Samsung Galaxy S26 Ultra semakin menarik perhatian menjelang peluncuran resminya. Perangkat flagship ini telah menjalani serangkaian uji benchmark yang memamerkan performa CPU dan GPU-nya sebelum resmi diperkenalkan ke publik.
Hasil pengujian tersebut menjadi bahan diskusi karena menampilkan dua sisi berbeda dari performa ponsel andalan Samsung ini. Pengguna dan penggemar teknologi kini mendapat gambaran awal mengenai kemampuan seri terbaru Galaxy S26 Ultra.
Performa CPU Mencapai Nilai Signifikan di Benchmark
Samsung Galaxy S26 Ultra mengusung prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan prime core hingga 4,74 GHz. Pada pengujian Geekbench 6, perangkat ini mencatatkan skor single-core sebesar 3,648 dan multi-core sebesar 10,898. Nilai tersebut dikategorikan rata-rata jika dibandingkan dengan perangkat lain yang menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Berdasarkan data dari hasil tes, sejumlah pihak menganggap skor ini berada di level sedang untuk kelas flagship. Performa CPU tampaknya tidak melampaui ekspektasi, mengingat frekuensi prime core S26 Ultra lebih tinggi dari versi standar chipset yang hanya 4,61 GHz.
Namun, situasi berbeda terlihat dari skor di benchmark lain seperti AnTuTu. Galaxy S26 Ultra mencatat skor CPU sebesar 1,094,797, menjadikannya salah satu perangkat terkuat pada grafik performa AnTuTu, hanya kalah dari RedMagic 11 Pro dengan skor 1,193,279.
Performa GPU Tunjukkan Hasil yang Beragam
Pada pengujian GPU menggunakan 3DMark Wildlife Extreme stress test, S26 Ultra memperoleh skor peak loop 6,489. Skor ini masih kalah dibandingkan mayoritas perangkat lain yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Walaupun demikian, saat diuji pada AnTuTu, skor GPU Galaxy S26 Ultra mencapai 1,447,696. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan perangkat Android manapun di chart performa AnTuTu, memposisikan S26 Ultra sebagai pemuncak dalam urusan grafis pada platform ini.
Peringkat Performa AnTuTu:
- RedMagic 11 Pro: 1,193,279 (CPU)
- Galaxy S26 Ultra: 1,094,797 (CPU, posisi kedua)
- Galaxy S26 Ultra: 1,447,696 (GPU, posisi pertama di Android)
Analisis Performa dan Implikasinya untuk Pengguna
Dua hasil uji benchmark di atas menunjukkan bahwa Galaxy S26 Ultra menawarkan performa yang berbeda tergantung pada konteks pengujian. Geekbench 6 merefleksikan kemampuan komputasi tunggal dan multi-core yang biasa digunakan untuk daya kerja aplikasi sehari-hari. Sementara, AnTuTu menilai performa secara keseluruhan, termasuk CPU dan GPU serta faktor lain seperti memori dan UX.
Kinerja GPU yang menonjol pada AnTuTu menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan ponsel untuk gaming, editing video, atau aplikasi berat lainnya. Meski performa CPU di Geekbench dikategorikan rata-rata, dominasi di skor grafis dapat memberikan pengalaman visual dan kecepatan render yang lebih baik.
Catatan Penting sebelum Peluncuran Resmi
Galaxy S26 Ultra akan dirilis bersamaan dengan Galaxy S26 dan S26+. Pengujian performa ini dilakukan berdasarkan perangkat prarilis, sehingga hasil akhir bisa saja berubah pada unit resmi di pasar.
Perangkat ini diharapkan menawarkan kombinasi kecepatan tinggi dan efisiensi berkat chipset generasi terbaru. Data yang telah dipublikasikan oleh sumber-sumber terpercaya juga memberikan cerminan seberapa jauh Samsung mendorong batas inovasi melalui optimalisasi hardware dan software pada flagship terbarunya.
Calon pengguna smartphone flagship yang berfokus pada performa gaming dan grafis kini punya alasan lebih untuk melirik Galaxy S26 Ultra. Dengan skor benchmark yang tinggi, terutama di sektor GPU menurut AnTuTu, Galaxy S26 Ultra menjadi salah satu kandidat terdepan di jajaran ponsel Android tertangguh yang segera meluncur ke pasar.
Source: www.notebookcheck.net






