Adang Haedaroh Bongkar 5 Tips Mobile Legends Untuk Pemula, Konsistensi Jadi Penentu

Author: Qoo Media

Mobile Legends masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu game mobile paling populer di Indonesia. Di tengah persaingan yang semakin ketat, pemain pemula tidak cukup hanya mengandalkan refleks cepat, tetapi juga perlu memahami strategi dasar dan kebiasaan bermain yang lebih disiplin.

Kreator gaming Adang Haedaroh, yang dikenal lewat nama panggung Dank Lynxie, membagikan lima tips bermain Mobile Legends untuk pemula. Ia menekankan bahwa konsistensi menjadi kunci utama agar kemampuan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Fokus pada beberapa hero lebih efektif

Adang menilai banyak pemula terlalu cepat berpindah dari satu hero ke hero lain. Menurut dia, cara itu justru membuat pemain sulit memahami karakter permainan secara mendalam.

Ia menyarankan pemain memilih dua atau tiga hero utama sesuai role yang paling nyaman digunakan. Dengan begitu, pemain bisa lebih cepat menguasai timing, posisi, dan kombinasi skill saat bertanding.

Mini map tidak boleh diabaikan

Tips lain yang dianggap penting adalah membiasakan diri melihat mini map. Adang menyebut informasi dari map sangat membantu pemain membaca situasi pertandingan dengan lebih baik.

Melalui mini map, pemain bisa mengetahui pergerakan lawan, menghindari ganking, dan menentukan waktu yang tepat untuk membantu rekan satu tim. Ia menilai kebiasaan ini sering membedakan pemain pemula dengan pemain yang lebih berpengalaman.

Kerja sama tim lebih penting daripada statistik pribadi

Sebagai permainan berbasis tim, Mobile Legends menuntut koordinasi yang baik antarpemain. Adang mengingatkan bahwa mengejar kill saja tidak cukup jika objektif utama diabaikan.

Ia menekankan pentingnya fokus pada Turtle, Lord, dan turret karena tiga hal itu sering menentukan hasil pertandingan. “Kadang pemain terlalu fokus cari kill. Padahal yang menentukan kemenangan itu objektif dan kerja sama tim,” ujarnya.

Belajar dari kekalahan bisa mempercepat perkembangan

Adang juga mendorong pemain untuk mengevaluasi permainan setelah pertandingan selesai. Kekalahan, menurut dia, bisa menjadi sumber pelajaran yang penting jika disikapi dengan tepat.

Evaluasi bisa dimulai dari kesalahan positioning, keputusan yang kurang tepat, hingga momen hilangnya momentum tim. Ia menegaskan bahwa pemain sebaiknya tidak langsung menyalahkan rekan setim, melainkan melihat apa yang masih bisa diperbaiki dari permainan sendiri.

Konsistensi disebut sebagai kunci utama

Dari seluruh tips yang dibagikan, Adang menempatkan konsistensi sebagai hal paling penting. Ia menilai banyak pemain berhenti berkembang karena mudah bosan atau cepat frustrasi saat mengalami kekalahan beruntun.

Menurut dia, kemampuan bermain tidak meningkat dalam waktu singkat, melainkan lewat latihan yang terus dilakukan. “Dulu saya juga memulai dari nol. Tidak langsung jago. Yang penting tetap latihan, tetap belajar, dan nikmati prosesnya,” kata Adang.

Adang, kelahiran Kuningan pada 27 Juni 1998, telah lama menekuni dunia gaming dan kini aktif membagikan gameplay melalui akun TikTok @adang.haedaroh yang diikuti puluhan ribu pengguna. Melalui konten yang ia bagikan, Adang ingin menunjukkan bahwa dunia gaming bukan hanya soal menang, tetapi juga tentang belajar strategi, membangun relasi, dan berkembang secara konsisten.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru