Prince of Persia: Sands of Time Remake kembali menjadi sorotan setelah harapan penggemar untuk perilisan dalam waktu dekat pupus. Informasi terbaru dari leaker terpercaya menunjukkan proyek ini masih jauh dari kata selesai. Setelah sempat beredar prediksi tanggal rilis, pernyataan resmi belum juga muncul dari pihak Ubisoft.
Ubisoft pertama kali mengumumkan rencana remake Prince of Persia: Sands of Time pada 2020. Sejak saat itu, proses pengembangan proyek ini mengalami berbagai hambatan. Banyak penggemar berharap judul tersebut bisa segera hadir, terutama setelah rilisan awal game aslinya di 2003 mampu memikat pecinta game puzzle platformer di seluruh dunia.
Rilis Diragukan, Game Masih Membutuhkan Perbaikan
Leaker ternama NateTheHate2 merespons pertanyaan penggemar melalui media sosial mengenai status game ini. Ia mengatakan, “Nothing new to share. It’ll be released when it’s ready. Game still has work to be done.” Pernyataan ini sekaligus menepis harapan akan peluncuran dekat setelah sebelumnya sempat beredar rumor perilisan pada pertengahan Januari.
Pernyataan tersebut juga selaras dengan informasi yang pernah ia bagikan sebelumnya, di mana ia tidak memperkirakan game ini akan muncul di ajang The Game Awards. Sampai kini, belum ada konfirmasi kabar terbaru dari Ubisoft selain komitmen merilis remake ini ketika sudah benar-benar siap.
Rekam Jejak Rumor dan Penundaan Proyek
Insider Gaming sempat melaporkan adanya dokumen internal yang menunjukkan kemungkinan pemasaran dimulai akhir 2025. Target peluncuran pada pertengahan Januari 2026 juga sempat beredar, namun sampai hari yang dijanjikan berlalu tanpa pengumuman resmi. Isu mengenai aktivitas pada domain resmi game juga sempat menimbulkan spekulasi, namun tidak ada tindak lanjut berarti dari pihak Ubisoft.
Ubisoft Montreal mengambil alih pengembangan setelah rilis trailer pertama mendapat respons negatif. Perusahaan pun memutuskan untuk menunda peluncuran dan fokus pada perbaikan kualitas.
Kondisi Keuangan Ubisoft dan Tantangan Lain
Di tengah upaya merampungkan remake Prince of Persia: Sands of Time, Ubisoft menghadapi tantangan finansial yang tidak kecil. Langkah pemutusan hubungan kerja di beberapa studio, seperti Halifax dan Abu Dhabi, menjadi gejala dari adanya masalah internal. Meski Assassin’s Creed: Shadows mencatat penjualan yang kuat, hal ini belum mampu menutupi kekhawatiran terkait masa depan perusahaan.
Ubisoft kini dinilai harus lebih hati-hati dalam merilis proyek besar agar tidak menambah deretan kegagalan. Remake ini diprediksi akan menjalani kampanye pemasaran lebih panjang demi mengubah pandangan skeptis para pemain yang kurang puas dengan materi promosi sebelumnya.
Respons Penggemar dan Masa Depan Franchise
Penggemar yang telah menanti selama bertahun-tahun merespons kabar terbaru dengan beragam reaksi. Sebagian masih optimis jika penundaan berarti game akan hadir dengan kualitas maksimal. Namun, tak sedikit yang mulai ragu terhadap kesiapan studio menyelesaikan proyek hingga tahap rilis.
Berikut beberapa fakta utama perkembangan remake Prince of Persia: Sands of Time menurut sumber-sumber terpercaya:
- Trailer perdana mendapat reaksi negatif pada 2020, memicu pengalihan proyek ke Ubisoft Montreal.
- Jadwal rilis sebelumnya selalu tertunda, kini hanya ditetapkan target rilis pada 2026.
- Marketing kemungkinan baru aktif pada akhir 2025.
- Leaker utama menyatakan game masih butuh perbaikan signifikan sebelum siap rilis.
- Tekanan internal di Ubisoft memperburuk ketidakpastian jadwal peluncuran.
Sampai saat ini, Ubisoft menegaskan tidak akan terburu-buru merilis game sebelum benar-benar siap. Langkah ini diyakini demi menjaga nama besar franchise Prince of Persia sekaligus menghindari potensi kerugian akibat peluncuran game yang belum sempurna. Meskipun penggemar akhirnya harus lebih sabar, keputusan ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan waralaba legendaris begitu remake akhirnya meluncur sesuai harapan pasar global.
