milik Israel. Namun, penilaian mengenai kemampuan pencegatan itu merupakan bagian dari klaim yang beredar terkait performa rudal tersebut.
Dirancang Angkatan Udara IRGC
Rudal ini dirancang oleh ilmuwan dari Angkatan Udara IRGC. Kheibar Shekan diresmikan pada 2022 oleh Jenderal Mohammad Bagheri, yang saat itu menjabat Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran.
Kheibar Shekan dilaporkan pertama kali digunakan dalam operasi “Sadiq Promise 1” dan “Sadiq Promise 2” pada April serta Oktober 2024. Dalam dua operasi itu, Iran disebut meluncurkan sekitar 180 rudal ke arah Israel sebagai respons atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan komandan IRGC Abbas Nilforoushan.
Penggunaan Kheibar Shekan dalam serangan ke Al-Azraq kembali menyoroti peran rudal ini dalam kemampuan serang jarak menengah Iran. Dengan jangkauan jauh, hulu ledak bermanuver, dan opsi peluncur yang beragam, rudal ini menjadi salah satu sistem yang paling diperhatikan dalam eskalasi kawasan.
Source: www.cnnindonesia.com






