
Google menggulirkan pembaruan baru untuk Gemini di Google Home yang berfokus pada kecepatan dan efisiensi perintah suara. Salah satu perubahan utama yang paling menonjol adalah peningkatan respons perintah rumah pintar yang diklaim bisa hingga 40% lebih cepat.
Informasi ini berasal dari halaman bantuan Nest milik Google dan kemudian ikut disorot oleh 9to5Google. Pembaruan tersebut hadir tidak lama setelah Google lebih dulu merilis penyempurnaan interaksi Gemini di Google Home pada awal bulan.
Perintah suara jadi lebih sigap
Akselerasi hingga 40% pada perintah smart home menjadi kabar penting bagi pengguna speaker pintar, layar pintar, dan perangkat rumah terhubung lain dalam ekosistem Google. Respons yang lebih cepat berarti jeda antara perintah dan aksi perangkat menjadi lebih singkat, sebuah aspek yang sangat menentukan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Google juga menyebut ada peningkatan kinerja pada fitur terjemahan Gemini Live. Namun, perusahaan tidak memerinci angka peningkatannya seperti yang dilakukan pada perintah rumah pintar.
Selain lebih cepat, respons Gemini kini dibuat lebih ringkas. Google mengurangi kata-kata yang tidak perlu agar jawaban terasa lebih langsung dan efisien saat pengguna meminta informasi atau menjalankan tugas tertentu.
Perubahan ini terlihat kecil di atas kertas, tetapi dampaknya cukup relevan untuk pengalaman pemakaian di rumah. Pada perangkat berbasis suara, latensi dan jawaban yang terlalu panjang sering menjadi sumber friksi utama.
Akurasi informasi lokal ikut ditingkatkan
Google mengatakan informasi dan laporan lokal kini dibuat lebih akurat. Ini penting karena banyak interaksi di Google Home berkaitan dengan konteks lokasi, seperti cuaca, kondisi sekitar, atau informasi setempat yang dibutuhkan secara cepat.
Pembaruan ini juga memperkuat kemampuan Gemini dalam menangani permintaan yang lebih kompleks. Fokusnya terutama terlihat pada fitur alarm dan timer yang selama ini menjadi salah satu fungsi paling sering dipakai di perangkat rumah pintar.
Berikut beberapa kemampuan baru yang diumumkan Google melalui Nest Help:
- Pengguna bisa membuat alarm atau timer berdasarkan pengetahuan Gemini tentang dunia.
- Contohnya, pengguna dapat meminta alarm disetel untuk awal pertandingan tim tertentu.
- Pengguna kini bisa menanyakan waktu awal timer, bukan hanya sisa waktunya.
- Gemini dapat menjalankan beberapa perintah alarm dan timer dalam satu interaksi.
- Google juga memperbaiki alarm dan timer berulang.
- Fitur menunda alarm hingga waktu tertentu juga telah diperbaiki.
Contoh yang dibagikan Google menunjukkan arah pengembangan yang lebih kontekstual. Pengguna dapat memberi perintah seperti membatalkan timer lalu langsung membuat yang baru tanpa harus mengulang interaksi dari awal.
Kalender dan percakapan multi-langkah makin fleksibel
Di luar alarm dan timer, Google menambahkan peningkatan pada kalender. Pengguna kini bisa membuat beberapa acara kalender dengan detail yang sama, lalu meminta Gemini membuat salinan acara serupa untuk pekan berikutnya.
Fitur ini memperlihatkan bahwa Gemini di Google Home makin diarahkan untuk menangani percakapan lanjutan. Artinya, sistem tidak hanya merespons satu instruksi tunggal, tetapi juga memahami konteks dari permintaan sebelumnya.
Pendekatan semacam ini sejalan dengan tren asisten AI modern yang menitikberatkan interaksi alami. Dibanding asisten suara lama yang cenderung kaku, Gemini mulai bergerak ke model percakapan yang lebih adaptif.
Bahasa baru dan wilayah akses diperluas
Google juga memperluas dukungan bahasa dengan menambahkan Canadian French. Langkah ini menandakan perusahaan terus memperluas jangkauan Gemini for Home di luar pasar berbahasa Inggris.
Di sisi distribusi, program Early Access kini tersedia di lebih banyak negara. Wilayah baru yang ditambahkan mencakup Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Meksiko, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.
Sebelumnya, Early Access hanya tersedia di Australia, Kanada, Irlandia, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat. Ekspansi ini menunjukkan Google mulai membuka pengujian fitur lebih luas sebelum penyebaran yang lebih umum.
Perlu dicatat, Google menyebut banyak fitur baru ini hanya tersedia untuk pengguna Premium dan juga memerlukan Early Access. Karena itu, tidak semua pengguna Google Home akan langsung melihat seluruh peningkatan tersebut pada saat yang sama.
Apa dampaknya bagi pengguna Google Home
Bagi pengguna, pembaruan ini menyasar masalah yang paling terasa dalam penggunaan harian, yakni kecepatan, ketepatan, dan efisiensi. Saat perintah lampu, timer, alarm, atau rutinitas rumah dijalankan lebih cepat, pengalaman penggunaan asisten suara akan terasa lebih natural.
Jika perangkat yang digunakan memenuhi syarat, fitur-fitur baru ini akan mulai muncul di aplikasi Google Home. Kehadiran respons yang lebih singkat, akurasi lokal yang lebih baik, serta pemrosesan perintah yang lebih cepat memperlihatkan bahwa Google sedang memoles Gemini for Home agar lebih siap menjadi pusat kendali rumah pintar yang benar-benar praktis.
Source: www.androidpolice.com







