iPhone Fold Mundur ke Desember, Nama iPhone 18 Plus Muncul Saat Apple Ubah Ritme Rilis

Rumor terbaru menunjukkan iPhone Fold kemungkinan hadir lebih lambat dari perkiraan awal. Perangkat lipat pertama Apple itu disebut tidak lagi mengarah ke peluncuran pada September, melainkan mulai dikirim pada Desember.

Informasi ini menarik perhatian karena muncul bersama penyebutan model lain yang belum banyak dibahas, yakni iPhone 18 Plus. Nama itu mencuat dalam laporan yang sama, meski Apple sebelumnya disebut telah meninggalkan label “Plus” dan menggantinya dengan lini “Air”.

Jadwal iPhone Fold Disebut Mundur

Mengacu pada laporan MacRumors yang mengutip analis Apple, Tim Long, iPhone Fold atau yang juga disebut sebagian rumor sebagai iPhone Ultra diperkirakan mulai dikirim pada Desember. Prediksi ini berbeda dari laporan sebelumnya yang menyebut Apple akan memperkenalkannya pada September bersama seri iPhone 18.

Jika informasi tersebut akurat, Apple tampaknya kembali memakai strategi peluncuran bertahap. Pola serupa pernah terlihat saat iPhone 8 dan iPhone 8 Plus meluncur lebih dulu, lalu iPhone X menyusul beberapa waktu setelahnya.

Pendekatan seperti ini memberi ruang bagi Apple untuk memisahkan sorotan produk premium dari model reguler. Untuk perangkat baru dengan desain lipat, strategi itu juga bisa membantu perusahaan mengatur produksi awal yang biasanya lebih kompleks.

Hingga kini, Apple memang belum mengumumkan perangkat iPhone lipat secara resmi. Namun, rumor soal kehadiran model foldable terus menguat dalam beberapa waktu terakhir, seiring meningkatnya persaingan di pasar ponsel lipat premium.

Nama iPhone 18 Plus Muncul Lagi

Selain soal iPhone Fold, laporan yang sama juga menyebut lini iPhone 18 yang dirilis pada Maret tahun depan akan ditemani oleh iPhone 18e dan satu model lain yang disebut sebagai iPhone 18 Plus atau iPhone Air 2. Di sinilah muncul kejutan, karena nama “Plus” sebelumnya dianggap sudah tidak dipakai lagi.

Apple disebut menghentikan penamaan “Plus” pada seri iPhone 17. Sebagai gantinya, perusahaan dirumorkan memperkenalkan iPhone 17 Air sebagai opsi yang lebih tipis atau berbeda dari model standar.

Karena itu, kemunculan nama iPhone 18 Plus memunculkan tanda tanya. Ada kemungkinan nama tersebut hanya placeholder dalam rantai rumor, sementara produk final tetap memakai branding Air generasi kedua.

Secara logika produk, Apple dinilai kecil kemungkinan kembali ke label “Plus” bila strategi “Air” masih dipertahankan. Namun, selama belum ada konfirmasi resmi, kedua nama itu masih sama-sama terbuka dalam pembahasan pasar.

Penjualan iPhone Air Jadi Faktor Penting

Laporan referensi juga menyinggung performa penjualan iPhone Air yang disebut tidak terlalu kuat dibanding model lain dalam jajaran iPhone. Perangkat itu sempat mencatat awal penjualan yang baik, tetapi kemudian mengalami penurunan.

Meski begitu, angka tersebut tampaknya masih cukup untuk mendukung hadirnya generasi penerus. Itu sebabnya rumor tentang iPhone Air 2 tetap muncul, walau performa komersial model pertamanya tidak dominan.

Kondisi ini bisa menjelaskan mengapa muncul dualisme penamaan antara iPhone 18 Plus dan iPhone Air 2. Apple mungkin masih mengevaluasi posisi produk tersebut di dalam portofolio, termasuk nama yang paling sesuai untuk pasar.

Peta Rilis iPhone yang Mulai Berubah

Bila mengikuti skenario rumor saat ini, Apple diduga membagi peluncuran iPhone ke dalam beberapa tahap. September disebut akan difokuskan untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, sedangkan model lain menyusul pada periode berikutnya.

Skema yang disebut dalam laporan dapat diringkas sebagai berikut:

  1. September: iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
  2. Desember: iPhone Fold atau iPhone Ultra mulai dikirim.
  3. Maret: iPhone 18, iPhone 18e, serta iPhone 18 Plus atau iPhone Air 2.

Strategi bertahap ini masuk akal bila Apple ingin memberi jarak antarproduk agar masing-masing mendapat porsi perhatian yang besar. Untuk perangkat baru seperti iPhone Fold, jadwal terpisah juga dapat mengurangi tekanan terhadap rantai pasok.

Di sisi lain, langkah tersebut bisa menjadi sinyal bahwa lini iPhone akan makin tersegmentasi. Apple tampaknya ingin memisahkan model reguler, model ultra-premium, dan model eksperimental atau desain baru ke dalam momen perilisan yang berbeda.

Mengapa iPhone Fold Jadi Sorotan

iPhone Fold menjadi salah satu produk Apple yang paling dinanti karena perusahaan selama ini belum masuk ke kategori ponsel lipat. Padahal, sejumlah pesaing sudah lebih dulu merilis beberapa generasi perangkat foldable dengan pendekatan desain yang terus berkembang.

Masuknya Apple ke segmen ini berpotensi mengubah peta pasar, terutama di kelas premium. Reputasi Apple dalam integrasi perangkat keras dan perangkat lunak membuat banyak pengamat menilai iPhone Fold bisa menjadi titik penting dalam evolusi iPhone.

Namun, ekspektasi tinggi juga berarti Apple kemungkinan akan sangat berhati-hati. Jika benar pengiriman baru dimulai pada Desember, penundaan itu bisa dibaca sebagai upaya menyempurnakan produk sebelum dilepas ke pasar luas.

Untuk saat ini, informasi yang beredar masih berasal dari rantai rumor dan analisis industri, termasuk laporan MacRumors yang mengutip Tim Long. Dalam beberapa bulan ke depan, perhatian pasar kemungkinan akan tertuju pada apakah Apple benar menyiapkan iPhone Fold untuk Desember dan apakah nama iPhone 18 Plus benar-benar akan dipakai kembali dalam lini iPhone berikutnya.

Source: www.notebookcheck.net

Berita Terkait

Back to top button