Activision telah mengumumkan bahwa Call of Duty: Warzone Mobile akan resmi dihentikan dan servernya akan dimatikan pada tanggal 17 April 2026. Setelah tanggal tersebut, permainan ini tidak lagi dapat diakses atau dimainkan oleh pengguna. Penghentian layanan ini merupakan langkah akhir setelah perubahan layanan yang sebelumnya sudah diberitahukan oleh pihak pengembang.
Sejak Mei 2025, Call of Duty: Warzone Mobile sudah tidak tersedia lagi di Google Play dan App Store, sehingga pemain baru tidak dapat mengunduh atau menginstal ulang game tersebut dari toko aplikasi resmi. Sebagai tambahan, pembelian dengan uang asli juga dihentikan sejak 19 Mei 2025. Pemain yang masih memiliki game ini di perangkat mereka dapat menggunakan sisa COD Points hingga tanggal penutupan server. Namun, setelah server ditutup, COD Points yang tidak terpakai tidak akan dikembalikan atau mendapat refund.
Status Akun Pemain Setelah Penutupan
Ada perbedaan penting terkait akses akun pemain setelah penutupan server Call of Duty: Warzone Mobile. Akun tamu (guest accounts) yang digunakan hanya untuk bermain Warzone Mobile tidak akan dapat diakses lagi setelah server dimatikan. Sementara itu, akun Activision yang terhubung dengan game tersebut masih tetap ada dan dapat digunakan untuk layanan atau judul game lain milik Activision yang membutuhkan akun.
Penghentian Pembelian dan Penggunaan COD Points
Berikut ini beberapa poin utama terkait pembelian dan penggunaan mata uang dalam game:
- Transaksi pembelian menggunakan uang asli sudah dihentikan sejak Mei 2025.
- Pemain dapat menggunakan COD Points yang tersisa dalam game sampai tanggal 17 April 2026.
- COD Points yang tidak terpakai setelah penutupan server tidak akan dikembalikan.
- Refund atas konten yang pernah dibeli tidak akan diberikan oleh Activision.
Alternatif Resmi dari Activision
Sebagai pengganti Warzone Mobile, Activision mengarahkan para pengguna ponsel ke Call of Duty: Mobile. Game ini masih aktif menjalankan pembaruan musiman dengan berbagai mode permainan seperti Battle Royale, Multiplayer, Zombies, dan mode ekstraksi yang terus mendapatkan pembaruan.
Call of Duty: Mobile sudah dikenal lebih stabil dan memiliki komunitas yang aktif sehingga dipercaya menjadi opsi terbaik untuk para pemain yang ingin tetap merasakan pengalaman Call of Duty di platform mobile.
Kebijakan penghentian Warzone Mobile ini menunjukkan bagaimana pengembang harus mengambil keputusan berdasarkan dinamika pasar dan performa game. Penutupan platform game mobile juga bukan hal yang jarang terjadi, terutama saat fitur, biaya operasional, atau basis pemain tidak lagi memenuhi target yang diharapkan.
Decisi ini tentu memberikan dampak bagi komunitas Warzone Mobile yang sudah terbiasa dengan game ini. Namun, dengan adanya Call of Duty: Mobile sebagai opsi lanjutan, pemain masih memiliki ruang untuk menikmati gameplay serupa dengan dukungan pengembangan yang terus berlanjut.
Informasi terkait penghentian Warzone Mobile dapat dicek secara resmi melalui situs Activision serta pengumuman terbaru dari toko aplikasi masing-masing platform. Pemain disarankan untuk menggunakan sisa COD Points atau memindahkan fokus ke Call of Duty: Mobile agar pengalaman bermain mereka tetap berlanjut.
Dengan penutupan yang telah dijadwalkan, langkah selanjutnya bagi para pemain adalah mempersiapkan diri untuk migrasi ke platform lain dan memanfaatkan periode transisi yang masih tersedia sebelum server Warzone Mobile resmi dimatikan.







