Relawan BRI Peduli Bersih-bersih Sekolah di Aceh Tamiang Dukung Pemulihan Pascabencana

Author: Qoo Media

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemulihan pascabencana di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Sebanyak 70 relawan dari BRI Peduli terjun langsung ke SD Negeri Tugu Upah, Kecamatan Bendahara, untuk melakukan kegiatan bersih-bersih sekolah yang terdampak bencana. Kegiatan ini bertujuan memulihkan fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berjalan kembali dengan aman dan nyaman.

Relawan mengerjakan berbagai tugas mulai dari memindahkan puing-puing yang tidak terpakai ke area khusus, hingga membersihkan serta mengelola area yang masih lumpur. Langkah ini diambil untuk mencegah lumpur masuk kembali ke ruang kelas saat musim hujan datang. Tim juga menata ruang kelas agar dapat digunakan sementara oleh para siswa dan guru, sehingga aktivitas belajar tidak terhenti.

Upaya Bersih-bersih Sekolah

  1. Memindahkan material puing yang tidak terpakai ke lokasi yang tidak menghalangi aktivitas belajar.
  2. Membersihkan area lumpur agar ruang kelas bebas dari potensi banjir saat hujan.
  3. Menata ruangan kelas guna mendukung aktivitas pembelajaran sementara.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan kegiatan ini sebagai wujud solidaritas dan kepedulian BRI terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa inisiatif ini fokus membantu komunitas sekolah yang mengalami kerusakan fasilitas, agar lingkungan belajar kembali kondusif. Selain menyalurkan bantuan secara langsung, BRI juga hadir memberikan pendampingan dan dukungan sosial selama proses pemulihan berjalan.

Lebih lanjut, BRI berencana menjadikan SD Negeri Tugu Upah sebagai bagian dari program berkelanjutan bernama “Ini Sekolahku”. Program ini bertujuan memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di wilayah pedalaman dan perbatasan dengan pendekatan yang terintegrasi. Dukungan yang diberikan diharapkan tidak hanya bersifat temporer, melainkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dalam jangka panjang.

BRI juga mengupayakan pendirian Posko Bencana di berbagai titik untuk mengoptimalkan pemberian layanan yang mencakup bantuan sosial, medis, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. Hingga saat ini, program kemanusiaan BRI Group telah melaksanakan lebih dari 40 aksi tanggap darurat di wilayah Sumatera dengan 10 posko aktif. Bantuan yang disalurkan meliputi:

  1. 6.500 paket makanan siap santap.
  2. 85.000 paket sembako.
  3. 950 paket survival kit.
  4. Logistik hunian sementara seperti tenda, kasur, dan selimut.
  5. 33 truk pengangkut air bersih.
  6. 4.850 paket obat-obatan.
  7. 7.000 unit peralatan kebersihan.
  8. Lima unit perahu karet untuk jangkauan wilayah banjir.

Menurut Dhanny, selain menyalurkan bantuan material, BRI mengupayakan agar masyarakat peroleh pendampingan dan layanan yang dibutuhkan selama pemulihan kebencanaan berlangsung. Hal ini penting untuk menciptakan pemulihan yang berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa datang.

Upaya BRI Peduli ini sudah memberikan manfaat bagi lebih dari 100.250 jiwa di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera. Program-program yang berjalan juga bersinergi dengan upaya pemerintah dan berbagai pihak untuk mendukung proses pemulihan sosial ekonomi daerah terdampak. Kegiatan bersih-bersih di SD Negeri Tugu Upah merupakan salah satu bentuk nyatanya bantuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.

Dengan langkah-langkah terstruktur seperti ini, diharapkan proses belajar mengajar di wilayah pascabencana dapat berlangsung dengan kondusif dan memotivasi para pelajar untuk terus semangat menggapai prestasi. BRI pun terus konsisten menjalankan program kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial korporasi, guna memperkuat ketahanan dan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Terbaru