One UI 9 Ubah Samsung Browser, Multitasking Banyak Halaman Tak Lagi Merepotkan

Samsung tampaknya sedang menyiapkan peningkatan penting untuk aplikasi browser bawaannya di One UI 9. Fitur baru ini berpotensi memudahkan pengguna saat membuka banyak halaman web tanpa harus terus berpindah tab dalam satu jendela.

Laporan hands-on dari SammyGuru yang dikutip Android Authority menunjukkan bahwa Samsung Browser dapat mendukung beberapa jendela browser sekaligus. Jika fitur ini dirilis luas, pengguna bisa menjalankan sesi penjelajahan yang terpisah dalam waktu bersamaan.

Perubahan ini menarik karena aplikasi yang sebelumnya dikenal sebagai Samsung Internet kini disebut Samsung Browser. Pergantian nama itu terlihat di saat Samsung juga mulai menambahkan fungsi yang lebih dekat dengan kebutuhan multitasking modern di ponsel dan perangkat layar besar.

Fitur multi-window jadi sorotan

Menurut laporan tersebut, dukungan multi-window muncul pada build Samsung Browser yang terkait dengan One UI 9. Mekanismenya bukan sekadar menumpuk tab, melainkan membuka lebih dari satu jendela browser secara paralel.

Artinya, satu jendela bisa dipakai untuk membaca artikel, sementara jendela lain digunakan untuk mencari referensi atau memantau halaman belanja. Pola ini dinilai lebih efisien dibanding harus bolak-balik membuka daftar tab yang sangat banyak.

Android Authority mencatat fitur itu sudah didemonstrasikan pada dua perangkat berbeda. Uji coba dilakukan di Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy S21 FE, sehingga ada indikasi fitur ini tidak eksklusif untuk ponsel lipat.

Temuan itu penting karena perangkat lipat memang paling sering dikaitkan dengan multitasking tingkat lanjut. Namun kemunculan fitur yang sama di Galaxy S21 FE memberi sinyal bahwa Samsung mungkin ingin membawanya ke lebih banyak kategori perangkat.

Pada layar yang lebih besar, manfaatnya terlihat jelas karena dua sesi browsing bisa dipertahankan berdampingan. Untuk ponsel biasa, fungsi ini juga tetap relevan saat pengguna ingin memisahkan konteks kerja, hiburan, dan pencarian informasi.

Apa manfaatnya bagi pengguna

Selama ini, banyak pengguna mengandalkan tab dalam jumlah besar untuk menyimpan beberapa halaman sekaligus. Cara itu praktis, tetapi sering membuat navigasi lambat saat tab sudah terlalu banyak dan sulit dikenali.

Dengan sistem beberapa jendela, organisasi halaman bisa menjadi lebih rapi. Pengguna dapat memisahkan kebutuhan dalam kelompok yang berbeda tanpa mencampur semuanya ke dalam satu deretan tab.

Berikut manfaat yang paling mungkin dirasakan pengguna:

  1. Navigasi lebih cepat antar kelompok halaman.
  2. Sesi kerja dan pribadi bisa dipisahkan lebih jelas.
  3. Aktivitas riset menjadi lebih mudah di layar besar.
  4. Perpindahan konteks tidak selalu bergantung pada daftar tab.

Bagi pengguna tablet atau perangkat foldable, pendekatan ini juga cocok dengan kemampuan split-screen Android. Browser dengan banyak jendela dapat melengkapi pola pemakaian produktif yang sudah lama menjadi nilai jual ekosistem Galaxy.

Ada fitur lain yang ikut terungkap

Build Samsung Browser yang sama juga memunculkan perubahan lain. Fitur Ask AI, yang sebelumnya sudah sempat terlihat, kini diberi label beta.

Label itu menandakan fitur tersebut belum final dan masih mungkin berubah sebelum rilis stabil. Dalam praktik industri perangkat lunak, penandaan beta biasanya berarti Samsung masih menguji stabilitas, akurasi, atau pengalaman penggunaan secara umum.

Selain itu, penggalian pada pengaturan debug aplikasi menemukan toggle tersembunyi bertuliskan “Enable Cross Device Resume.” Menurut laporan Android Authority, opsi ini belum menunjukkan fungsi aktif untuk saat ini.

Meski belum dapat dipakai, nama fitur itu memunculkan spekulasi soal kelanjutan aktivitas browser lintas perangkat. Jika benar dikembangkan, fitur semacam ini bisa memungkinkan halaman atau sesi browsing dilanjutkan dari perangkat Galaxy lain dengan lebih mulus.

Masih menunggu One UI 9

Karena build browser ini terikat ke One UI 9, ketersediaannya kemungkinan baru akan datang bersamaan dengan pembaruan sistem utama berikutnya. Itu berarti pengguna umum masih perlu menunggu sampai Samsung memulai distribusi versi One UI tersebut.

Situasinya juga belum final karena fitur dalam versi uji kerap berubah sebelum peluncuran resmi. Samsung bisa menyempurnakan tampilan, membatasi dukungan perangkat tertentu, atau bahkan menunda beberapa fungsi sebelum update dilepas ke publik.

Meski begitu, arah pengembangannya cukup jelas. Samsung terlihat ingin menjadikan browser bawaannya lebih relevan di era ponsel besar, perangkat lipat, dan penggunaan multitasking yang semakin intens.

Jika fitur multi-window ini dipertahankan hingga rilis final, Samsung Browser bisa menjadi salah satu aplikasi bawaan yang paling meningkat fungsinya di One UI 9. Bagi pengguna yang sering membuka banyak halaman sekaligus, perubahan ini berpotensi menghemat waktu dan membuat pengelolaan sesi web terasa jauh lebih praktis.

Source: www.androidauthority.com

Terkait