Salah satu fitur unggulan yang membuat Gemini semakin diminati adalah Scheduled Actions. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengatur dan menjalankan berbagai tugas secara otomatis melalui asisten AI di perangkat Android. Banyak pengguna memilih Gemini karena kemampuannya dalam membantu rutinitas, seperti membuat ringkasan berita harian yang dikirim menjelang tidur atau menjadwalkan pengingat penting.
Selama ini, ada jurang perbedaan antara pengalaman menggunakan Scheduled Actions di aplikasi Gemini pada Android dan di web browser. Pada versi aplikasi, pengguna hanya mampu membuat aksi terjadwal melalui perintah teks atau prompt sehingga membatasi fleksibilitas. Sebaliknya, versi web sudah menawarkan antarmuka (UI) khusus sehingga pembuatan scheduled actions terasa lebih intuitif dan mudah.
Perubahan Besar di Antarmuka Scheduled Actions
Berdasarkan temuan terbaru dari APK Google versi 17.8.59.sa.arm64, Google mulai menghadirkan pembaruan penting pada aplikasi Gemini di Android. Kini, pengguna dapat memanfaatkan UI baru untuk membuat scheduled actions langsung dari aplikasi, tanpa harus mengandalkan perintah tekstual.
Pada layar Scheduled Actions yang diperbarui, terdapat ikon “+” di kanan atas. Setelah mengetuk ikon tersebut, aplikasi menampilkan lembar bawah (bottom sheet) di mana pengguna dapat:
- Memberikan nama untuk aksi yang akan dijadwalkan.
- Mengisi deskripsi terkait tugas yang diinginkan.
- Menetapkan jadwal waktu pelaksanaan aksi secara spesifik.
Perubahan desain ini memberikan kemudahan layaknya yang dinikmati pengguna di versi web. Kini, pengalaman membuat scheduled actions pada aplikasi dan web menjadi seragam.
Perbandingan UI Lama dan Baru
Pengguna lama mungkin mengenali bahwa sebelumnya, Scheduled Actions pada aplikasi hanya menampilkan daftar aksi yang sudah dibuat tanpa opsi untuk menambah secara langsung. Segala proses harus dilakukan lewat perintah, yang tentu membutuhkan pemahaman format prompt yang tepat.
Berbeda dengan UI baru yang menonjolkan kemudahan akses. Proses pembuatan maupun pengaturan aksi sudah didukung visualisasi yang jelas sehingga pengguna pemula dapat langsung memahami fungsi-fungsinya. Langkah sederhana cukup tekan ikon tambah, lalu isi formulir digital untuk proses penjadwalan.
Keterbatasan dan Fitur Lanjutan
Walaupun pembaruan ini meningkatkan kemudahan pembuatan aksi, masih ditemukan keterbatasan dalam fitur lanjutan. Menurut laporan Android Authority, fitur untuk mengedit aksi yang sudah dijadwalkan sebenarnya tengah dikembangkan namun belum tersedia pada perilisan saat ini. Pengguna hanya diberikan opsi untuk menunda sementara (pause) atau menghapus aksi terjadwal.
Tim pengembang Google masih berupaya menambah kapabilitas lebih lanjut, agar pada akhirnya pengguna dapat melakukan seluruh manajemen scheduled actions langsung melalui aplikasi tanpa perlu beralih ke web.
Perbedaan Fitur Gemeni Web dan Android (Tabel Sederhana)
| Fitur | Gemini Web | Gemini Android (Baru) |
|---|---|---|
| Buat aksi terjadwal | Melalui UI khusus | Melalui UI baru di aplikasi |
| Edit aksi terjadwal | Bisa edit langsung | Belum tersedia |
| Hapus/pause aksi | Ya | Ya |
| Sistem prompt teks | Opsional | Sebelumnya wajib |
Jangkauan dan Perkembangan Kedepan
Pembaruan fitur Scheduled Actions pada Gemini Android dirancang untuk memperkecil hambatan penggunaan, khususnya bagi pengguna mobile. Dengan integrasi UI yang lebih ramah, Google berupaya mendongkrak produktivitas sekaligus memberi rasa konsistensi antara berbagai platform.
Rilis fitur ini belum diumumkan tanggal pastinya. Namun, berdasarkan temuan kode aplikasi, besar kemungkinan Google akan segera menggulirkan pembaruan agar dapat dinikmati lebih banyak pengguna Android.
Meningkatnya aksesibilitas dan interaksi di Gemini diharapkan mampu membawa asisten AI ini menjadi solusi otomasi harian, bukan hanya di desktop tapi juga di perangkat genggam. Pengguna Android kini tidak perlu khawatir ketinggalan fitur utama yang telah lebih dulu hadir di versi web.
