YouTuber bernama Xtr3m3z melakukan eksperimen unik untuk membuktikan apakah PlayStation 5 (PS5) dapat dimainkan menggunakan TV Boombox CRT dari era 1980-an. TV jenis ini tergolong jadul dan tidak dilengkapi port HDMI, yang secara umum dibutuhkan untuk menghubungkan PS5 ke perangkat layar.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Xtr3m3z memanfaatkan dua converter. Pertama, kabel HDMI dari PS5 dihubungkan ke converter HDMI ke AV. Kemudian, sinyal AV (RCA) tersebut diteruskan ke converter AV ke RF. Kabel RF terakhir disambungkan ke konektor TV Boombox. Langkah ini memungkinkan sinyal video dari PS5 bisa diterima oleh TV jadul tersebut.
Setelah perangkat terkoneksi, Xtr3m3z menghidupkan TV Boombox dan PS5 lalu mengatur tombol pada TV agar dapat menerima sinyal. Tidak lama kemudian, tampilan menu PS5 terlihat di layar CRT tersebut. Hal ini membuktikan bahwa meskipun TV tersebut tidak mendukung HDMI, PS5 tetap bisa menampilkan gambar asalkan konversi sinyal dilakukan dengan benar.
Eksperimen ini mendapat banyak perhatian dan komentar dari pengguna internet, terutama mereka yang pernah menggunakan TV Boombox pada masa lampau. Selain menjadi hiburan, eksperimen ini juga menunjukkan kreativitas dalam menggabungkan teknologi modern dengan perangkat lawas.
Berikut langkah yang dilakukan Xtr3m3z untuk menyambungkan PS5 ke TV Boombox CRT secara detail:
1. Sambungkan kabel HDMI dari PS5 ke converter HDMI to AV.
2. Hubungkan kabel AV (RCA) dari converter pertama ke converter AV to RF.
3. Sambungkan kabel RF dari converter kedua ke konektor RF TV Boombox.
4. Nyalakan PS5 dan TV, lalu atur tuner TV agar menerima sinyal input dari RF.
Eksperimen tersebut memberikan gambaran bagaimana perangkat teknologi lama masih dapat digunakan dengan adaptasi tambahan. Ini juga menimbulkan diskusi menarik mengenai kompatibilitas perangkat modern dengan fitur atau standar lama yang berbeda jauh. Namun perlu diperhatikan, kualitas gambar di TV CRT kemungkinan tidak akan setajam layar modern, dan penggunaan converter dapat mempengaruhi responsivitas dan kualitas visual game.
Dengan kreativitas seperti ini, penggemar teknologi bisa mengeksplorasi berbagai cara unik memadukan alat lama dan baru. Eksperimen ini juga mengingatkan kita bahwa gadget zaman dulu tetap memiliki nilai historis dan bisa diintegrasikan dalam penggunaan masa kini dengan teknik sederhana.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id





