Badan Antariksa Eropa (ESA) baru-baru ini merilis video time-lapse yang menampilkan proses penggelaran roket Artemis II menuju platform peluncuran. Video singkat ini memperlihatkan perjalanan roket raksasa Space Launch System (SLS) yang dikembangkan NASA, menempuh jarak sekitar 6,5 kilometer dari Gedung Perakitan Kendaraan ke Launchpad 39B.
Artemis II merupakan misi luar angkasa paling ambisius saat ini yang melibatkan kerjasama erat antara NASA dan ESA. Misi ini akan mengirimkan empat astronot dalam penerbangan sekitar bulan selama 10 hari, menandai penerbangan manusia pertama ke luar angkasa dalam lebih dari 50 tahun.
Peran ESA dan European Service Module
ESA tidak hanya berkontribusi gambar video menakjubkan ini tetapi juga memasok komponen penting, yakni European Service Module (ESM). Modul ini berada tepat di bawah wahana awak Orion dan berfungsi sebagai sumber utama listrik, air, udara, serta pendorong roket selama perjalanan ke Bulan. Logo ESA pun terpampang jelas pada wahana tersebut, menegaskan kolaborasi internasional dalam program Artemis.
Detail Rollout yang Memukau
Proses penggelaran roket diabadikan mulai dari dalam Vehicle Assembly Building (VAB), sebuah gedung raksasa setinggi 160 meter dengan volume sekitar 3,7 juta meter kubik. Gedung ini termasuk salah satu bangunan terbesar di dunia, memberikan kesan skala yang sangat besar sehingga roket SLS tampak kecil meskipun ukurannya memang sangat besar.
Roket dipindahkan menggunakan crawler-transporter, kendaraan raksasa yang bergerak dengan kecepatan maksimal hanya 1,6 km/jam. Meskipun gerakannya sangat lambat bahkan dapat dilewati pejalan kaki, time-lapse video ini mempercepat durasi sekitar 12 jam perjalanan menjadi hanya 90 detik, sehingga memudahkan pemirsa melihat setiap detail perpindahan.
Persiapan Menuju Peluncuran
Setibanya roket di Launchpad 39B, tim misi mulai tahap persiapan peluncuran yang semakin intensif. Artemis II dijadwalkan melakukan uji coba peluncuran pada Februari dengan target keberangkatan pada April. Jika semua uji berjalan lancar, peluncuran ini akan menjadi tonggak sejarah dalam eksplorasi luar angkasa manusia.
Setelah Orion terlepas dari roket, European Service Module mengambil alih kendali sistem vital selama penerbangan. Fase ini sangat krusial karena modul berfungsi menjaga kehidupan dan memelihara kemampuan navigasi selama misi ke Bulan.
Fakta Penting Tentang Artemis II dan SLS
- Misi Artemis II mengangkut empat astronot dalam penerbangan bebas menuju Bulan.
- European Service Module adalah komponen utama yang disediakan oleh ESA.
- Vehicle Assembly Building memiliki tinggi 160 meter dan volume 3,7 juta meter kubik.
- Crawler-transporter bergerak dengan kecepatan maksimal 1,6 km/jam.
- Rute penggelaran roket sepanjang 6,5 kilometer dari VAB ke Launchpad 39B.
- Jadwal peluncuran awal diperkirakan pada bulan April.
Video time-lapse ESA ini memberikan gambaran nyata tentang skala dan kompleksitas operasi peluncuran Artemis II. Publik dapat mengikuti perkembangan misi ini secara live streaming yang telah tersedia di kanal YouTube NASA dan ESA. Kolaborasi ini memperlihatkan sinergi kuat antara lembaga antariksa global dalam menjajaki kembali perjalanan manusia ke Bulan.





