Boeing 737-800 tetap menjadi pesawat favorit di pasar global meski produksinya sudah dihentikan sejak beberapa tahun lalu. Pada tahun 2026, harga pasar pesawat ini masih berkisar fantastis antara US$15 juta hingga US$30 juta per unit. Jika dikonversi menggunakan kurs sekitar Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar AS, nilai tersebut setara dengan Rp250 miliar hingga Rp500 miliar.
Nilai jual pesawat bekas ini sangat bergantung pada usia dan kondisi teknisnya. Pesawat produksi akhir 2010-an yang terawat baik biasanya dihargai di kisaran Rp400 miliar hingga Rp500 miliar. Sebaliknya, unit yang lebih tua atau yang sudah mendekati jadwal perawatan besar bisa berada di harga Rp250 miliar sampai Rp300 miliar.
Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan harga saat masih baru. Ketika pertama kali dijual oleh Boeing, harga daftar 737-800 mencapai sekitar US$106 juta atau lebih dari Rp1,7 triliun. Namun, diskon besar dalam pembelian membuat harga transaksi maskapai biasanya lebih rendah. Kini seluruh transaksi 737-800 berfokus pada pasar pesawat bekas karena telah digantikan oleh generasi Boeing 737 MAX.
Valuasi pesawat di pasar bekas sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
Usia dan Tingkat Penggunaan
Pesawat yang lebih muda dan memiliki siklus penerbangan lebih sedikit cenderung memiliki harga lebih tinggi.Status Perawatan
Pesawat yang baru melewati jadwal perawatan besar bernilai lebih mahal karena siap terbang tanpa biaya tambahan.Kondisi Mesin
Boeing 737-800 menggunakan mesin CFM56-7B yang overhaul-nya mahal. Mesin yang baru diservis meningkatkan nilai pesawat secara signifikan.Konfigurasi Kabin
Kapasitas dan jenis layout kabin memengaruhi peminat, terutama antara maskapai berbiaya rendah dan layanan penuh.- Status Sewa
Pesawat yang masih dalam kontrak leasing dengan maskapai stabil lebih menarik karena memberikan pendapatan langsung.
Pesawat ini tetap kompetitif meskipun muncul generasi baru yang lebih efisien secara bahan bakar. Harga beli 737-800 yang jauh lebih rendah menjadi daya tarik utama untuk maskapai di negara berkembang. Selain itu, ekosistem besar untuk suku cadang dan ketersediaan teknisi berpengalaman membuat operasionalnya tetap efisien dan andal.
Selain untuk penggunaan maskapai komersial, terdapat juga varian Boeing Business Jet (BBJ) berbasis 737-800 yang dikonfigurasi sebagai jet VIP. Unit bekas BBJ ini bisa bernilai hingga US$50 juta atau sekitar Rp840 miliar, tergantung pada kondisi interior dan jam terbangnya.
Pesawat Boeing 737-800 mempunyai posisi yang kuat di industri penerbangan global karena kombinasi harga terjangkau dan kinerja operasional yang terbukti handal. Walaupun telah beroperasi selama lebih dari dua dekade, pesawat ini masih menjadi aset penting dan terus diminati di pasar pesawat bekas internasional.







