
Fitur pemanggil suara “Hey Plex” yang sempat diperkenalkan di Samsung Galaxy S26 dilaporkan mendadak hilang setelah pembaruan sistem terbaru. Sejumlah pengguna menyebut opsi itu tidak lagi muncul di menu pengaturan asisten suara, meski aplikasi Perplexity masih terpasang dan tetap bisa dipakai secara manual.
Laporan awal soal perubahan ini muncul dari pengguna Galaxy S26 Series yang menemukan bahwa asisten AI Perplexity tidak lagi dapat dipanggil secara hands-free. Android Headlines, seperti dikutip dari artikel referensi, menyebut keluhan itu mulai ramai setelah update sistem Februari pada perangkat flagship terbaru Samsung.
Fitur aktif, tetapi pemanggilan suara menghilang
Berdasarkan laporan yang beredar, yang hilang bukan aplikasi atau layanan Perplexity secara keseluruhan. Pengguna masih dapat membuka Perplexity lewat aplikasi, tombol samping perangkat, atau pengaturan asisten yang tersedia di sistem.
Masalah utamanya ada pada fitur wake word. Opsi “Hey Plex” yang sebelumnya dipakai untuk mengaktifkan asisten AI dengan suara kini tidak lagi terlihat di bagian voice assistant, bahkan ketika aplikasi Perplexity sudah terpasang dengan normal.
Situasi ini memicu kebingungan karena integrasi Perplexity sempat menjadi salah satu nilai jual baru di Galaxy S26. Pada saat peluncuran, Samsung menghadirkan Perplexity sebagai salah satu asisten digital yang berjalan berdampingan dengan Bixby dan Google Gemini.
Dengan skema itu, pengguna memiliki lebih banyak pilihan AI di dalam satu perangkat. Perplexity sendiri diposisikan sebagai asisten untuk pencarian informasi, menjawab pertanyaan, dan menjalankan perintah berbasis AI langsung dari smartphone.
Ada indikasi perubahan nama wake word
Spekulasi soal hilangnya “Hey Plex” ikut menguat setelah pernyataan CEO Perplexity, Aravind Srinivas, di platform X. Dalam tanggapan terhadap keluhan pengguna, ia sempat menyebut bahwa perusahaan sedang mengubah wake word dari “Hey Plex” menjadi “Hey Perplexity.”
Namun unggahan tersebut kemudian dihapus. Penghapusan itu membuat arah perubahan fitur menjadi belum jelas, karena belum ada penjelasan resmi yang benar-benar final dari Samsung maupun Perplexity.
Jika perubahan nama itu benar terjadi, ada kemungkinan Samsung dan Perplexity sedang menyesuaikan implementasi di sisi sistem. Pergantian wake word biasanya tidak sekadar soal nama, tetapi juga menyangkut model pendeteksi suara, konflik perintah, dan pengalaman pengguna.
Kenapa fitur ini bisa hilang?
Belum ada keterangan resmi yang merinci alasan pasti hilangnya fitur tersebut. Namun dari pola integrasi asisten digital di ponsel modern, ada beberapa kemungkinan yang dinilai masuk akal.
- Samsung sedang menyesuaikan integrasi Perplexity di One UI.
- Wake word lama dinilai kurang ideal dan sedang diganti ke frasa baru.
- Sistem perlu menghindari bentrok dengan Bixby atau Google Gemini.
- Fitur ditarik sementara untuk perbaikan stabilitas atau akurasi suara.
Kemungkinan terakhir cukup relevan karena Galaxy S26 membawa beberapa sistem AI sekaligus. Saat lebih dari satu asisten aktif dalam satu perangkat, risiko salah deteksi perintah suara memang meningkat.
Dalam banyak kasus, vendor perangkat memilih menonaktifkan sementara fungsi tertentu jika ada potensi konflik pengalaman pengguna. Langkah seperti itu biasanya dilakukan sampai pembaruan berikutnya siap dirilis secara lebih stabil.
Jejak promosi awal juga disebut menghilang
Perubahan ini makin menarik perhatian karena laporan lain menyebut Samsung telah menghapus pengumuman awal tentang “Hey Plex” dari halaman newsroom resminya. Pengecekan pada newsroom resmi Samsung Indonesia, sebagaimana disebut dalam artikel referensi, juga tidak menemukan artikel terkait fitur tersebut.
Hilangnya materi promosi kerap dibaca sebagai sinyal bahwa sebuah fitur sedang dievaluasi. Meski begitu, penghapusan halaman promosi belum otomatis berarti fitur dibatalkan permanen.
Dalam industri teknologi, perusahaan kerap merevisi materi pemasaran ketika ada perubahan implementasi produk. Hal itu bisa terjadi sebelum nama fitur baru diumumkan atau sebelum pembaruan perangkat lunak berikutnya diluncurkan.
Dampaknya bagi pengguna Galaxy S26
Bagi pengguna, hilangnya “Hey Plex” membuat pengalaman memakai Perplexity di Galaxy S26 menjadi kurang praktis. Fitur ini sebelumnya menarik karena memungkinkan akses cepat tanpa harus menyentuh layar atau membuka aplikasi lebih dulu.
Di sisi lain, layanan inti Perplexity belum sepenuhnya hilang dari perangkat. Pengguna masih dapat memanfaatkan AI tersebut untuk bertanya, mencari informasi, atau menjalankan fungsi tertentu dengan akses manual yang tetap tersedia.
Berikut kondisi fitur yang saat ini dilaporkan pengguna:
| Fitur | Status |
|---|---|
| Aplikasi Perplexity | Masih berfungsi |
| Akses lewat aplikasi | Tersedia |
| Akses lewat tombol samping | Tersedia |
| Opsi “Hey Plex” | Dilaporkan hilang |
| Pengaturan voice assistant terkait wake word | Tidak muncul |
Karena Galaxy S26 baru mulai tersedia di pasar global, perubahan ini menjadi sorotan besar. Pengguna yang membeli perangkat untuk mencoba integrasi AI terbaru kini menunggu kejelasan apakah “Hey Plex” hanya dinonaktifkan sementara, diganti menjadi “Hey Perplexity”, atau memang sedang disusun ulang agar bisa berjalan lebih selaras dengan Bixby dan Google Gemini.









