Seorang pengguna Apple Watch melaporkan luka bakar pada pergelangan tangan yang diduga muncul setelah perangkat yang dipakainya terasa sangat panas. Kasus ini menjadi perhatian karena keluhan bukan hanya menyangkut dugaan masalah keamanan perangkat, tetapi juga lambatnya respons layanan purna jual Apple.
Menurut laporan yang dibagikan pengguna di forum Reddit, insiden itu disebut terjadi pada 24 September 2025 saat ia sedang beraktivitas di depan laptop. Pengguna dengan akun “Southern_Chest_9084” mengaku merasakan panas ekstrem dari jam tangan, lalu menemukan luka melepuh di kulit setelah perangkat dilepas.
Keluhan tersebut masih bergulir hingga Maret 2026. Pengguna mengklaim belum menerima kejelasan final mengenai hasil penyelidikan terhadap perangkat yang telah dikirim untuk diperiksa.
Kronologi keluhan yang mencuat
Dalam unggahannya, pengguna menyebut pola luka yang muncul menyerupai area belakang Apple Watch. Detail ini kemudian memicu spekulasi bahwa sumber panas atau masalah mungkin berasal dari komponen perangkat yang memang langsung bersentuhan dengan kulit.
Ia juga mengeluhkan proses penanganan yang dinilai berbelit. Menurut pengakuannya, ia harus berulang kali menjelaskan kasus yang sama kepada staf dukungan yang berbeda dalam beberapa sesi komunikasi.
Masalah lain yang disebut muncul adalah informasi layanan yang tidak konsisten. Dalam keluhannya, ada perbedaan penjelasan antara satu petugas dan petugas lain, termasuk soal kemungkinan layanan penjemputan perangkat bagi pelanggan yang tinggal jauh dari Apple Store.
Pengguna itu juga menyebut sempat mendapat dugaan awal bahwa luka yang dialaminya mungkin terkait reaksi alergi kulit. Padahal, menurut pengakuannya, perangkat sudah dikirim untuk evaluasi teknis sehingga ia berharap ada penjelasan yang lebih pasti berbasis hasil pemeriksaan.
Keluhan berikutnya menyangkut lamanya waktu tunggu saat menghubungi dukungan pelanggan. Ia mengklaim harus menunggu hingga sekitar 30 menit per panggilan hanya untuk tersambung dengan perwakilan layanan.
Mengapa kasus ini jadi sorotan
Apple Watch adalah perangkat wearable yang dirancang untuk dipakai lama dan menempel langsung di kulit. Karena itu, setiap dugaan panas berlebih, iritasi, atau luka fisik cenderung dipandang serius oleh pengguna maupun pengamat industri.
Secara teknis, smartwatch bekerja dengan baterai, sensor optik, prosesor, serta sistem pengisian daya yang rapat dalam bodi kecil. Dalam kondisi normal, perangkat memang bisa terasa hangat saat pengisian atau pemrosesan berat, tetapi suhu yang menyebabkan rasa terbakar jelas berada di luar ekspektasi penggunaan wajar.
Berbagai produsen perangkat wearable, termasuk Apple, selama ini menerapkan panduan keselamatan penggunaan. Di sejumlah dokumen dukungan produk, Apple juga mengingatkan pengguna agar melepas perangkat jika terasa tidak nyaman, terlalu panas, atau menimbulkan iritasi pada kulit.
Namun, tidak semua keluhan kulit otomatis berarti perangkat rusak. Dalam banyak kasus wearable, keluhan bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti gesekan, kelembapan, residu sabun, keringat, bahan tali jam, atau reaksi alergi terhadap material tertentu.
Karena itu, investigasi teknis menjadi bagian paling penting dalam kasus seperti ini. Publik umumnya menunggu apakah panas berlebih berasal dari baterai, sensor, pengisian daya, cacat produksi, atau justru kombinasi faktor eksternal dan kondisi kulit pengguna.
Poin utama yang dikeluhkan pengguna
Berikut ringkasan masalah yang disebut pengguna dalam proses komplain:
- Perangkat diduga menimbulkan panas ekstrem saat dipakai.
- Muncul luka melepuh pada pergelangan tangan.
- Informasi dari staf dukungan dinilai tidak konsisten.
- Ada dugaan awal yang mengarah ke alergi kulit sebelum ada kejelasan hasil teknis.
- Waktu tunggu layanan pelanggan disebut panjang.
- Hasil penyelidikan perangkat belum disampaikan secara jelas hingga berbulan-bulan.
Kasus ini memperlihatkan bahwa kecepatan respons sama pentingnya dengan hasil investigasi. Saat keluhan menyangkut potensi cedera fisik, pelanggan lazimnya berharap ada jalur penanganan yang lebih cepat, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.
Risiko perangkat wearable dan langkah pencegahan
Insiden panas berlebih pada perangkat elektronik yang menempel di tubuh memang relatif jarang, tetapi bukan hal yang mustahil. Risiko biasanya meningkat bila ada gangguan baterai, kerusakan komponen internal, atau penggunaan dalam kondisi yang membuat perangkat sulit melepas panas.
Bagi pengguna smartwatch, ada beberapa langkah dasar yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko iritasi atau cedera:
- Jaga bagian belakang jam dan kulit tetap bersih serta kering.
- Hindari memakai tali terlalu kencang dalam waktu lama.
- Lepaskan perangkat jika terasa panas tidak normal.
- Hentikan pengisian daya bila perangkat memanas berlebihan.
- Dokumentasikan luka dan kondisi perangkat bila terjadi insiden.
Dokumentasi penting karena bisa membantu proses klaim dan pembuktian kronologi. Foto luka, tangkapan layar percakapan layanan, nomor laporan, dan bukti pengiriman perangkat biasanya menjadi data utama saat sengketa berlanjut.
Hingga kini, kasus yang dibagikan lewat Reddit itu masih menjadi bahan perhatian warganet karena menyentuh dua isu sensitif sekaligus, yaitu keselamatan perangkat wearable dan kualitas layanan pelanggan. Jika tidak segera dijelaskan secara terbuka melalui hasil investigasi yang kredibel, polemik seperti ini berpotensi terus berkembang dan memengaruhi kepercayaan pengguna terhadap penanganan keluhan keamanan produk.
