Gemini Mulai Ambil Alih Tugas di Pixel 10, Setelah Debut Perdana di Galaxy S26

Google mulai menggulirkan fitur otomasi tugas Gemini ke lini Pixel 10. Fitur ini memungkinkan asisten AI menjalankan beberapa langkah di layar tanpa pengguna harus membuka aplikasi secara manual.

Kehadiran fitur tersebut menarik perhatian karena sebelumnya kemampuan serupa lebih dulu muncul di Samsung Galaxy S26 series. Kini, berdasarkan laporan Android Authority yang mengutip 9to5Google, distribusinya mulai terlihat pada perangkat Pixel 10.

Gemini di Pixel 10 kini bisa menjalankan tugas lintas aplikasi

Google sebelumnya mengumumkan bahwa fitur agentic atau otomasi layar ini akan hadir lewat Pixel Drop pada Maret. Laporan terbaru menyebutkan sebagian pengguna Pixel 10 kini sudah mulai melihat kemampuan itu aktif di perangkat mereka.

Menurut deskripsi fitur di aplikasi, Gemini dapat membantu menyelesaikan tugas seperti memesan makanan atau memesan transportasi. Hal itu berarti AI tidak hanya memberi saran, tetapi juga ikut menavigasi langkah-langkah yang biasanya dikerjakan pengguna di aplikasi.

Android Authority menulis bahwa fitur ini “akhirnya mulai digulirkan ke ponsel Pixel 10.” Sementara itu, 9to5Google membagikan tangkapan layar yang memperlihatkan proses otomatisasi tugas secara langsung di seri Pixel 10.

Apa yang bisa dilakukan fitur ini

Dari informasi yang dirujuk Android Authority, kemampuan Gemini di Pixel 10 saat ini mencakup beberapa skenario praktis. Google juga menuliskan fungsi itu di laman dukungannya.

Berikut contoh tugas yang disebut dapat dijalankan Gemini:

  1. Memesan makanan atau minuman.
  2. Memesan perjalanan atau ride booking.
  3. Memesan bahan makanan.
  4. Menambahkan belanjaan ke keranjang.

Dalam uji coba yang ditampilkan 9to5Google, Gemini terlihat membantu memesan minuman dan sandwich. Selama proses berlangsung, AI juga mengajukan pertanyaan lanjutan seperti lokasi pemesanan dan ukuran minuman.

Pola ini menunjukkan otomasi belum sepenuhnya berjalan tanpa interaksi. Gemini tetap meminta konfirmasi pada detail penting agar hasil pesanan sesuai kebutuhan pengguna.

Ada indikator proses dan opsi ambil alih

Google tampaknya mencoba menjaga proses tetap transparan. Saat otomasi berjalan, sistem menampilkan progress bar atau bilah kemajuan melalui notifikasi.

Fitur ini penting karena pengguna bisa memantau langkah yang sedang dikerjakan Gemini. Pendekatan tersebut juga mengurangi kesan bahwa AI bekerja sepenuhnya di belakang layar tanpa kontrol manusia.

Selain itu, Google menyediakan tombol Take control selama proses berlangsung. Tombol ini memungkinkan pengguna mengambil alih kapan pun jika ingin menyelesaikan langkah tertentu secara manual.

Langkah pengamanan lain juga tetap dipertahankan pada tahap akhir transaksi. Sesuai penjelasan Google sebelumnya, pengguna masih harus menyelesaikan checkout sendiri.

Kebijakan itu dinilai masuk akal untuk transaksi sensitif. Pengguna masih punya waktu meninjau ulang pesanan, mengubah detail, atau membatalkan proses sebelum pembayaran diselesaikan.

Ada catatan privasi yang perlu diperhatikan

Google juga menyertakan peringatan soal data yang diproses selama fitur digunakan. Menurut laman dukungan perusahaan, Gemini dapat mengambil tangkapan layar, yang diperkirakan merupakan layar yang tampil di jendela percakapan.

Informasi itu penting karena screenshot tersebut dapat dikirim ke reviewer. Dari sudut pandang penggunaan AI, catatan semacam ini menjadi aspek krusial karena menyangkut privasi dan transparansi pemrosesan data.

Bagi pengguna, manfaat praktis fitur ini memang besar. Namun, pemahaman soal alur data tetap perlu diperhatikan sebelum mengaktifkan dan menggunakannya untuk transaksi sehari-hari.

Belum tersedia luas di semua wilayah

Untuk saat ini, ketersediaan fitur masih terbatas. Android Authority menyebut fitur otomasi tugas Gemini di Pixel 10 hanya tersedia bagi pemilik perangkat di Amerika Serikat.

Artinya, pemilik Pixel 10 di Eropa, Asia, dan wilayah lain belum bisa menikmatinya untuk sekarang. Batasan regional ini membuat peluncuran masih terkesan sebagai rollout bertahap, bukan peluncuran global serentak.

Situasi serupa juga berlaku pada Samsung. Pemilik Galaxy S26 disebut bisa memakai fitur ini di Korea dan Amerika Serikat.

Perbandingan itu menunjukkan Google dan Samsung sama-sama mendorong model AI yang lebih agentic di ponsel premium. Fokusnya bukan lagi sekadar menjawab pertanyaan, melainkan membantu menuntaskan tindakan nyata di aplikasi.

Mengapa fitur ini penting untuk arah AI di ponsel

Otomasi tugas di layar menjadi salah satu langkah yang membedakan chatbot biasa dengan asisten digital yang benar-benar operasional. Jika berjalan stabil, pengguna dapat menghemat waktu untuk aktivitas rutin yang berulang.

Meski begitu, implementasi saat ini masih menjaga campur tangan manusia pada titik penting. Gemini bisa membantu menelusuri menu, memilih item, dan menyiapkan pesanan, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangan pengguna.

Model seperti ini memberi gambaran arah pengembangan AI mobile ke depan. Pada Pixel 10, Google tampaknya mulai memosisikan Gemini bukan hanya sebagai alat tanya jawab, melainkan sebagai asisten yang dapat mengeksekusi tugas secara bertahap dengan pengawasan pengguna.

Source: www.androidauthority.com

Berita Terkait

Back to top button