Olight memperkenalkan Oclip Pro S sebagai pembaruan dari lini senter klip ringkasnya. Perangkat ini membawa tambahan paling menonjol berupa lampu RGB terintegrasi, sekaligus tetap mempertahankan lampu putih dan UV dalam satu bodi yang kecil.
Kehadiran RGB membuat Oclip Pro S tidak hanya diposisikan sebagai senter harian, tetapi juga alat penanda visual untuk kondisi tertentu. Berdasarkan informasi produk yang dirilis, lampu warna ini bisa menyala dalam warna tunggal atau berganti secara siklik sehingga relevan dipakai sebagai sistem peringatan sederhana.
Fitur utama yang dibawa Oclip Pro S
Oclip Pro S dibekali tiga sumber cahaya utama yang dapat dipilih dari dial samping. Pengguna dapat berpindah antara lampu putih, RGB, dan UV tanpa perlu masuk ke menu yang rumit.
Untuk mode RGB, tombol bawaan dapat ditekan dua kali guna mengubah mode pencahayaan. Skema kontrol ini melanjutkan pendekatan seri Oclip yang mengutamakan akses cepat dalam bentuk perangkat saku.
Lampu putih pada Oclip Pro S memiliki tingkat kecerahan maksimum 600 lumen. Olight menyebut jangkauan sorotnya mencapai hingga 80 meter, angka yang cukup kompetitif untuk senter klip berukuran ringkas.
Selain lampu putih, tersedia juga lampu UV yang memperluas fungsi perangkat di luar kebutuhan penerangan biasa. Kombinasi ini membuat Oclip Pro S menyasar pengguna yang membutuhkan alat multifungsi untuk aktivitas harian, pemeriksaan benda tertentu, atau penanda visual darurat.
Desain masih mempertahankan identitas seri Oclip
Secara fisik, Oclip Pro S tetap mengikuti desain Oclip Pro. Bobotnya juga tidak berubah, yakni 53 gram, sehingga tetap ringan untuk diklip ke pakaian, tas, atau perlengkapan kerja.
Pendekatan desain yang nyaris sama menunjukkan bahwa Olight tidak mengubah formula dasarnya. Fokus pembaruan justru diarahkan pada fleksibilitas fungsi, terutama lewat tambahan RGB dan tetap dipertahankannya kontrol fisik di sisi bodi.
Pengisian daya kini menggunakan port USB-C di sisi kiri perangkat. Langkah ini membuat Oclip Pro S lebih praktis karena kompatibel dengan kabel yang sudah umum dipakai pada banyak gawai modern.
Baterainya berkapasitas 2,146 Wh dan bersifat non-removable. Artinya, baterai tidak dirancang untuk dilepas-pasang pengguna, sehingga pengisian ulang sepenuhnya mengandalkan port USB-C bawaan.
Daya tahan baterai berbeda di tiap mode
Daya tahan Oclip Pro S sangat bergantung pada mode cahaya yang digunakan. Menurut klaim Olight, mode moonlight dapat bertahan hingga 144 jam dalam sekali pengisian.
Namun, mode turbo 600 lumen hanya bisa dipertahankan selama satu menit. Setelah itu, sistem akan menurunkan output ke 300 lumen selama 50 menit, lalu turun lagi ke 100 lumen selama 30 menit.
Pola step-down seperti ini umum dipakai pada senter kompak. Tujuannya untuk menjaga suhu perangkat tetap terkendali sekaligus melindungi efisiensi baterai saat output tinggi digunakan.
Pada lampu RGB, efisiensi tiap warna berbeda cukup jauh. LED biru diklaim dapat menyala hingga 9 jam pada 3 lumen, yang merupakan tingkat terendah untuk warna tersebut.
LED hijau tercatat paling efisien di antara opsi RGB yang disebutkan. Olight mengklaim warna hijau bisa bertahan hingga 26 jam pada 10 lumen dalam sekali isi daya.
LED merah juga diklaim mampu mencapai 26 jam. Meski begitu, output-nya berada di 4 lumen, sehingga karakter penggunaan dan tingkat terang tiap warna tetap perlu dilihat sesuai kebutuhan.
Ringkasan spesifikasi penting
Berikut sejumlah poin utama yang menonjol dari Oclip Pro S:
- Lampu putih hingga 600 lumen.
- Jangkauan sorot maksimum 80 meter.
- Tiga mode sumber cahaya: putih, RGB, dan UV.
- Kontrol melalui dial samping dan tombol bawaan.
- Bobot 53 gram.
- Baterai 2,146 Wh non-removable.
- Pengisian daya via USB-C.
- Mode moonlight hingga 144 jam.
Harga dan varian
Oclip Pro S dipasarkan dengan harga sekitar $40. Produk ini dijadwalkan tersedia mulai 24 Maret 2026.
Olight menyiapkan tujuh varian untuk model ini. Dua di antaranya hadir dalam warna polos, yaitu hitam dan signal orange, sementara opsi lain memakai pola dekoratif tambahan atau grafis karakter.
Strategi varian ini menunjukkan bahwa Oclip Pro S tidak hanya ditujukan untuk penggunaan utilitarian. Olight juga tampak mencoba menjangkau konsumen yang menginginkan perangkat fungsional dengan tampilan yang lebih personal.
Di segmen lampu portabel berukuran kecil, kombinasi RGB, UV, lampu putih 600 lumen, dan pengisian USB-C membuat Oclip Pro S hadir dengan paket fitur yang lebih lengkap dari generasi sebelumnya. Dengan harga sekitar $40 dan bobot hanya 53 gram, perangkat ini berpotensi menarik perhatian pengguna EDC, pekerja lapangan, hingga konsumen yang mencari lampu klip serbaguna untuk kebutuhan harian.
Source: www.notebookcheck.net






