GMK G3 Pro Mini PC Entry-Level: RAM Besar Tapi Prosesor Tertinggal Zaman, Performa Kurang Maksimal

GMKtec baru saja merilis mini PC entry-level terbaru mereka, yaitu GMK G3 Pro, yang menggunakan prosesor Intel Core i3-10110U. Prosesor ini berasal dari seri Comet Lake yang dirilis sekitar tujuh tahun lalu dan hanya memiliki dua inti dengan empat thread. Walaupun terbilang tua, prosesor ini masih mampu menangani tugas ringan seperti menjelajah web, mengedit dokumen, dan memutar media secara dasar.

Namun, di zaman sekarang, performa prosesor ini terasa sudah kurang maksimal. Intel UHD 620 sebagai pengolah grafis terintegrasi yang dipakai pada G3 Pro tidak dapat bersaing dengan GPU terintegrasi modern. Meskipun demikian, GPU ini masih cukup digunakan untuk kebutuhan pemutaran video standar dan kegiatan grafis sehari-hari yang tidak menuntut performa tinggi.

Dukungan Memori dan Penyimpanan yang Fleksibel

Salah satu keunggulan utama GMK G3 Pro adalah kemampuannya mendukung memori DDR4 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Ini memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengguna yang ingin upgrade kapasitas RAM untuk kebutuhan multitasking atau aplikasi yang membutuhkan memori besar.

Untuk penyimpanan, perangkat ini menyediakan dua slot M.2 yang masing-masing dapat menampung SSD hingga 4TB. Jadi, total kapasitas penyimpanan mencapai 8TB, sebuah angka yang sangat besar untuk ukuran mini PC. GMK juga menawarkan konfigurasi prasetel, yakni opsi 8GB RAM dengan SSD 256GB atau 16GB RAM dengan SSD 512GB, agar pengguna dapat memilih sesuai kebutuhan dan budget.

Konektivitas dan Dimensi yang Ringkas

Mini PC ini memiliki sejumlah port yang cukup lengkap, antara lain empat port USB 3.2 Type-A, dua port HDMI, satu port Ethernet 2.5G, serta jack audio 3.5mm. Dukungan Bluetooth 5.2 dan WiFi 6 membuat koneksi nirkabel dapat berjalan lebih cepat dan stabil. Dengan dimensi hanya 114x106x42,5mm, G3 Pro sangat cocok untuk ruang kerja yang terbatas atau bagi pengguna yang menginginkan perangkat mudah dipindahkan.

Performa dan Harga: Antara Kelemahan dan Nilai Tawar

Meskipun RAM dan penyimpanan bisa sangat besar, prosesor yang digunakan membuat G3 Pro kurang menarik bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi. Aktivitas berat seperti pengeditan video, gaming modern, atau penggunaan workstation profesional sebaiknya tidak menggunakan mini PC ini. Kombinasi prosesor lama dan standar grafis yang terbatas membuatnya tidak mampu bersaing di kelas performa tinggi.

Harga perangkat ini sekitar $130 untuk versi barebone di pasar China, dengan kemungkinan harga naik pada versi yang sudah dilengkapi RAM dan SSD. Jika dibandingkan dengan model lain di harga yang hampir sama, G3 Pro terasa agak mahal dan kurang memberikan nilai lebih secara keseluruhan. Contohnya, GMK G3 Plus dengan prosesor Intel N150, RAM 8GB, dan SSD 256GB dijual sekitar $126 saat diskon, sudah termasuk memori dan penyimpanan yang bisa langsung digunakan tanpa tambahan.

Demikian pula, Kamrui GK3 Plus dengan prosesor Intel N95, RAM 16GB, dan SSD 512GB menawarkan performa ganda dari G3 Pro dalam hal RAM serta kapasitas SSD yang besar, dengan harga sekitar $132 setelah kupon. Pilihan tersebut memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna yang membutuhkan mini PC dengan kemampuan siap pakai dan performa memadai.

Pilihan bagi Pengguna Mini PC

GMK G3 Pro tampaknya lebih cocok bagi pengguna yang mencari perangkat kompak dengan opsi upgrade memori dan penyimpanan besar tetapi tidak memprioritaskan kecepatan prosesor atau performa grafis tinggi. Mini PC ini bisa menjadi pilihan untuk penggunaan ringan sehari-hari yang fokus pada kapasitas penyimpanan dan opsi kustomisasi hardware.

Namun, bagi pengguna yang menginginkan perangkat yang kuat langsung dari kotak atau untuk menjalankan aplikasi yang menuntut tenaga besar, G3 Pro mungkin bukan pilihan terbaik. Pasar saat ini menyediakan beberapa alternatif mini PC dengan prosesor dan konfigurasi memori yang lebih modern serta harga kompetitif, yang layak dipertimbangkan sebelum memutuskan pembelian.

Terkait