Windows 11 KB5077181 Bikin C Drive Terkunci di Sejumlah PC Samsung, Microsoft Ungkap Biangnya

Microsoft mengonfirmasi adanya masalah yang memengaruhi sebagian PC Samsung setelah pembaruan keamanan Windows 11 KB5077181 dan pembaruan setelahnya. Dampaknya cukup serius karena pada perangkat tertentu, pengguna tidak bisa mengakses drive C: dan melihat pesan error “C:\ is not accessible – Access denied”.

Gangguan ini membuat file sulit dibuka dan sebagian aplikasi gagal dijalankan. Dalam beberapa kasus, pengguna juga tidak bisa menjalankan tindakan administratif, menaikkan hak akses, menghapus pembaruan, atau mengumpulkan log karena kegagalan izin sistem.

Perangkat Samsung yang terdampak

Berdasarkan halaman Windows release health milik Microsoft, masalah ini teramati pada sebagian model Samsung Galaxy Book 4 dan desktop Samsung. Sistem yang terdampak menjalankan Windows 11 versi 24H2 dan 25H2.

Microsoft mencantumkan beberapa model yang masuk daftar terdampak. Daftar itu penting bagi pengguna yang ingin memastikan apakah perangkatnya berisiko mengalami gangguan serupa.

  1. NP750XGJ
  2. NP750XGL
  3. NP754XGJ
  4. NP754XFG
  5. NP754XGK
  6. DM500SGA
  7. DM500TDA
  8. DM500TGA
  9. DM501SGA

Masalah ini muncul saat pengguna melakukan aktivitas yang tergolong biasa. Contohnya membuka file, menjalankan aplikasi, atau melakukan tindakan yang memerlukan izin administrator.

Bukan murni bug Windows Update

Poin yang paling menonjol dari penjelasan Microsoft adalah sumber masalahnya. Perusahaan menyatakan gejala tersebut bukan disebabkan langsung oleh paket pembaruan bulanan Windows, meski laporan awal muncul berdekatan dengan jadwal Patch Tuesday.

Microsoft mengatakan investigasi bersama Samsung menemukan akar masalah ada pada aplikasi Samsung Galaxy Connect. Dengan kata lain, update Windows menjadi konteks waktu munculnya gangguan, tetapi bukan penyebab utama yang ditetapkan oleh Microsoft.

Keterangan ini penting karena KB5077181 memang menjadi pembaruan yang terpasang pada sistem terdampak. Update kumulatif itu berlaku untuk Windows 11 24H2 dan 25H2, lalu gejala yang sama juga bisa terlihat setelah pembaruan lanjutan.

Secara praktis, pengguna tetap merasakan masalah setelah memasang update tersebut. Namun secara teknis, Microsoft menegaskan sumber gangguan berasal dari perangkat lunak Samsung, bukan dari komponen inti Windows Update itu sendiri.

Gejala yang dilaporkan pada sistem terdampak

Microsoft menjelaskan bahwa masalah akses drive C: bisa menghambat banyak fungsi dasar di PC. Karena drive sistem tidak dapat diakses dengan benar, efeknya dapat meluas ke proses kerja harian.

Berikut gejala yang dilaporkan Microsoft pada perangkat yang terdampak:

Gejala Dampak
Pesan “C:\ is not accessible – Access denied” Drive sistem tidak bisa diakses normal
File gagal dibuka Aktivitas kerja terganggu
Aplikasi tidak bisa dijalankan Program tertentu gagal launch
Gagal elevasi hak akses Tugas admin tidak bisa dilakukan
Tidak bisa uninstall update Opsi pemulihan terbatas
Gagal mengumpulkan log Proses diagnosis menjadi sulit

Gejala seperti ini biasanya membuat pengguna menduga ada kerusakan pada Windows atau izin akun. Namun dalam kasus ini, Microsoft sudah mengarahkan perhatian pada aplikasi pendamping dari Samsung.

Langkah mitigasi yang sudah diterapkan

Microsoft saat ini menandai masalah tersebut dengan status “Mitigated”. Artinya, langkah untuk mencegah penyebaran lebih lanjut sudah diterapkan, meski pemulihan penuh untuk perangkat yang telanjur terdampak belum sepenuhnya tersedia.

Sebagai bagian dari mitigasi, aplikasi Samsung Galaxy Connect yang terdampak sementara dihapus dari Microsoft Store. Tujuannya untuk mencegah instalasi tambahan yang berpotensi memicu masalah pada perangkat lain.

Microsoft juga menyebut Samsung telah menerbitkan ulang versi lama aplikasi yang dinilai stabil. Langkah ini dimaksudkan agar gangguan serupa tidak meluas ke lebih banyak perangkat Samsung yang kompatibel.

Untuk PC yang sudah terlanjur mengalami error, opsi penanganan masih terbatas. Microsoft menyatakan Samsung masih mengevaluasi pendekatan remediasi bersama tim dukungan Microsoft.

Yang perlu dilakukan pengguna Samsung

Pengguna yang memakai model dalam daftar terdampak perlu mengecek apakah perangkat menjalankan Windows 11 24H2 atau 25H2. Jika muncul pesan akses ditolak pada drive C:, pengguna disarankan tidak terburu-buru menganggap update Windows sebagai satu-satunya penyebab.

Langkah yang paling relevan saat ini adalah memeriksa keberadaan Samsung Galaxy Connect dan memantau pembaruan resmi dari Samsung. Microsoft secara eksplisit menyarankan pengguna yang sudah terdampak untuk menghubungi kanal dukungan Samsung guna memperoleh bantuan yang sesuai dengan model perangkat.

Bagi pengguna umum, pendekatan paling aman adalah mengandalkan panduan resmi vendor dan Microsoft. Ini penting karena kasus menyangkut izin sistem dan drive utama, sehingga tindakan coba-coba justru bisa memperumit pemulihan.

Microsoft membuka entri masalah ini di halaman release health pada pertengahan Maret, lalu memperbaruinya sehari setelahnya. Sampai ada petunjuk perbaikan yang lebih spesifik, dukungan Samsung menjadi rujukan utama bagi pemilik Galaxy Book 4 dan desktop Samsung yang kehilangan akses ke drive C: setelah instalasi KB5077181 atau pembaruan setelahnya.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait

Back to top button