Windows File Explorer masih menjadi alat inti di Windows, tetapi banyak pengguna menilai pengalaman memakainya terasa lambat dan tidak konsisten. Masalah utamanya bukan sekadar tampilan, melainkan fondasi teknis lama yang masih dipakai di balik antarmuka modern.
Di saat Microsoft terus menambahkan elemen visual baru, lapisan dasarnya disebut masih bergantung pada kode warisan yang sudah sangat tua. Kondisi ini membuat File Explorer sering terasa berat saat membuka folder besar, menampilkan banyak thumbnail, atau memproses menu konteks.
Masalah lama yang belum benar-benar selesai
File Explorer di Windows berjalan melalui proses tunggal bernama explorer.exe. Proses ini tidak hanya menangani jendela penjelajah file, tetapi juga taskbar, Start menu, dan desktop, sehingga jika terjadi gangguan, dampaknya bisa menjalar ke seluruh antarmuka sistem.
Artikel referensi menjelaskan bahwa Microsoft mencoba membungkus inti penjelajahan file Win32 yang lawas ke dalam antarmuka WinUI 3 dan XAML modern. Kombinasi dua generasi teknologi ini menciptakan beban teknis tambahan yang kerap memunculkan jeda, stuttering, dan respons yang lambat.
Situasi itu makin terasa saat pengguna membuka direktori dengan ribuan item. Proses seperti memuat thumbnail resolusi tinggi atau membuka klik kanan bisa tertahan karena sistem harus menerjemahkan perintah lama ke tampilan baru yang lebih berat.
Alternatif open-source yang terasa lebih siap pakai
Di tengah keterbatasan itu, Files muncul sebagai pengganti open-source yang menarik. Aplikasi ini dikembangkan di GitHub dan dibangun dari awal menggunakan Windows UI Library atau WinUI 3, sehingga tampilannya lebih selaras dengan Windows modern.
Files juga memakai Fluent Design milik Microsoft dengan pendekatan yang lebih rapi dan konsisten dibanding File Explorer bawaan. Hasilnya, pengguna mendapat antarmuka yang terasa akrab, tetapi dengan animasi halus, sudut membulat, dan tampilan yang lebih segar.
Yang paling menonjol, Files tidak hanya mengejar tampilan. Aplikasi ini membawa fitur yang memang berguna untuk pekerjaan harian, termasuk tampilan dua panel yang memudahkan pemindahan file antarfolder tanpa harus membuka banyak jendela.
Fitur yang membuat Files menonjol
Berikut beberapa fitur utama yang membuat Files layak diperhatikan:
- Tampilan dual-pane untuk menyalin dan memindahkan file lebih cepat.
- Sistem tag berwarna seperti Work, Important, atau Photos untuk pengelompokan file.
- Dukungan tema yang fleksibel, termasuk accent color dan latar dengan efek Acrylic, Thin Acrylic, serta Mica.
- Pengaturan density tata letak dan mode compact overlay yang bisa selalu berada di atas jendela lain.
- Sidebar yang dapat dikustomisasi, termasuk pin lokasi penting dan menyembunyikan bagian yang tidak dipakai.
Selain itu, Files juga mendukung ekstraksi arsip terintegrasi. Pengguna bisa melihat, mengompres, dan mengekstrak file ZIP, RAR, dan 7z langsung dari aplikasi tanpa perlu menambah software terpisah.
Instalasinya juga tidak rumit
Banyak orang mengira mengganti File Explorer berarti harus melakukan modifikasi sistem yang berisiko. Dalam kasus Files, pemasangannya disebut cukup sederhana dan tidak memerlukan registry hack atau perintah terminal yang kompleks.
Aplikasi ini bisa diunduh melalui Microsoft Store atau lewat installer dari situs pengembang. Setelah terpasang, Files berjalan berdampingan dengan sistem yang sudah ada, sehingga pengguna bisa mencobanya tanpa menimpa file inti Windows.
Cocok untuk penggunaan harian
Hal penting lain adalah tingkat adaptasinya yang rendah. Karena mengikuti pola antarmuka Windows modern, pengguna tidak perlu belajar ulang saat melakukan tugas dasar seperti menyalin, memindahkan, menamai ulang, atau drag and drop file.
Dukungan cloud drive juga menambah nilai praktisnya. Google Drive, iCloud, Dropbox, dan OneDrive bisa muncul langsung di sidebar, sehingga File Explorer alternatif ini tidak hanya menjadi penampil folder lokal, tetapi juga pusat manajemen file yang lebih luas.
Dalam praktiknya, Files menunjukkan bahwa pengganti File Explorer tidak harus rumit atau terasa asing. Dengan desain modern, fitur yang relevan, dan pendekatan open-source yang transparan, aplikasi ini menjadi opsi yang kuat bagi pengguna Windows yang ingin sistem navigasi file yang lebih cepat, lebih rapi, dan lebih stabil untuk kebutuhan sehari-hari.
